Ramai Diperdebatkan, Ini Penjelasan Dokter soal MPASI Dini dan Waktu yang Tepat untuk Bayi Mulai Makan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Pribhumi.com – Perbincangan mengenai pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) sebelum bayi berusia enam bulan kembali menjadi sorotan publik. Berbagai unggahan di media sosial memunculkan perbedaan pendapat terkait kapan waktu yang tepat bagi bayi untuk mulai menerima makanan selain ASI.

Di tengah maraknya informasi yang beredar, masih banyak orang tua yang belum memahami secara tepat apa yang dimaksud dengan MPASI dini. Dokter spesialis anak, dr. Meta Hanindita, SpA, menegaskan bahwa istilah tersebut sering disalahartikan oleh masyarakat.

Menurutnya, MPASI dini adalah pemberian makanan pendamping ASI kepada bayi yang usianya masih di bawah empat bulan. Sementara itu, jika makanan diberikan saat bayi telah berusia empat bulan atau lebih, maka kondisi tersebut tidak termasuk dalam kategori MPASI dini.

Ia menjelaskan bahwa beberapa negara di Eropa memang memperbolehkan pemberian MPASI sejak usia 17 minggu atau sekitar empat bulan. Namun, Indonesia tetap mengacu pada rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menganjurkan pemberian ASI eksklusif hingga bayi berusia enam bulan.

Baca Juga :  Oknum Kades Ditahan Polisi Terkait Dugaan Korupsi APBDes 2019-2023

Perbedaan rekomendasi tersebut, kata dr. Meta, dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kondisi lingkungan, tingkat kebersihan, akses terhadap air bersih, hingga kondisi sosial dan ekonomi masyarakat yang berbeda antara negara maju dan negara berkembang.

Di negara-negara dengan sanitasi yang baik dan akses air bersih yang memadai, risiko infeksi akibat pemberian MPASI lebih awal cenderung lebih rendah. Sebaliknya, jika diterapkan secara luas di Indonesia tanpa mempertimbangkan kondisi lingkungan, pemberian MPASI terlalu cepat justru berpotensi meningkatkan risiko kesehatan pada bayi.

Risiko yang dapat muncul antara lain infeksi akibat kebersihan makanan yang kurang terjaga, penggunaan air yang tidak higienis, hingga kemungkinan terjadinya kekurangan gizi apabila makanan yang diberikan tidak memenuhi kebutuhan nutrisi bayi.

Meski demikian, rekomendasi pemberian MPASI pada usia enam bulan bukan berarti berlaku mutlak untuk semua bayi. Dalam beberapa kondisi tertentu, dokter anak dapat mempertimbangkan pemberian MPASI lebih awal setelah bayi berusia lebih dari empat bulan.

Baca Juga :  11 Resep Jus Penurun Kolesterol yang Cocok Dikonsumsi Usai Lebaran

Keputusan tersebut biasanya didasarkan pada hasil pemeriksaan medis, seperti pertumbuhan berat badan yang kurang optimal atau adanya kondisi kesehatan khusus yang memerlukan intervensi nutrisi lebih cepat. Namun, langkah tersebut harus dilakukan setelah dokter memastikan bayi telah menunjukkan tanda-tanda kesiapan untuk menerima makanan padat.

Karena itu, para orang tua disarankan untuk tidak langsung mengikuti informasi yang beredar di media sosial tanpa verifikasi. Konsultasi dengan dokter spesialis anak tetap menjadi langkah terbaik sebelum memutuskan memberikan MPASI lebih awal kepada bayi.

Dengan pendampingan medis yang tepat, kebutuhan nutrisi bayi dapat terpenuhi secara optimal tanpa mengabaikan aspek keamanan dan kesehatan selama masa pertumbuhan.

 

Editor : Safwandi., Dpt

Berita Terkait

Ingin Tetap Sehat di Usia 40-an? Coba 5 Kebiasaan Sederhana Sebelum Tidur
Tidur Cukup tetapi Tubuh Masih Lemas? Konsumsi Kopi Bisa Jadi Salah Satu Pemicunya
Polusi Udara Berpotensi Merusak Fungsi Ginjal, Kenali Risiko dan Cara Mencegahnya
Kader Posyandu Desa amar sakti Raih Juara II Tingkat Provinsi, Dinkes Perkuat Pembinaan Kader Kesehatan
Jangan Terkecoh Label Less Sugar, Kandungan Gula Minuman Kekinian Perlu Dicermati
Jangan Anggap Tidur Seharian saat Libur Bisa Ganti Utang Tidur
Waspadai 5 Tanda Penyakit Ginjal yang Sering Diabaikan
Teh Hijau atau Kopi Hitam, Mana yang Lebih Efektif Membantu Menurunkan Berat Badan? Ini Penjelasannya

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:35 WIB

Ingin Tetap Sehat di Usia 40-an? Coba 5 Kebiasaan Sederhana Sebelum Tidur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Tidur Cukup tetapi Tubuh Masih Lemas? Konsumsi Kopi Bisa Jadi Salah Satu Pemicunya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Polusi Udara Berpotensi Merusak Fungsi Ginjal, Kenali Risiko dan Cara Mencegahnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Kader Posyandu Desa amar sakti Raih Juara II Tingkat Provinsi, Dinkes Perkuat Pembinaan Kader Kesehatan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:02 WIB

Jangan Terkecoh Label Less Sugar, Kandungan Gula Minuman Kekinian Perlu Dicermati

Berita Terbaru

Tips dan informasi

Audit Rumah Tasya Farasya Ungkap Besi dan Mutu Beton Tak Sesuai Spesifikasi

Kamis, 29 Okt 2026 - 11:03 WIB