Pemimpin Tertinggi iran Ali Khamenei Meninggal dalam Serangan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 Maret 2026 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pribhumi.com — Pemerintah Iran resmi mengumumkan masa berkabung selama 40 hari dan menetapkan tujuh hari libur nasional setelah wafatnya Pemimpin Tertinggi, Ali Khamenei.

Pengumuman tersebut disampaikan melalui televisi pemerintah Iran yang menayangkan potret Khamenei dengan latar ayat suci Al-Qur’an serta simbol pita hitam sebagai tanda duka nasional.

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menyatakan bahwa Khamenei meninggal dunia pada Sabtu dini hari (28/2) di kantornya saat masih menjalankan tugas. Dalam pernyataan resmi, Iran menyebut wafatnya Khamenei sebagai kematian seorang “martir” dan menuding Amerika Serikat serta Israel sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan yang terjadi.

Serangan tersebut juga dilaporkan menewaskan sejumlah anggota keluarga Khamenei, termasuk putri, menantu, serta cucunya.

Baca Juga :  DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kepulauan Yapen karena Penyalahgunaan Wewenang

Selain itu, korban dari kalangan militer turut berjatuhan. Panglima Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Mohammad Pakpour dan Sekretaris Dewan Pertahanan Iran Ali Shamkhani dilaporkan tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa Khamenei tewas dalam operasi militer besar-besaran. Ia menyebut kematian tersebut sebagai bentuk keadilan dan bahkan menyerukan rakyat Iran untuk memanfaatkan situasi guna mengambil alih pemerintahan.

Senada dengan itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan operasi militer dilakukan untuk melemahkan rezim Iran.

Serangan tersebut menyebabkan kerusakan signifikan di kompleks kediaman Khamenei di Teheran. Citra satelit menunjukkan bangunan hangus dan puing-puing di area tersebut.

Baca Juga :  Ilhan Omar Diserang Saat Orasi di Minnesota, Pelaku Langsung Diamankan Polisi

Korban jiwa akibat serangan dilaporkan mencapai 201 orang tewas dan 747 luka-luka, dengan 24 dari 31 provinsi Iran terdampak.

Sebagai respons, Iran melancarkan serangan balasan ke sejumlah titik di Timur Tengah, termasuk pangkalan militer Amerika Serikat di Qatar dan Bahrain. Situasi keamanan kawasan pun meningkat drastis.

Di tengah eskalasi konflik, Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri menyatakan keprihatinannya dan menyerukan penyelesaian damai melalui diplomasi. Presiden Prabowo Subianto bahkan menyatakan kesiapan Indonesia untuk memfasilitasi dialog antara pihak-pihak yang bertikai.

Berita Terkait

Jepang Perkenalkan Istilah “Kokushobi” untuk Hari Panas Ekstrem di Atas 40 Derajat Celsius
Selat Hormuz Dibuka Saat Gencatan Senjata, AS Tetap Berlakukan Blokade terhadap Iran
Para Ilmuwan terkejut Temukan Lele Raksasa 293 Kg
Negosiasi AS–Iran di Pakistan Buntu, Kedua Pihak Saling Tuding Soal Nuklir dan Syarat Perdamaian
Guterres Desak AS dan Iran Berunding dengan Iktikad Baik demi Perdamaian Langgeng
Perundingan Iran–AS di Islamabad Diprediksi Dimulai, Tegangan Timur Tengah Jadi Sorotan
AS Pilih Pakistan Jadi Mediator dengan Iran, Ini Alasan di Baliknya
Trump Desak Netanyahu Redam Serangan ke Lebanon, Ketegangan Iran–Israel Picu Penutupan Selat Hormuz

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 23:00 WIB

Jepang Perkenalkan Istilah “Kokushobi” untuk Hari Panas Ekstrem di Atas 40 Derajat Celsius

Sabtu, 18 April 2026 - 09:42 WIB

Selat Hormuz Dibuka Saat Gencatan Senjata, AS Tetap Berlakukan Blokade terhadap Iran

Senin, 13 April 2026 - 17:00 WIB

Para Ilmuwan terkejut Temukan Lele Raksasa 293 Kg

Senin, 13 April 2026 - 08:42 WIB

Negosiasi AS–Iran di Pakistan Buntu, Kedua Pihak Saling Tuding Soal Nuklir dan Syarat Perdamaian

Minggu, 12 April 2026 - 13:00 WIB

Guterres Desak AS dan Iran Berunding dengan Iktikad Baik demi Perdamaian Langgeng

Berita Terbaru