Tidur Siang Bisa Picu Insomnia? Ini Durasi Ideal agar Tetap Sehat

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Pribhumi.com — Tidur siang kerap dianggap sebagai cara efektif untuk mengembalikan energi. Namun, jika dilakukan tanpa pengaturan yang tepat, kebiasaan ini justru berpotensi mengganggu kualitas tidur di malam hari.

Mengutip laporan Hindustan Times, seorang konsultan neurologi dari Rumah Sakit Kauvery di Chennai, Dr. Chakkera Priyanka, menjelaskan bahwa tidur siang yang tidak terkontrol dapat memicu kesulitan tidur malam hingga berujung pada insomnia.

Menurutnya, durasi tidur siang yang disarankan adalah sekitar 20 hingga 30 menit. Waktu yang singkat ini dinilai cukup untuk meningkatkan fokus, kewaspadaan, serta performa kognitif tanpa mengganggu ritme tidur alami tubuh.

Baca Juga :  Insentif Pajak untuk Penulis Diyakini Perkuat SDM dan Pertumbuhan Ekonomi Jangka Panjang

“Tidur siang singkat mampu membantu memperbaiki suasana hati dan meningkatkan produktivitas, selama tidak dilakukan secara berlebihan,” ujarnya.

Sebaliknya, tidur siang terlalu lama atau dilakukan menjelang sore hingga malam dapat mengurangi tekanan tidur. Kondisi ini membuat seseorang sulit terlelap di malam hari, sehingga tubuh terasa gelisah saat malam dan lelah saat pagi.

Lebih lanjut, Priyanka mengingatkan bahwa kualitas tidur malam yang buruk dapat meningkatkan ketergantungan terhadap tidur siang. Dalam kondisi tertentu, rasa kantuk berlebihan di siang hari juga bisa menjadi tanda gangguan kesehatan seperti sleep apnea atau kurang tidur kronis.

Baca Juga :  Antisipasi DBD, Puskesmas Semurup Turun Langsung Lakukan Fogging

Untuk menjaga keseimbangan, ia menyarankan agar tidur siang dilakukan sebelum pukul 15.00 dan tidak melebihi durasi ideal. Selain itu, menjaga konsistensi waktu tidur dan bangun setiap hari sangat penting guna mempertahankan ritme sirkadian tubuh.

Tak kalah penting, menciptakan suasana malam yang tenang juga dapat membantu meningkatkan kualitas tidur. Mengurangi paparan layar sebelum tidur serta memastikan waktu istirahat malam selama 7 hingga 9 jam menjadi langkah sederhana yang bisa diterapkan sehari-hari.

 

Berita Terkait

Waspadai 5 Tanda Penyakit Ginjal yang Sering Diabaikan
Teh Hijau atau Kopi Hitam, Mana yang Lebih Efektif Membantu Menurunkan Berat Badan? Ini Penjelasannya
297 Calon Dokter Terancam Kehilangan Kesempatan Lulus, Kemenkes Soroti Masalah Retaker UKNPDPD
Kenali Alasan Harus Pasang Ring Jantung, Biaya hingga Cara Ditanggung BPJS Kesehatan
Dokter Bedah Plastik Ingatkan Masyarakat Jangan Tergiur Tren Klinik Korea, Utamakan Keamanan dan Legalitas
7 Cara Menjaga Kesehatan di Usia 40 Tahun ke Atas agar Tetap Bugar dan Produktif
Makan Malam dan Diabetes, Benarkah Ada Kaitannya?
Ramai Diperdebatkan, Ini Penjelasan Dokter soal MPASI Dini dan Waktu yang Tepat untuk Bayi Mulai Makan

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:00 WIB

Waspadai 5 Tanda Penyakit Ginjal yang Sering Diabaikan

Minggu, 28 Juni 2026 - 03:00 WIB

Teh Hijau atau Kopi Hitam, Mana yang Lebih Efektif Membantu Menurunkan Berat Badan? Ini Penjelasannya

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:00 WIB

297 Calon Dokter Terancam Kehilangan Kesempatan Lulus, Kemenkes Soroti Masalah Retaker UKNPDPD

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:00 WIB

Kenali Alasan Harus Pasang Ring Jantung, Biaya hingga Cara Ditanggung BPJS Kesehatan

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:00 WIB

Dokter Bedah Plastik Ingatkan Masyarakat Jangan Tergiur Tren Klinik Korea, Utamakan Keamanan dan Legalitas

Berita Terbaru

Budaya dan Wisata

IAIN Kerinci Gali Sejarah Pemerintahan Tradisional Lewat Pemerhati Adat

Minggu, 19 Jul 2026 - 11:00 WIB