Badai Musim Dingin Parah Landa Amerika Serikat, Transportasi Lumpuh dan Krisis Listrik Meluas

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 25 Januari 2026 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

USA, Pribhumi.com — Cuaca ekstrem berupa badai musim dingin berkekuatan besar tengah melanda sejumlah wilayah di Amerika Serikat, menyebabkan gangguan serius pada sektor transportasi, energi, hingga aktivitas sosial masyarakat. Suhu beku, hujan salju lebat, dan jarak pandang terbatas memicu kondisi darurat di berbagai negara bagian.

Pada Sabtu (24/1/2026), aktivitas di Bandara Internasional Nashville, Tennessee, tampak terganggu signifikan. Petugas darat bekerja intensif melakukan proses pencairan es (de-icing) pada badan pesawat guna menjaga standar keselamatan penerbangan di tengah cuaca ekstrem yang membekukan.

Baca Juga :  Sidang Cerai Boiyen dan Rully Anggi Akbar Kembali Digelar 3 Februari 2026

Dampak badai musim dingin ini dirasakan secara luas dan melumpuhkan berbagai sektor vital. Lebih dari 100 ribu pelanggan utilitas dilaporkan mengalami pemadaman listrik, dengan wilayah terdampak mencakup negara bagian selatan hingga barat, termasuk Texas. Kondisi tersebut memperparah situasi warga yang harus bertahan dalam suhu rendah tanpa pasokan energi memadai.

Sektor transportasi udara turut mengalami tekanan besar. Tercatat lebih dari 4.000 penerbangan dibatalkan dalam satu hari akibat buruknya jarak pandang, landasan bersalju, serta faktor keselamatan operasional lainnya. Gangguan ini memicu penumpukan penumpang di sejumlah bandara utama.

Baca Juga :  Negosiasi AS–Iran di Pakistan Buntu, Kedua Pihak Saling Tuding Soal Nuklir dan Syarat Perdamaian

Selain itu, ancaman hujan salju tebal di kawasan timur Amerika Serikat mendorong terjadinya aksi beli panik di kalangan masyarakat. Pusat-pusat perbelanjaan dilaporkan mulai kehabisan stok bahan pangan dan kebutuhan pokok akibat lonjakan permintaan dalam waktu singkat.

Hingga kini, otoritas setempat terus mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem dan mengimbau warga untuk membatasi aktivitas di luar rumah. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kecelakaan lalu lintas akibat jalan licin dan tertutup salju.

Berita Terkait

Pemerintah Kucurkan Rp10 Triliun ke BPJS Kesehatan, Pembayaran Klaim RS Dikebut
The Sacred Riana Ukir Sejarah, Jadi Pesulap Indonesia Pertama Raih Penghargaan Les Mandrakes d’Or
Sambal Khas Kerinci Mendunia ditangan PitriaNova
Dangdut Ditargetkan Diakui UNESCO pada 2027, Kementerian Kebudayaan Mulai Kampanye
Pre-order iPhone Duo Ludes dalam Hitungan Menit, Pengiriman Mundur hingga Januari 2027
AFC Pastikan Piala Asia 2027 Tetap Digelar di Arab Saudi
Kabut Asap Selimuti Singapura, Distribusi Masker N95 Gratis Jadi Sorotan
Banjir Bandang dan Longsor di Perbatasan Nepal-Tibet, Korban Tewas Tembus 150 Orang

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Pemerintah Kucurkan Rp10 Triliun ke BPJS Kesehatan, Pembayaran Klaim RS Dikebut

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:47 WIB

The Sacred Riana Ukir Sejarah, Jadi Pesulap Indonesia Pertama Raih Penghargaan Les Mandrakes d’Or

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Sambal Khas Kerinci Mendunia ditangan PitriaNova

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Dangdut Ditargetkan Diakui UNESCO pada 2027, Kementerian Kebudayaan Mulai Kampanye

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Pre-order iPhone Duo Ludes dalam Hitungan Menit, Pengiriman Mundur hingga Januari 2027

Berita Terbaru