Garut, Pribhumi.com – Seorang remaja berusia 16 tahun berinisial MR dilaporkan hilang saat berada di kawasan kaki Gunung Guntur, Garut, Jawa Barat. Ia kemudian ditemukan dalam kondisi tanpa busana dan mengalami kebingungan.
Peristiwa ini terjadi pada Minggu (29/3), saat MR bersama dua kerabatnya pergi ke perbukitan Sanghiang, Kampung Cimuncang, Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler. Mereka berniat mencari serangga jenis tonggeret yang biasa digunakan sebagai bahan campuran kosmetik dan obat tradisional.
Kapolsek Tarogong Kaler, Iptu Ate Ahmad Hermawan, menjelaskan bahwa aktivitas tersebut merupakan kegiatan rutin keluarga. Namun, pada hari itu, kegiatan dilakukan oleh Ai bersama anaknya yang berusia 13 tahun dan MR, menggantikan suaminya yang sedang bekerja.
Rombongan berangkat sekitar pukul 10.00 WIB dan berjalan sejauh kurang lebih satu kilometer sebelum tiba di area perkebunan cabai milik warga sekitar pukul 12.00 WIB. Di lokasi tersebut, MR diduga terpisah dari rombongan.
Setelah melakukan pencarian selama satu jam tanpa hasil, Ai dan anaknya memutuskan kembali ke permukiman untuk meminta bantuan warga. Pencarian pun terus dilakukan hingga malam hari, dan sekitar pukul 20.30 WIB, keluarga melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
Tim gabungan yang terdiri dari aparat kepolisian, TNI, BPBD, Tagana, relawan, serta warga setempat mulai melakukan pencarian pada pukul 21.00 WIB. Satu jam kemudian, MR dilaporkan telah ditemukan di Kampung Cipepe, Desa Mekargalih—lokasi yang cukup jauh dari titik awal hilangnya korban dan berada di kecamatan berbeda.
Menurut keterangan pihak kepolisian, akses menuju lokasi penemuan cukup terbatas dan umumnya ramai dilalui warga, sehingga keberadaan MR di lokasi tersebut menjadi tanda tanya.
Saat ditemukan, MR berada dalam kondisi tanpa pakaian dan terlihat linglung. Ia kemudian dievakuasi oleh warga setempat dan dibawa pulang ke rumahnya di Tarogong Kaler.
Petugas yang mencoba meminta keterangan dari MR belum mendapatkan penjelasan yang jelas. Korban hanya tampak kebingungan dan tidak mampu memberikan informasi terkait kejadian yang dialaminya.
Sebelumnya, seorang warga sempat melihat MR pada sore hari di sekitar lokasi awal pencarian. Saat itu, korban sudah dalam kondisi tidak berpakaian lengkap dan tidak merespons ketika diajak berbicara.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut.











