Jakarta, Pribhumi.com – Pemerintah memastikan persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 masih berjalan sesuai rencana meskipun situasi konflik di kawasan Timur Tengah tengah memanas.
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan menyampaikan bahwa hingga saat ini koordinasi antara pemerintah Indonesia dengan otoritas Arab Saudi terus berlangsung dengan baik. Hal itu membuat persiapan haji tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Menurutnya, pihak Kementerian Haji Arab Saudi juga terus berkomunikasi dan menyampaikan bahwa berbagai persiapan di Tanah Suci dilakukan secara maksimal untuk menyambut kedatangan jamaah dari berbagai negara, termasuk Indonesia.
Gus Irfan menjelaskan bahwa kondisi di wilayah pelaksanaan ibadah haji saat ini masih relatif kondusif. Karena itu, pemerintah masih berasumsi bahwa seluruh tahapan penyelenggaraan haji dapat berjalan sebagaimana yang telah direncanakan.
Meski demikian, pemerintah tetap menyiapkan sejumlah skenario antisipasi sebagai langkah mitigasi jika situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah mengalami perkembangan yang tidak diharapkan.
Ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada perubahan terhadap jadwal penyelenggaraan haji 2026. Seluruh proses persiapan, baik dari sisi teknis maupun koordinasi dengan pihak terkait, masih berjalan sesuai rencana.
Pemerintah berharap kondisi keamanan di kawasan tersebut terus membaik sehingga pelaksanaan ibadah haji tahun depan dapat berlangsung lancar dan aman bagi seluruh jamaah.
Gus Irfan juga mengajak masyarakat untuk terus berdoa agar momentum Ramadan dan Idul Fitri membawa kedamaian serta situasi yang lebih stabil bagi dunia, termasuk bagi kelancaran pelaksanaan ibadah haji.











