Kemenkeu Pangkas Anggaran Makan Bergizi Gratis Rp67 Triliun

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Pribhumi.com – Pemerintah kembali melakukan efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kali ini, dana cadangan sebesar Rp67 triliun dipangkas dari Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BA BUN).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa langkah penghematan tersebut merupakan bagian dari kebijakan efisiensi anggaran negara yang terus dijalankan pemerintah. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers APBN KITA di Kantor Kementerian Keuangan pada Selasa (19/5/2026).

Menurutnya, hingga saat ini realisasi anggaran program MBG telah mencapai Rp75 triliun atau sekitar 22,4 persen dari total kebutuhan anggaran yang disiapkan pemerintah. Sementara itu, total efisiensi yang telah dilakukan untuk program tersebut kini mencapai Rp268 triliun dari pagu awal Rp335 triliun yang sebelumnya ditetapkan tahun ini.

Baca Juga :  Honda Kembali Beri Diskon Motor Listrik, Potongan Hingga Rp 24 Juta

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang memastikan bahwa pemangkasan anggaran tidak menyentuh layanan utama kepada masyarakat.

Ia menjelaskan, pengurangan anggaran difokuskan pada operasional kantor pusat, termasuk pengadaan barang yang tidak berkaitan langsung dengan penerima manfaat program MBG.

“Pengadaan yang dikurangi adalah yang tidak berkaitan dengan jumlah penerima manfaat,” ujar Nanik.

Baca Juga :  Keluhan Kebisingan Lapangan Padel di Jakarta Selatan, Pramono Anung Siapkan Pemanggilan Pengelola

Selain itu, efisiensi juga dilakukan terhadap perjalanan dinas, kegiatan seremonial, hingga acara-acara yang biasanya digelar di hotel. Saat ini, operasional kantor pusat disebut hanya menyisakan kebutuhan utama seperti pembayaran gaji pegawai.

Nanik menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak akan mempengaruhi operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Anggaran untuk bahan baku makanan, distribusi layanan, hingga gaji petugas lapangan dipastikan tetap aman dan berjalan normal.

Pemerintah menilai langkah efisiensi ini diperlukan agar penggunaan anggaran program MBG lebih tepat sasaran tanpa mengurangi manfaat yang diterima masyarakat.

Editor : Safwandi., Dpt

Berita Terkait

Meta Resmi Luncurkan Facebook, Instagram, dan WhatsApp Berbayar
Harga Emas Antam Melonjak Rp25.000 per Gram, Tembus Rp2,799 Juta pada Akhir Mei 2026
Rupiah Diprediksi Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Ancaman Inflasi dan PHK Massal Mengintai
Tekanan Rupiah Belum Usai, Ini Penyebab Mata Uang Garuda Terus Melemah
Harga Emas Dunia Tersungkur Usai Spekulasi Kenaikan Suku Bunga The Fed Menguat
Jelang Idul Adha, Pemkot Sungai Penuh Sediakan Pangan Murah untuk Masyarakat
Menteri UMKM Soroti Kebijakan TikTok Shop soal Biaya Retur Rp5.000 yang Dibebankan ke Penjual
Rupiah Tembus Rp17.600 per Dolar AS, Konflik Global dan Sentimen Domestik Jadi Pemicu

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:00 WIB

Meta Resmi Luncurkan Facebook, Instagram, dan WhatsApp Berbayar

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:00 WIB

Harga Emas Antam Melonjak Rp25.000 per Gram, Tembus Rp2,799 Juta pada Akhir Mei 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 05:00 WIB

Rupiah Diprediksi Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Ancaman Inflasi dan PHK Massal Mengintai

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:00 WIB

Tekanan Rupiah Belum Usai, Ini Penyebab Mata Uang Garuda Terus Melemah

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:00 WIB

Harga Emas Dunia Tersungkur Usai Spekulasi Kenaikan Suku Bunga The Fed Menguat

Berita Terbaru

Tips dan informasi

5 Warna Cat Rumah yang Bikin Suasana Lebih Bahagia dan Nyaman

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:00 WIB

Kesehatan

Jadwal Tidur Berantakan Bisa Mengancam Kesehatan Jantung

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:00 WIB