Produsen Jepang Tertekan, Kemenperin Minta Adaptasi Hadapi Gempuran Merek China di Pasar Otomotif RI

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 12 April 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Pribhumi.com — Persaingan industri otomotif di Indonesia kian memanas seiring masuknya berbagai merek baru asal China. Kondisi ini membuat sejumlah produsen lama asal Jepang menghadapi tekanan besar, bahkan sebagian jaringan dealer mulai mengalami penutupan.

Menanggapi fenomena tersebut, Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menegaskan bahwa produsen Jepang harus segera beradaptasi dengan kebutuhan dan selera pasar domestik jika ingin tetap bertahan.

Menurutnya, perubahan preferensi konsumen menjadi faktor utama dalam persaingan industri otomotif saat ini. Oleh karena itu, kemampuan membaca tren pasar menjadi kunci agar merek-merek Jepang tetap relevan di Indonesia.

Ia menyebut, kondisi ini merupakan tantangan nyata bagi produsen Jepang untuk terus berinovasi dan menyesuaikan strategi bisnis mereka dengan dinamika yang berkembang.

Baca Juga :  Menteri UMKM Soroti Kebijakan TikTok Shop soal Biaya Retur Rp5.000 yang Dibebankan ke Penjual

Selain itu, Agus juga mengingatkan pentingnya kesiapan menghadapi arah kebijakan pemerintah yang mendorong percepatan penggunaan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV). Transformasi ini dinilai akan semakin kuat seiring upaya Indonesia mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.

Pergeseran menuju kendaraan listrik, lanjutnya, tidak terlepas dari dinamika global, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada ketahanan energi. Karena itu, Indonesia dinilai perlu mempercepat transisi energi, termasuk di sektor otomotif.

Pemerintah sendiri telah memberikan arahan agar pengembangan kendaraan listrik dilakukan secara menyeluruh, mencakup berbagai jenis kendaraan mulai dari sepeda motor, mobil, hingga kendaraan berat seperti bus dan truk.

Baca Juga :  Rusia Hentikan Ekspor Bensin Mulai April 2026, Stabilitas Domestik Jadi Prioritas

Di tengah ketatnya persaingan, dampak mulai terasa di tingkat distribusi. Salah satu dealer Honda Prospect Motor (HPM) di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan, dilaporkan telah menghentikan operasionalnya.

Penutupan tersebut diumumkan melalui media sosial resmi dealer, yang menyampaikan ucapan terima kasih kepada pelanggan atas dukungan yang telah diberikan selama ini.

Kondisi ini menjadi sinyal bahwa persaingan otomotif nasional tidak hanya terjadi di level produsen, tetapi juga berdampak hingga jaringan penjualan di lapangan.

Berita Terkait

Bank Jambi Upayakan M-Banking Kembali Aktif, Gubernur Al Haris Minta Sistem Keamanan Diperkuat
Pemerintah Lanjutkan Kajian Tarif Batas Atas Tiket Pesawat, Penurunan Harga Minyak dan Penguatan Rupiah Jadi Pertimbangan
Pemerintah Pastikan Biodiesel B50 Mulai Berlaku Juli 2026, Uji Coba Capai Hasil Positif
39 Pemda Terancam Kesulitan Bayar Gaji PPPK
Pramono Anung Umumkan Ribuan Lowongan Kerja Padat Karya Bergaji UMP
Ekspor SDA Satu Pintu Resmi Berlaku, Pengusaha Ajukan Enam Masukan untuk Pemerintah
Pasar Mobil China Mulai Jenuh, Penjualan Melambat dan Produsen Beralih ke Ekspor
Prabowo: Indonesia Kaya SDA dan Sudah Swasembada Pangan, Saatnya Nilai Tambah Dinikmati Rakyat

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 15:00 WIB

Bank Jambi Upayakan M-Banking Kembali Aktif, Gubernur Al Haris Minta Sistem Keamanan Diperkuat

Kamis, 18 Juni 2026 - 03:00 WIB

Pemerintah Lanjutkan Kajian Tarif Batas Atas Tiket Pesawat, Penurunan Harga Minyak dan Penguatan Rupiah Jadi Pertimbangan

Rabu, 17 Juni 2026 - 03:00 WIB

Pemerintah Pastikan Biodiesel B50 Mulai Berlaku Juli 2026, Uji Coba Capai Hasil Positif

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:00 WIB

39 Pemda Terancam Kesulitan Bayar Gaji PPPK

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:02 WIB

Pramono Anung Umumkan Ribuan Lowongan Kerja Padat Karya Bergaji UMP

Berita Terbaru