PBB Tetapkan Jakarta sebagai Kota Terpadat Dunia, Populasi Tembus 41,9 Juta Jiwa

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 4 Desember 2025 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com  — Jakarta resmi dinobatkan sebagai kota dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia berdasarkan laporan terbaru Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam World Urbanization Prospects 2025. Kota metropolitan Indonesia itu kini dihuni sekitar 41,9 juta jiwa, melampaui Dhaka dan menggeser dominasi Tokyo yang telah memimpin sejak dua dekade terakhir.

Menurut laporan tersebut, posisi Jakarta naik dari peringkat kedua akibat ledakan pertumbuhan penduduk yang terus berlangsung setiap tahun. Sementara itu, Tokyo turun ke peringkat tiga dengan populasi yang cenderung stagnan di angka 33,4 juta jiwa.

Di sisi lain, Dhaka menjadi kota dengan pertumbuhan penduduk tercepat. Lonjakannya membawa kota tersebut naik dari peringkat sembilan menjadi peringkat dua dunia, dengan jumlah penduduk mencapai 36,6 juta jiwa. PBB bahkan memperkirakan Dhaka akan menjadi kota terbesar di dunia pada tahun 2050 jika tren migrasi tidak berubah.

PBB menjelaskan bahwa migrasi dari desa ke kota menjadi faktor utama peningkatan populasi di Jakarta maupun Dhaka. Di Bangladesh, perpindahan warga banyak dipicu oleh kerusakan lingkungan, banjir, dan kenaikan permukaan laut. Jakarta menghadapi ancaman serupa, terutama penurunan muka tanah dan potensi tenggelamnya sebagian wilayah pada 2050.

Baca Juga :  Pakar Rusia Nilai Perang Dunia III Sudah Dimulai dalam Bentuk Konflik Global Terselubung

Meski pemerintah Indonesia telah memulai pemindahan ibu kota ke Nusantara di Kalimantan Timur, PBB memperkirakan populasi Jakarta justru akan terus tumbuh hingga 10 juta jiwa lagi dalam 25 tahun mendatang. Kondisi ini diperkirakan memperberat masalah sosial seperti kesenjangan pendapatan, harga hunian yang tidak terjangkau, hingga protes massal akibat rendahnya kesejahteraan pekerja informal.

Dalam laporan yang sama, PBB mencatat jumlah megacity atau kota berpenduduk lebih dari 10 juta jiwa kini mencapai 33 kota, empat kali lipat sejak 1975. Asia mendominasi dengan 19 megacity, termasuk sembilan kota terpadat dunia:

Jakarta, Indonesia — 41,9 juta

Dhaka, Bangladesh — 36,6 juta

Baca Juga :  Tak Hiraukan Seruan Trump, Israel Tetap Luncurkan Serangan Terhadap Kota Gaza

Tokyo, Jepang — 33,4 juta

New Delhi, India — 30,2 juta

Shanghai, China — 29,6 juta

Guangzhou, China — 27,6 juta

Manila, Filipina — 24,7 juta

Kolkata, India — 22,5 juta

Seoul, Korea Selatan — 22,5 juta

Di luar Asia, hanya Kairo, Mesir, yang masuk daftar 10 besar dengan populasi sekitar 32 juta jiwa. Sementara itu, São Paulo mempertahankan posisinya sebagai kota terbesar di benua Amerika dengan 18,9 juta jiwa, dan Lagos menjadi kota terpadat di kawasan Afrika sub-Sahara.

Laporan PBB tahun ini menggunakan metodologi baru yang menghitung kota sebagai aglomerasi wilayah berdekatan dengan kepadatan minimal 1.500 penduduk per kilometer persegi dan total populasi sekurangnya 50.000 jiwa. Perubahan metode tersebut membuat sejumlah kota mengalami penyesuaian peringkat, termasuk Teheran, yang kini tercatat memiliki sekitar 9 juta penduduk dan tengah menghadapi krisis air parah hingga harus menerapkan pembatasan distribusi.

Berita Terkait

Rusia Hentikan Ekspor Bensin Mulai April 2026, Stabilitas Domestik Jadi Prioritas
Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PBB Selidiki Ledakan yang Hantam Pasukan UNIFIL
Kim Jong Un Awasi Uji Mesin Roket Canggih, Korea Utara Percepat Ambisi Rudal Global
Gelombang Demonstrasi “No Kings” Guncang AS, Jutaan Warga Tuntut Donald Trump Mundur
Zulhas Pastikan Pangan Indonesia Aman, Tak Bergantung pada Timur Tengah
Ratusan Penumpang Terlantar, Gangguan Penerbangan Meluas di Arab Saudi
Serangan Balasan Iran Hantam Pangkalan AS di Arab Saudi, Belasan Tentara Terluka
Serangan Israel ke Beirut Selatan Memanas, Hizbullah Tolak Gencatan Senjata

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:00 WIB

Rusia Hentikan Ekspor Bensin Mulai April 2026, Stabilitas Domestik Jadi Prioritas

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:00 WIB

Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PBB Selidiki Ledakan yang Hantam Pasukan UNIFIL

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:59 WIB

Kim Jong Un Awasi Uji Mesin Roket Canggih, Korea Utara Percepat Ambisi Rudal Global

Minggu, 29 Maret 2026 - 15:00 WIB

Gelombang Demonstrasi “No Kings” Guncang AS, Jutaan Warga Tuntut Donald Trump Mundur

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:00 WIB

Zulhas Pastikan Pangan Indonesia Aman, Tak Bergantung pada Timur Tengah

Berita Terbaru

Budaya dan Wisata

Makna dan Manfaat Kemenyan: Dari Tradisi Kerinci hingga Khasiat Kesehatan

Kamis, 2 Apr 2026 - 23:59 WIB