Tagihan Listrik Membengkak? Ini Penyebab yang Sering Tak Disadari di Rumah

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 10 Mei 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi, Pribhumi.com – Kenaikan tagihan listrik sering membuat penghuni rumah terkejut, terutama ketika pemakaian terasa biasa saja. Padahal, ada sejumlah faktor yang tanpa disadari dapat membuat konsumsi listrik meningkat setiap bulan.

Selain aktivitas tambahan di rumah, beberapa perangkat elektronik juga bisa menjadi penyebab utama membengkaknya biaya listrik. Bahkan, alat yang jarang digunakan sekalipun tetap dapat menguras energi jika masih tersambung ke stopkontak.

Berikut beberapa penyebab tagihan listrik naik yang perlu diperhatikan di rumah:

1. Penggunaan Alat Pemanas Berlebihan

Peralatan pemanas listrik menjadi salah satu penyumbang konsumsi energi terbesar di rumah. Teko listrik, kompor listrik, hingga pemanas air membutuhkan daya cukup besar saat digunakan.

Baca Juga :  Jelang Hari Bahagia, Ranty Maria Rayakan Bridesmaid Proposal Penuh Kejutan

Pemakaian yang terlalu sering atau pengaturan suhu yang tinggi dapat membuat konsumsi listrik meningkat signifikan setiap bulan.

2. Perangkat Tetap Tercolok Stopkontak

Banyak orang tidak menyadari bahwa perangkat elektronik yang tetap tersambung ke listrik tetap mengonsumsi daya meski tidak digunakan. Kondisi ini dikenal sebagai konsumsi energi tersembunyi.

Televisi, charger, dispenser, hingga microwave yang dibiarkan standby dapat menambah beban listrik rumah. Karena itu, mencabut perangkat setelah dipakai dapat membantu mengurangi pemborosan energi.

3. Banyak Aktivitas di Rumah

Kedatangan tamu atau adanya anggota keluarga tambahan di rumah juga bisa memicu kenaikan tagihan listrik. Aktivitas seperti penggunaan lampu lebih banyak, mandi air hangat, hingga penggunaan pendingin ruangan lebih sering otomatis meningkatkan konsumsi daya.

Baca Juga :  Ketua MPR RI Ahmad Muzani Kenang Pengalaman Jadi Wartawan, Tegaskan Kemanusiaan di Atas Segalanya

Semakin tinggi aktivitas di dalam rumah, semakin besar pula kebutuhan listrik yang digunakan setiap hari.

4. Menggunakan Elektronik Lama

Peralatan elektronik yang sudah berusia lama umumnya tidak lagi efisien dalam penggunaan energi. Kulkas, mesin cuci, AC, hingga lampu model lama biasanya membutuhkan daya lebih besar dibanding perangkat keluaran terbaru.

Mengganti perangkat lama dengan produk hemat energi dapat menjadi solusi jangka panjang untuk menekan biaya listrik bulanan sekaligus membuat penggunaan energi lebih efisien.

 

Berita Terkait

iPhone Duo Segera Hadir di Indonesia? Ini Spesifikasi dan Perkiraan Harganya
Smiling Depression, Depresi yang Tersembunyi di Balik Senyuman: Kenali 7 Gejalanya
Keramik Lantai Terangkat Bukan Masalah Sepele, Begini Cara Aman Menanganinya
Kidult Economy Jadi Tren, Orang Dewasa Rela Habiskan Rp1 Juta untuk Mainan
Jadwal Lengkap Puasa Sunah Oktober–November 2026: Senin-Kamis, Ayyamul Bidh, dan Daud
Malware Hirudo Sasar 8 Aplikasi Bank di Indonesia, Pengguna Android Wajib Waspada
Apple Rilis HomePod mini 2, Bawa Chip S10 dan Fitur Siri AI
Cara Membuat Urap Sayur yang Lezat, Rahasia Bumbunya Ada pada Kencur

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 04:31 WIB

iPhone Duo Segera Hadir di Indonesia? Ini Spesifikasi dan Perkiraan Harganya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:28 WIB

Smiling Depression, Depresi yang Tersembunyi di Balik Senyuman: Kenali 7 Gejalanya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:17 WIB

Keramik Lantai Terangkat Bukan Masalah Sepele, Begini Cara Aman Menanganinya

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:35 WIB

Kidult Economy Jadi Tren, Orang Dewasa Rela Habiskan Rp1 Juta untuk Mainan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Jadwal Lengkap Puasa Sunah Oktober–November 2026: Senin-Kamis, Ayyamul Bidh, dan Daud

Berita Terbaru