ISPU Muaro Jambi Capai 228, Warga Diminta Waspadai Dampak Polusi Udara

- Jurnalis

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUARO JAMBI, Pribhumi.com – Kondisi kualitas udara di kawasan Bukit Baling, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, menunjukkan tingkat pencemaran yang perlu diwaspadai.

Berdasarkan data pemantauan pada Senin (19/10/2026) pukul 08.00 WIB, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di wilayah tersebut mencapai angka 228 dan berada dalam kategori sangat tidak sehat.

Data pemantauan menunjukkan konsentrasi partikulat halus PM2.5 berada pada angka 228, sedangkan PM10 tercatat sebesar 136. Tingginya nilai kedua parameter tersebut menjadi perhatian karena partikel pencemar udara dapat berdampak terhadap kesehatan, terutama bagi masyarakat yang terpapar dalam aktivitas sehari-hari.

Dalam indikator ISPU, kategori sangat tidak sehat ditandai dengan warna merah. Kondisi ini menunjukkan bahwa pencemaran udara berpotensi menimbulkan dampak kesehatan yang lebih luas, khususnya bagi kelompok masyarakat yang sensitif terhadap polusi.

PM2.5 dan PM10 Perlu Diwaspadai

PM2.5 merupakan partikel berukuran sangat kecil yang dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan. Paparan partikel ini dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama apabila seseorang terpapar dalam waktu lama atau memiliki kondisi kesehatan tertentu.

Baca Juga :  Lesti Kejora Klarifikasi soal Tim Dituding Ketus, Izara Aishah Akhirnya Minta Maaf

Sementara itu, PM10 merupakan partikel pencemar yang juga dapat terhirup dan memengaruhi sistem pernapasan. Konsentrasi kedua jenis partikulat tersebut menjadi indikator penting dalam menilai kondisi udara di suatu wilayah.

Tingginya angka pencemaran di Bukit Baling menjadi alasan bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan perkembangan kualitas udara sebelum melakukan kegiatan di luar ruangan.

Kelompok Rentan Diminta Lebih Berhati-hati

Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta orang yang memiliki gangguan pernapasan atau penyakit jantung.

Ketika kualitas udara berada dalam kategori sangat tidak sehat, aktivitas fisik berat di luar ruangan sebaiknya dikurangi. Masyarakat juga perlu memperhatikan kondisi tubuh dan segera membatasi paparan apabila mengalami keluhan seperti batuk, iritasi mata, atau gangguan pernapasan.

Jika kegiatan di luar ruangan tidak dapat dihindari, penggunaan masker yang sesuai untuk menyaring partikel halus dapat membantu mengurangi paparan polusi. Masyarakat juga disarankan mencari tempat dengan udara lebih bersih ketika kondisi di luar memburuk.

Baca Juga :  DJP Siapkan 6 Strategi untuk Dongkrak Penerimaan Pajak 2027

Apabila muncul gejala berat, seperti sesak napas yang signifikan, segera cari pertolongan medis. Bagi warga yang memiliki penyakit tertentu, mengikuti arahan tenaga kesehatan menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko akibat pencemaran udara.

Warga Diminta Memantau Informasi Kualitas Udara

Meski angka ISPU di Bukit Baling mencapai 228, data tersebut merupakan hasil pemantauan pada satu lokasi dan waktu tertentu, yakni Senin pagi pukul 08.00 WIB. Oleh karena itu, angka tersebut belum dapat digunakan untuk menyimpulkan bahwa seluruh wilayah Kabupaten Muaro Jambi mengalami tingkat pencemaran yang sama.

Data tersebut juga belum cukup untuk memastikan sumber pencemar yang menyebabkan memburuknya kualitas udara di kawasan itu.

Masyarakat diharapkan terus mengikuti perkembangan informasi kualitas udara melalui kanal resmi instansi terkait. Pembaruan data diperlukan agar warga dapat menyesuaikan aktivitas dan melakukan langkah perlindungan berdasarkan kondisi terkini.

Kewaspadaan bersama menjadi penting untuk meminimalkan dampak pencemaran udara terhadap kesehatan masyarakat, terutama ketika indikator kualitas udara menunjukkan kondisi yang tidak menguntungkan. (Hst)

Berita Terkait

Panggung MTQ ke-55 Provinsi Jambi Mulai Dipasang, Persiapan Kota Jambi Capai 60 Persen
Wakapolda Jambi Bersama Tokoh Agama Hadiri Haul Akbar dan Harlah Al-Hidayah
Kemenhaj Jambi Benahi Antrean Haji, Masa Tunggu Ditargetkan 14–16 Tahun pada 2027
Al Haris dan Danrem Pantau Karhutla di Kumpeh, Pemadaman Terkendala Angin Kencang
Al Haris Kerahkan Satgas Karhutla, 146 Personel Disiagakan di Tiga Pos Penanganan
Mahasiswa ITB Asal Jambi Meninggal di Cianjur Saat Ikuti Ultra Marathon 2026
Kasus Dugaan Penipuan Rekrutmen Bintara Polri 2026, Polda Jambi Tetapkan Dua Personel Dipecat
Polda Jambi Bongkar Dugaan PETI di Bungo, 3 Tersangka dan 2 Excavator Diamankan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:40 WIB

Panggung MTQ ke-55 Provinsi Jambi Mulai Dipasang, Persiapan Kota Jambi Capai 60 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:58 WIB

Wakapolda Jambi Bersama Tokoh Agama Hadiri Haul Akbar dan Harlah Al-Hidayah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:51 WIB

Kemenhaj Jambi Benahi Antrean Haji, Masa Tunggu Ditargetkan 14–16 Tahun pada 2027

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Al Haris dan Danrem Pantau Karhutla di Kumpeh, Pemadaman Terkendala Angin Kencang

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:50 WIB

Al Haris Kerahkan Satgas Karhutla, 146 Personel Disiagakan di Tiga Pos Penanganan

Berita Terbaru

Sungai Penuh

Pelantikan Pimpinan STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh 2026–2030

Senin, 26 Okt 2026 - 16:40 WIB

Nasional

PDIP Buka Peluang Diskusi dengan PKS soal Polemik Ijazah Gibran

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:47 WIB