Anak Mengalami Obesitas, Apakah Tumbuh Kembangnya Masih Bisa Optimal?

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Obesitas pada anak kini semakin sering ditemukan dan menjadi perhatian serius dalam dunia kesehatan. Banyak orang tua mengira penyebab utama kondisi ini hanya karena konsumsi makanan cepat saji, padahal kebiasaan sehari-hari seperti pola makan yang tidak seimbang juga dapat memicu kenaikan berat badan berlebih pada anak.

Masalah ini turut menjadi fokus dalam berbagai kegiatan edukasi gizi yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga pola makan anak. Edukasi tersebut menekankan bahwa pengaturan asupan nutrisi yang tepat sangat penting agar pertumbuhan anak tetap berjalan optimal meskipun memiliki berat badan berlebih.

Para ahli kesehatan mengingatkan bahwa salah satu hal yang sering terabaikan oleh orang tua adalah pengaturan porsi makan. Anak yang sudah mengalami obesitas tetap membutuhkan nutrisi yang cukup, namun jumlah kalori yang dikonsumsi harus diperhatikan agar tidak semakin meningkatkan berat badan.

Baca Juga :  Cegukan Setelah Minum Obat, Berbahayakah? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kebiasaan minum susu juga perlu mendapat perhatian khusus. Susu memang dikenal sebagai minuman yang baik untuk mendukung pertumbuhan anak, tetapi pada anak yang mengalami obesitas, jumlah konsumsinya sebaiknya tidak berlebihan karena juga menyumbang kalori harian.

Jika dikonsumsi terlalu banyak, susu dapat meningkatkan total energi yang masuk ke dalam tubuh dan berpotensi mempercepat penambahan berat badan. Oleh karena itu, pemberian susu harus disesuaikan dengan kebutuhan gizi anak.

Dokter spesialis anak dr Ian Suryadi Suteja menjelaskan bahwa anak dengan obesitas sebaiknya tidak mengonsumsi susu dalam jumlah terlalu banyak setiap hari. Batas konsumsi yang dianjurkan adalah tidak lebih dari sekitar 450 mililiter per hari.

Baca Juga :  DBD Capai Enam Kasus, Fogging di Muara Semerah Mudik Masih Menunggu

Ia juga menyebutkan bahwa banyak orang tua yang memberikan susu hingga satu liter per hari karena menganggapnya dapat membantu pertumbuhan tinggi badan atau menambah berat badan secara sehat. Padahal kebiasaan tersebut tidak dianjurkan bagi anak yang sudah mengalami kelebihan berat badan.

Selain membatasi jumlah konsumsi, jenis susu yang diberikan juga perlu diperhatikan. Pada anak obesitas sebaiknya tidak diberikan susu dengan kandungan kalori tinggi. Orang tua dapat memilih susu segar biasa dengan jumlah yang tetap dibatasi agar kebutuhan nutrisi anak tetap terpenuhi tanpa menambah kalori secara berlebihan.

Dengan pengaturan pola makan yang tepat, pemilihan makanan sehat, serta aktivitas fisik yang cukup, anak yang mengalami obesitas masih memiliki peluang untuk tetap tumbuh dan berkembang secara optimal.

Berita Terkait

WHO Tetapkan Ebola sebagai Darurat Kesehatan Global
Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan Usai WHO Tetapkan Ebola Darurat Kesehatan Global
Internsip Dokter Dinilai Bermasalah, Kemenkes Janji Lakukan Pembenahan
Penelitian Terbaru Ungkap Dampak Kopi terhadap Usus, Otak, hingga Kualitas Tidur
6 Cara Mengatasi Sakit Perut Saat Haid, Bisa Dilakukan di Rumah
Biaya Tes DNA di Indonesia 2026, Ini Jenis dan Kisaran Harganya
Jangan Sepelekan Sepatu Sempit, Ini 6 Dampak Buruk bagi Kesehatan Kaki
Denda BPJS Kesehatan 2026 Masih Berlaku, Begini Cara Hitung dan Aturannya

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:00 WIB

WHO Tetapkan Ebola sebagai Darurat Kesehatan Global

Senin, 18 Mei 2026 - 11:00 WIB

Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan Usai WHO Tetapkan Ebola Darurat Kesehatan Global

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:00 WIB

Internsip Dokter Dinilai Bermasalah, Kemenkes Janji Lakukan Pembenahan

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:00 WIB

Penelitian Terbaru Ungkap Dampak Kopi terhadap Usus, Otak, hingga Kualitas Tidur

Rabu, 13 Mei 2026 - 05:00 WIB

6 Cara Mengatasi Sakit Perut Saat Haid, Bisa Dilakukan di Rumah

Berita Terbaru

Pendidikan

Beasiswa Garuda 2026 Gelombang 2 Segera Dibuka, Ini Syaratnya

Rabu, 20 Mei 2026 - 01:00 WIB

Kesehatan

WHO Tetapkan Ebola sebagai Darurat Kesehatan Global

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:00 WIB

Tips dan informasi

Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta, dari Rasa hingga Kandungan Kafein

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:00 WIB