Cegukan Setelah Minum Obat, Berbahayakah? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Pribhumi.com — Cegukan merupakan kondisi yang umum terjadi dan biasanya tidak berbahaya. Kondisi ini terjadi akibat kontraksi berulang pada diafragma, yaitu otot yang berperan penting dalam proses pernapasan. Kontraksi tersebut menyebabkan pita suara menutup secara tiba-tiba dan menghasilkan bunyi khas cegukan.

Dalam beberapa kasus, cegukan dapat muncul setelah seseorang mengonsumsi obat-obatan. Namun, tidak selalu obat menjadi penyebab utama. Cegukan lebih sering dipicu oleh kebiasaan atau kondisi tertentu yang terjadi bersamaan saat minum obat, seperti terlalu banyak menelan udara atau minum air dalam jumlah berlebihan hingga menyebabkan perut kembung.

Selain itu, ada sejumlah faktor lain yang dapat memicu cegukan, antara lain makan terlalu cepat, terlalu kenyang, konsumsi minuman bersoda atau alkohol, perubahan suhu secara mendadak, serta kondisi emosional seperti stres, gugup, atau terlalu gembira. Beberapa jenis obat tertentu, seperti obat kemoterapi, obat penurun tekanan darah jenis methyldopa, serta obat golongan steroid, juga diketahui dapat memicu cegukan meski tidak selalu terjadi secara langsung setelah dikonsumsi.

Baca Juga :  MPA LAM-SAK Apresiasi Dukungan Gubernur Jambi terhadap Penguatan Kelembagaan Adat Sakti Alam Kerinci

Untuk mengatasi cegukan, terdapat beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan, seperti menahan napas selama beberapa detik, minum air dingin secara perlahan, atau menarik lutut ke arah dada. Selain itu, metode lain seperti membungkukkan tubuh ke depan hingga dada terasa tertekan, bernapas menggunakan kantong kertas, atau mengonsumsi rasa asam seperti cuka dan lemon juga dapat membantu meredakan cegukan.

Baca Juga :  Rakerda IV LAM Jambi 2025 Tegaskan Penguatan Peran Adat dan Perubahan Anggaran Dasar

Meskipun umumnya tidak berbahaya, cegukan yang berlangsung lama dan terus-menerus perlu diwaspadai. Kondisi tersebut bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan seperti naiknya asam lambung, radang tenggorokan, diabetes, atau gangguan ginjal. Jika cegukan terjadi secara berulang dalam waktu lama, disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter guna mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari wawancara terkait keluhan dan riwayat penyakit, pemeriksaan fisik, hingga tes penunjang seperti pemeriksaan darah atau endoskopi jika diperlukan.

Berita Terkait

Waspadai 5 Tanda Penyakit Ginjal yang Sering Diabaikan
Teh Hijau atau Kopi Hitam, Mana yang Lebih Efektif Membantu Menurunkan Berat Badan? Ini Penjelasannya
297 Calon Dokter Terancam Kehilangan Kesempatan Lulus, Kemenkes Soroti Masalah Retaker UKNPDPD
Kenali Alasan Harus Pasang Ring Jantung, Biaya hingga Cara Ditanggung BPJS Kesehatan
Dokter Bedah Plastik Ingatkan Masyarakat Jangan Tergiur Tren Klinik Korea, Utamakan Keamanan dan Legalitas
7 Cara Menjaga Kesehatan di Usia 40 Tahun ke Atas agar Tetap Bugar dan Produktif
Makan Malam dan Diabetes, Benarkah Ada Kaitannya?
Ramai Diperdebatkan, Ini Penjelasan Dokter soal MPASI Dini dan Waktu yang Tepat untuk Bayi Mulai Makan

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:00 WIB

Waspadai 5 Tanda Penyakit Ginjal yang Sering Diabaikan

Minggu, 28 Juni 2026 - 03:00 WIB

Teh Hijau atau Kopi Hitam, Mana yang Lebih Efektif Membantu Menurunkan Berat Badan? Ini Penjelasannya

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:00 WIB

297 Calon Dokter Terancam Kehilangan Kesempatan Lulus, Kemenkes Soroti Masalah Retaker UKNPDPD

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:00 WIB

Kenali Alasan Harus Pasang Ring Jantung, Biaya hingga Cara Ditanggung BPJS Kesehatan

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:00 WIB

Dokter Bedah Plastik Ingatkan Masyarakat Jangan Tergiur Tren Klinik Korea, Utamakan Keamanan dan Legalitas

Berita Terbaru

Budaya dan Wisata

IAIN Kerinci Gali Sejarah Pemerintahan Tradisional Lewat Pemerhati Adat

Minggu, 19 Jul 2026 - 11:00 WIB