MALUKU, Pribhumi.com — Aktivitas vulkanik Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara kembali meningkat. Menjelang siang, Kamis, gunung berapi tersebut melontarkan abu vulkanik dan memicu erupsi yang tercatat cukup signifikan oleh Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Ibu.
Menurut laporan resmi petugas PGA Ibu, Saum, erupsi terjadi sekitar pukul 11.40 WIT, ditandai dengan semburan kolom abu berwarna kelabu pekat yang menjulang hingga 600 meter di atas puncak. Kolom abu tersebut tampak bergerak ke arah timur laut dan timur sesuai arah angin.
Rekaman seismogram mencatat erupsi ini memiliki amplitudo maksimum 28 mm dengan durasi sekitar 41 detik, menunjukkan adanya peningkatan energi vulkanik dari gunung setinggi 1.325 meter tersebut.
Saat ini, Gunung Ibu masih berada pada Status Level II (Waspada). Petugas menghimbau masyarakat, pendaki, dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 2 kilometer, serta memperluas jarak menjadi 3,5 kilometer pada sektor bukaan kawah di bagian utara.
Saum juga mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap kemungkinan hujan abu. “Pengguna jalan dan masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan memakai masker dan kacamata pelindung untuk menghindari paparan abu,” ujarnya.
Ia menegaskan pentingnya menjaga ketenangan masyarakat dan tidak terpengaruh informasi palsu atau spekulasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. “Tetap ikuti arahan resmi dari pemerintah daerah dan otoritas terkait,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat terus menjalin koordinasi dengan PVMBG Bandung serta Pos Pengamatan Gunung Ibu di Desa Gam Ici, guna memastikan pembaharuan informasi mengenai perkembangan aktivitas vulkanik dapat disampaikan secara cepat dan akurat kepada masyarakat.











