Palembang, Pribhumi.com – Malam takbiran Idul Fitri menjadi salah satu momen paling dinanti umat Islam setelah menjalani ibadah puasa Ramadan selama sebulan penuh. Suara takbir yang menggema di berbagai tempat menghadirkan suasana penuh suka cita dan memperkuat nuansa kemenangan di hari raya.
Mengumandangkan takbir saat Idul Fitri merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan. Dalam praktiknya, terdapat dua jenis takbir yang dikenal, yaitu takbir muqayyad dan takbir mursal.
Takbir muqayyad adalah takbir yang dibaca setelah salat, baik salat wajib maupun sunnah. Sementara itu, takbir mursal dapat dilafalkan kapan saja dan di mana saja, terutama sejak malam Idul Fitri hingga menjelang pelaksanaan salat Id.
Dari kedua jenis tersebut, umat Islam juga mengenal variasi bacaan takbir, mulai dari versi singkat hingga lengkap. Semua bacaan tersebut memiliki tujuan yang sama, yakni mengagungkan kebesaran Allah SWT.
Waktu Pelaksanaan Takbiran
Para ulama sepakat bahwa takbiran Idul Fitri dimulai sejak terbenamnya matahari di akhir Ramadan, sebagai tanda berakhirnya ibadah puasa. Takbir kemudian dilanjutkan hingga pelaksanaan salat Id pada pagi hari.
Dalam riwayat sahabat Ibnu Umar RA disebutkan bahwa beliau mengumandangkan takbir dengan suara keras saat berangkat menuju tempat salat Id. Takbir tersebut terus dilantunkan hingga imam memulai pelaksanaan salat.
Dalil Anjuran Takbiran
Anjuran memperbanyak takbir juga disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Abdullah bin Abbas RA. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk memperbanyak takbir pada malam hari raya karena memiliki keutamaan besar, termasuk sebagai penghapus dosa.
Dengan demikian, hukum mengumandangkan takbir pada Idul Fitri adalah sunnah muakkad atau sangat dianjurkan.
Bacaan Takbir Idul Fitri Singkat
Berikut lafaz takbir yang umum dibaca:
Arab:
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
Latin:
Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar. La ilaha illallahu wallahu akbar. Allahu akbar wa lillahil hamdu.
Artinya:
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada Tuhan selain Allah. Allah Maha Besar dan segala puji hanya bagi-Nya.
Bacaan Takbir Idul Fitri Lengkap
Selain versi singkat, terdapat pula bacaan takbir lengkap yang sering dilantunkan:
Arab (ringkas pembuka):
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ
Dilanjutkan dengan doa pujian dan pengagungan kepada Allah SWT yang berisi pengakuan keesaan-Nya, pujian, serta kemenangan yang diberikan kepada umat Islam.
Makna Umum:
Bacaan ini berisi pujian mendalam kepada Allah SWT, pengakuan atas keesaan-Nya, serta rasa syukur atas kemenangan setelah menjalani ibadah Ramadan.
Takbiran bukan hanya tradisi, tetapi juga bentuk ibadah yang sarat makna spiritual. Dengan melantunkannya, umat Islam diingatkan untuk selalu mengagungkan Allah dalam setiap keadaan.











