JAMBI, Pribhumi.com – Kabar duka menyelimuti pelaksanaan ITB Ultra Marathon 2026. Dody Muhammad Pasha, mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) asal Jambi, dilaporkan meninggal dunia setelah ditemukan dalam kondisi kolaps di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (17/10/2026).
Dody tercatat sebagai mahasiswa Program Sarjana Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) ITB angkatan 2023. Ia mengikuti ajang lari jarak jauh tersebut sebagai peserta kategori Relay 16.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah pemberitaan, Dody ditemukan di kawasan Desa Bojong, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, sekitar pukul 12.10 WIB.
Seorang saksi yang berprofesi sebagai sopir ambulans menyebutkan bahwa lokasi penemuan Dody diduga berada di luar jalur yang semestinya dilalui peserta. Saksi tersebut kemudian berupaya meminta pertolongan dan menghubungi panitia untuk membantu memastikan identitas serta keberadaan peserta.
Setelah ditemukan, Dody dibawa ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan medis. Namun, upaya tersebut tidak berhasil menyelamatkan nyawanya.
Jenazah Diproses untuk Pemulangan ke Jambi
Teknisi forensik RSUD Sayang Cianjur, Muhammad Gifan, membenarkan bahwa pihaknya menerima jenazah Dody dari rumah sakit sebelumnya sekitar pukul 17.30 WIB.
Jenazah kemudian menjalani proses pengawetan menggunakan formalin atas permintaan pihak rumah sakit dan keluarga. Proses tersebut dilakukan sebagai salah satu persyaratan untuk perjalanan pemulangan jenazah ke Jambi.
Berdasarkan informasi yang diterima, jenazah Dody dijadwalkan diberangkatkan ke Jambi pada Minggu (18/10/2026) untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Kepulangan Dody ke kampung halaman menjadi bagian dari proses akhir setelah peristiwa duka yang terjadi di tengah pelaksanaan kompetisi tersebut.
ITB dan Panitia Sampaikan Belasungkawa
Kabar meninggalnya Dody turut dikonfirmasi melalui pernyataan belasungkawa yang disampaikan panitia ITB Ultra Marathon 2026 melalui akun Instagram resmi pada Minggu (18/10/2026).
Panitia menyampaikan dukacita atas kepergian Dody, yang merupakan salah satu peserta kategori Relay 16 dalam ajang tersebut.
Ungkapan belasungkawa juga datang dari Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB. Dody diketahui merupakan mahasiswa Teknik Pertambangan angkatan 2023.
Meski demikian, penyebab pasti meninggalnya Dody belum dapat dipastikan berdasarkan informasi yang tersedia. Pihak RSUD Sayang Cianjur menjelaskan bahwa rumah sakit tersebut menerima jenazah untuk proses pengawetan sehingga tidak memiliki kewenangan memberikan keterangan mengenai penyebab kematian.
Kronologi lengkap kejadian, termasuk kondisi yang dialami Dody sebelum ditemukan, masih memerlukan penjelasan lebih lanjut dari pihak terkait.
ITB Ultra Marathon Diikuti Ribuan Pelari
ITB Ultra Marathon merupakan ajang lari jarak jauh yang menghubungkan Jakarta dan Bandung dengan lintasan sekitar 180 kilometer. Kegiatan tahun 2026 dimulai pada Jumat malam (16/10/2026) dan dijadwalkan berakhir pada Minggu (18/10/2026) di Kampus ITB Ganesha, Bandung.
Berdasarkan informasi resmi ITB, sebanyak 5.216 pelari berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Pesertanya berasal dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa dan alumni ITB hingga komunitas lari serta masyarakat umum.
Kompetisi ini menyediakan beberapa kategori, di antaranya Relay 2, Relay 4, Relay 8, dan Relay 16. Pada kategori Relay 16, jarak tempuh dibagi di antara anggota tim yang beranggotakan maksimal 16 pelari.
Selain menjadi tantangan olahraga ketahanan fisik, kegiatan ini mengusung tema Running for Impact. Penyelenggara membawa misi untuk mendukung Dana Lestari ITB sekaligus menjalankan program sosial.
Dalam panduan pelaksanaan, penyelenggara menyebutkan bahwa dukungan medis disiapkan melalui ambulans mobil dan motor serta kerja sama dengan tenaga medis. Peserta juga diingatkan untuk mengutamakan keselamatan karena sebagian lintasan menggunakan jalan umum yang tetap dilalui kendaraan.
Peristiwa meninggalnya Dody menjadi duka bagi keluarga, lingkungan kampus, dan peserta ITB Ultra Marathon 2026. Hingga informasi ini disusun, keterangan lebih lanjut mengenai penyebab kematian dan kronologi lengkap kejadian masih menunggu penjelasan resmi dari pihak berwenang. (Hst)






