Jakarta, Pribhumi.com – Pemerintah Inggris memberikan persetujuan kepada Amerika Serikat untuk memanfaatkan sejumlah fasilitas militer di wilayahnya guna melancarkan operasi yang disebut sebagai langkah pertahanan terhadap sistem rudal Iran dan instalasi peluncurnya. Keputusan tersebut ditegaskan sebagai bentuk dukungan terhadap keamanan kolektif sekutu di kawasan.
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyampaikan bahwa negaranya tidak terlibat dalam serangan awal terhadap Iran dan tidak akan ambil bagian dalam tindakan ofensif lanjutan. Ia menekankan bahwa dukungan yang diberikan terbatas pada upaya defensif demi melindungi kepentingan bersama serta stabilitas regional.
Menurutnya, situasi yang berkembang menunjukkan eskalasi yang berpotensi meluas, sehingga pemerintah Inggris memilih untuk mendukung langkah pertahanan tanpa ikut serta dalam operasi penyerangan langsung. Starmer juga menegaskan bahwa penyelesaian melalui jalur diplomasi dan negosiasi tetap menjadi opsi terbaik bagi kawasan dan komunitas internasional.
Sebelumnya, Inggris bersama Prancis dan Jerman menyatakan kesiapan untuk melindungi kepentingan mereka dan para sekutu di wilayah Teluk apabila diperlukan, termasuk melalui tindakan defensif terhadap ancaman yang dinilai membahayakan keamanan regional.











