Pribhumi.com – Ayam menjadi salah satu menu favorit di banyak rumah tangga. Selain harganya relatif terjangkau, ayam juga mudah diolah menjadi berbagai hidangan lezat, mulai dari digoreng, dibakar, hingga dimasak berkuah.
Namun di balik kelezatannya, ternyata tidak semua bagian ayam dianjurkan untuk sering dikonsumsi. Beberapa bagian tertentu diketahui berpotensi mengandung bakteri, parasit, atau zat yang kurang baik bagi kesehatan jika dimakan secara berlebihan.
Berikut beberapa bagian ayam yang sebaiknya dibatasi konsumsinya.
1. Paru-paru Ayam
Paru-paru ayam dikenal sebagai bagian yang rentan menjadi tempat berkumpulnya bakteri dan parasit. Organ ini berfungsi sebagai alat pernapasan sehingga sangat mudah terpapar berbagai mikroorganisme.
Meski dimasak pada suhu tinggi, tidak semua bakteri dapat hilang sepenuhnya. Beberapa jenis bakteri bahkan mampu bertahan terhadap panas. Jika dikonsumsi terlalu sering, hal ini berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan pada tubuh.
2. Ekor Ayam
Ekor ayam atau yang sering disebut “brutu” merupakan bagian belakang ayam yang dekat dengan saluran pembuangan kotoran. Karena posisinya tersebut, bagian ini berisiko terkontaminasi bakteri dan parasit.
Walaupun rasanya gurih dan banyak digemari, konsumsi ekor ayam sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan demi menjaga kesehatan tubuh.
3. Kepala Ayam
Kepala ayam juga menjadi bagian yang sering diolah dalam berbagai masakan. Namun perlu diketahui bahwa selama hidupnya ayam bisa saja menelan berbagai zat dari lingkungan sekitar.
Sebagian zat tersebut dapat terakumulasi di bagian kepala. Jika dikonsumsi dalam jumlah banyak dan terlalu sering, dikhawatirkan zat tersebut dapat memberikan dampak kurang baik bagi kesehatan.
Karena itu, meski ayam tetap menjadi sumber protein yang baik, masyarakat disarankan lebih bijak dalam memilih bagian yang dikonsumsi. Mengutamakan bagian daging yang bersih dan dimasak dengan benar dapat membantu menjaga kesehatan tubuh.











