Presiden Iran Sampaikan Belasungkawa dan Siap Kirim Bantuan untuk Korban Banjir Besar di Sumatra

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 2 Desember 2025 - 08:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Taheran, Pribhumi.com  — Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan solidaritas dan belasungkawa yang mendalam kepada pemerintah dan rakyat Indonesia atas bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra. Melalui pesan resminya kepada Presiden RI Prabowo Subianto pada Senin (1/12), Pezeshkian menegaskan bahwa Iran siap memberikan dukungan kemanusiaan apabila diperlukan.

Dalam pernyataannya, Pezeshkian menuturkan bahwa pemerintah dan rakyat Iran turut merasakan duka yang dialami masyarakat Indonesia akibat bencana besar yang telah menimbulkan ratusan korban jiwa serta banyak warga lainnya mengalami luka dan kehilangan tempat tinggal.

Baca Juga :  AS Kerahkan unit militer dan arahhkan senjata nuklir ke kawasan Karibia

“Atas nama pemerintah dan rakyat Iran, saya menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada Presiden Prabowo Subianto dan seluruh rakyat Indonesia,” ujar Pezeshkian, sembari mendoakan kesembuhan para korban yang tengah menjalani perawatan.

Lebih lanjut, Pezeshkian menuturkan bahwa Iran siap menyalurkan bantuan penanganan darurat dan dukungan kemanusiaan untuk membantu upaya pemulihan di kawasan yang terdampak paling parah. Ia berharap proses penanganan dapat berjalan cepat sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal.

Baca Juga :  Serangan Israel di Lebanon Timur dan Selatan Tewaskan 12 Orang, Komandan Hizbullah Dilaporkan Tewas

Menurut laporan resmi pemerintah Indonesia, sedikitnya 442 orang meninggal dunia, sementara ratusan lainnya masih hilang setelah hujan ekstrem selama beberapa hari memicu banjir besar dan tanah longsor di berbagai daerah di Pulau Sumatra.

Pernyataan dari Teheran ini sekaligus menegaskan dukungan internasional terhadap Indonesia dalam menghadapi salah satu bencana alam terbesar yang terjadi sepanjang tahun ini.

Sumber: IRNA–OANA

Berita Terkait

Banjir Bandang dan Longsor di Perbatasan Nepal-Tibet, Korban Tewas Tembus 150 Orang
Gelombang Panas Ekstrem Hantam Prancis, 40 Orang Tewas Tenggelam Saat Warga Cari Kesejukan
Pemerintah Pastikan Perlindungan TKW YY Korban Penganiayaan di Malaysia Meski Berangkat Lewat Jalur Nonprosedural
Hoaks dan Ketidakpercayaan Hambat Penanganan Wabah Ebola di Kongo, Ratusan Kasus Terus Bertambah
Ekspor Indonesia Terancam, Trump Usulkan Bea Masuk Tambahan 10 Persen
Trump Murka kepada Netanyahu, Serangan Israel ke Lebanon Dinilai Ancam Diplomasi AS-Iran
Sanksi Chip AS Berbalik Arah, Huawei Siapkan Teknologi Setara 1,4 Nanometer
Sistem Imigrasi Malaysia Lumpuh Berjam-jam, Ribuan Pelancong Terjebak Antrean Panjang di Perbatasan

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:15 WIB

Banjir Bandang dan Longsor di Perbatasan Nepal-Tibet, Korban Tewas Tembus 150 Orang

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:00 WIB

Gelombang Panas Ekstrem Hantam Prancis, 40 Orang Tewas Tenggelam Saat Warga Cari Kesejukan

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:41 WIB

Pemerintah Pastikan Perlindungan TKW YY Korban Penganiayaan di Malaysia Meski Berangkat Lewat Jalur Nonprosedural

Senin, 8 Juni 2026 - 01:00 WIB

Hoaks dan Ketidakpercayaan Hambat Penanganan Wabah Ebola di Kongo, Ratusan Kasus Terus Bertambah

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:00 WIB

Ekspor Indonesia Terancam, Trump Usulkan Bea Masuk Tambahan 10 Persen

Berita Terbaru