Distribusi MBG Saat Libur Lebaran Dialihkan ke Paket Gabungan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Badan Gizi Nasional menetapkan penyesuaian pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis selama libur Idul Fitri dan cuti bersama 1447 Hijriah. Penyaluran bantuan tidak dilakukan pada 18-24 Maret 2026 dan diganti dengan distribusi paket gabungan yang diberikan lebih awal.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2026. Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa pada 17 Maret 2026 penerima manfaat akan memperoleh satu paket makanan sehat ditambah tiga paket bundling untuk alokasi 18-20 Maret 2026.

Baca Juga :  Kemenkes Catat 23 Kasus Hantavirus di Indonesia, Tiga Pasien Meninggal Dunia

Paket bundling merupakan gabungan beberapa paket makanan kemasan sehat untuk konsumsi beberapa hari yang diserahkan sekaligus. Meski begitu, batas ketahanan konsumsi maksimal hanya tiga hari. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi diwajibkan memberikan edukasi singkat terkait cara penyimpanan dan konsumsi bertahap, serta memastikan bantuan tepat sasaran.

Pelayanan program pemenuhan gizi tetap berjalan selama Ramadan, libur Lebaran, dan Tahun Baru Imlek dengan penyesuaian tertentu. Bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan anak usia 6-59 bulan, distribusi tetap dilakukan penuh.

Baca Juga :  Prabowo Copot Tiga Pimpinan BGN, Fokus Tingkatkan Kualitas Program Gizi Nasional

Di wilayah yang mayoritas penerima manfaatnya tidak menjalankan ibadah puasa, penyaluran tetap berlangsung sesuai jadwal normal dengan menu siap santap.

Sebelumnya, pada periode cuti bersama dan libur Tahun Baru Imlek 16-17 Februari 2026, distribusi juga dihentikan sementara. Penyaluran pada awal Ramadan, 18-22 Februari 2026, turut ditiadakan dan kembali berjalan mulai 23 Februari 2026.

Berita Terkait

Waspadai 5 Tanda Penyakit Ginjal yang Sering Diabaikan
Teh Hijau atau Kopi Hitam, Mana yang Lebih Efektif Membantu Menurunkan Berat Badan? Ini Penjelasannya
297 Calon Dokter Terancam Kehilangan Kesempatan Lulus, Kemenkes Soroti Masalah Retaker UKNPDPD
Kenali Alasan Harus Pasang Ring Jantung, Biaya hingga Cara Ditanggung BPJS Kesehatan
Dokter Bedah Plastik Ingatkan Masyarakat Jangan Tergiur Tren Klinik Korea, Utamakan Keamanan dan Legalitas
7 Cara Menjaga Kesehatan di Usia 40 Tahun ke Atas agar Tetap Bugar dan Produktif
Makan Malam dan Diabetes, Benarkah Ada Kaitannya?
Ramai Diperdebatkan, Ini Penjelasan Dokter soal MPASI Dini dan Waktu yang Tepat untuk Bayi Mulai Makan

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:00 WIB

Waspadai 5 Tanda Penyakit Ginjal yang Sering Diabaikan

Minggu, 28 Juni 2026 - 03:00 WIB

Teh Hijau atau Kopi Hitam, Mana yang Lebih Efektif Membantu Menurunkan Berat Badan? Ini Penjelasannya

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:00 WIB

297 Calon Dokter Terancam Kehilangan Kesempatan Lulus, Kemenkes Soroti Masalah Retaker UKNPDPD

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:00 WIB

Kenali Alasan Harus Pasang Ring Jantung, Biaya hingga Cara Ditanggung BPJS Kesehatan

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:00 WIB

Dokter Bedah Plastik Ingatkan Masyarakat Jangan Tergiur Tren Klinik Korea, Utamakan Keamanan dan Legalitas

Berita Terbaru

Budaya dan Wisata

IAIN Kerinci Gali Sejarah Pemerintahan Tradisional Lewat Pemerhati Adat

Minggu, 19 Jul 2026 - 11:00 WIB