Debit Sungai Batanghari Terus Meningkat, BPBD Jambi Siaga Hadapi Risiko Banjir

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 15 Desember 2025 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi, Pribhumi.com — Kondisi Sungai Batanghari di Kota Jambi menunjukkan tren peningkatan signifikan seiring intensitas hujan tinggi yang masih melanda wilayah tersebut sepanjang musim penghujan 2025. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jambi menetapkan status kesiapsiagaan menyusul kenaikan debit air yang terjadi secara konsisten setiap hari.

Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kota Jambi, Doni Sumatriadi, mengungkapkan bahwa tinggi muka air Sungai Batanghari mengalami kenaikan rata-rata sekitar 55 sentimeter per hari. Situasi ini dinilai berpotensi memicu banjir yang lebih luas apabila curah hujan tetap tinggi dalam beberapa hari ke depan.

“Debit air Sungai Batanghari terus mengalami peningkatan. Kami telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menghadapi kemungkinan terburuk,” kata Doni, Senin (15/12/2025).

Baca Juga :  Rambut Sewu: Satu Langkah Getih, Horor Ritual Hitam Siap Hantui Layar Lebar

Menurutnya, pengukuran terakhir menunjukkan tinggi muka air sungai telah mencapai 10,58 meter dan diperkirakan masih akan bertambah. Kondisi tersebut diperparah oleh hujan lebat yang sebelumnya mengguyur Kota Jambi dan sekitarnya.

Akibatnya, banjir genangan dilaporkan terjadi di enam kecamatan, yakni Kotabaru, Jelutung, Telanaipura, Danau Sipin, Jambi Timur, dan Alam Barajo. Sejumlah permukiman warga terendam dengan ketinggian air yang bervariasi.

Di Kecamatan Kotabaru, banjir berdampak pada beberapa kelurahan seperti Kenali Asam, Paal Lima, Kenali Asam Bawah, Suka Karya, dan Simpang Tiga Sipin. Sementara di Kecamatan Jelutung, genangan air merendam wilayah Handil Jaya, Jelutung, Payo Lebar, Kebun Handil, Lebak Bandung, Talang Jauh, hingga Cempaka Putih.

Baca Juga :  Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat di Polda Jambi, Kapolres Kerinci Resmi Berganti

Peristiwa paling memilukan terjadi di Kecamatan Kotabaru, ketika dua anak dilaporkan terseret arus air saat bermain di sekitar lingkungan rumah mereka. Satu korban berhasil diselamatkan warga, sementara satu anak lainnya ditemukan meninggal dunia oleh tim Basarnas pada Sabtu pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Selain korban jiwa, banjir juga berdampak pada ratusan kepala keluarga yang terpaksa menghadapi kerugian akibat genangan air yang merendam rumah dan fasilitas umum. BPBD Kota Jambi terus melakukan pemantauan dan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah rawan banjir.

Berita Terkait

DEMA CARE Diluncurkan, Saatnya Advokasi Mahasiswa Dibuktikan dengan Kerja Nyata
Panggung MTQ ke-55 Provinsi Jambi Mulai Dipasang, Persiapan Kota Jambi Capai 60 Persen
Wakapolda Jambi Bersama Tokoh Agama Hadiri Haul Akbar dan Harlah Al-Hidayah
Kemenhaj Jambi Benahi Antrean Haji, Masa Tunggu Ditargetkan 14–16 Tahun pada 2027
Al Haris dan Danrem Pantau Karhutla di Kumpeh, Pemadaman Terkendala Angin Kencang
Al Haris Kerahkan Satgas Karhutla, 146 Personel Disiagakan di Tiga Pos Penanganan
ISPU Muaro Jambi Capai 228, Warga Diminta Waspadai Dampak Polusi Udara
Mahasiswa ITB Asal Jambi Meninggal di Cianjur Saat Ikuti Ultra Marathon 2026

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:06 WIB

DEMA CARE Diluncurkan, Saatnya Advokasi Mahasiswa Dibuktikan dengan Kerja Nyata

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:40 WIB

Panggung MTQ ke-55 Provinsi Jambi Mulai Dipasang, Persiapan Kota Jambi Capai 60 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:58 WIB

Wakapolda Jambi Bersama Tokoh Agama Hadiri Haul Akbar dan Harlah Al-Hidayah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:51 WIB

Kemenhaj Jambi Benahi Antrean Haji, Masa Tunggu Ditargetkan 14–16 Tahun pada 2027

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Al Haris dan Danrem Pantau Karhutla di Kumpeh, Pemadaman Terkendala Angin Kencang

Berita Terbaru