Jambi, Pribhumi.com – Banyak orang pernah melihat semut datang bergerombol saat ada gula, sirup, atau minuman manis yang tumpah di meja. Fenomena ini ternyata memiliki penjelasan ilmiah yang berkaitan dengan kebutuhan energi semut untuk bertahan hidup.
Semut diketahui sangat menyukai makanan manis karena kandungan gula di dalamnya menjadi sumber energi cepat bagi koloni mereka. Gula mengandung karbohidrat sederhana yang mudah diolah menjadi tenaga untuk aktivitas sehari-hari.
Para peneliti menyebut semut pekerja memiliki kemampuan penciuman yang sangat tajam. Mereka dapat mendeteksi aroma makanan manis dari jarak tertentu, kemudian mencari sumber makanan tersebut untuk dibawa kembali ke sarang.
Menariknya, setelah menemukan makanan, semut akan meninggalkan jejak zat kimia bernama feromon. Jejak inilah yang membuat semut lain dapat mengikuti jalur yang sama hingga akhirnya muncul dalam jumlah banyak.
Selain digunakan sebagai sumber energi, makanan manis juga penting untuk memberi nutrisi kepada larva dan ratu semut di dalam koloni.
Tidak heran jika semut sering terlihat mengerumuni gula, madu, kue, atau sisa minuman manis yang terbuka di rumah.
Beberapa faktor yang membuat semut tertarik pada makanan manis antara lain:
Aroma gula yang mudah tercium
Kandungan energi tinggi
Mudah dikonsumsi dan dibawa
Bisa menjadi cadangan makanan koloni
Untuk mencegah semut datang ke rumah, masyarakat disarankan menjaga kebersihan area dapur dan meja makan, menutup rapat wadah gula, serta segera membersihkan sisa makanan atau minuman manis yang tumpah.
Dengan memahami perilaku semut tersebut, masyarakat dapat lebih mudah menjaga kebersihan rumah sekaligus mencegah munculnya koloni semut dalam jumlah besar.






