Ingin Tetap Sehat di Usia 40-an? Coba 5 Kebiasaan Sederhana Sebelum Tidur

- Jurnalis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Pribhumi.com – Menjaga kesehatan dan merawat kulit agar tetap tampak segar tidak hanya bergantung pada produk perawatan yang digunakan pada siang hari. Kebiasaan sederhana menjelang tidur juga berperan penting dalam mendukung kebugaran tubuh, kualitas istirahat, serta kesehatan kulit seiring bertambahnya usia.

Memasuki usia 40-an, tubuh secara alami mengalami berbagai perubahan, termasuk pada kondisi kulit, pola tidur, dan kemampuan pemulihan setelah beraktivitas. Karena itu, membangun rutinitas malam yang sehat dapat menjadi salah satu langkah untuk menjaga kualitas hidup dalam jangka panjang.

Waktu menjelang tidur bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan cairan, melakukan peregangan ringan, menenangkan pikiran, membersihkan wajah, hingga menciptakan suasana kamar yang nyaman.

Berikut lima kebiasaan sebelum tidur yang dapat membantu menjaga kesehatan tubuh dan merawat kulit saat memasuki usia 40 tahun.

1. Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh

Menjaga tubuh tetap terhidrasi merupakan bagian penting dari pola hidup sehat. Air membantu berbagai proses metabolisme dan mendukung fungsi normal organ tubuh, termasuk menjaga keseimbangan cairan yang dibutuhkan kulit.

Mindy Haar, Ph.D., RDN, seorang ahli gizi terdaftar, menjelaskan bahwa kecukupan cairan diperlukan sepanjang kehidupan karena air berperan dalam berbagai reaksi metabolisme dan menjadi bagian penting bagi jaringan tubuh.

Kekurangan cairan dapat menyebabkan rasa haus, kelelahan, serta mengganggu fungsi tubuh. Pada kulit, dehidrasi juga dapat membuat tampilannya terlihat lebih kering.

Namun, minum air sebelum tidur tidak perlu dilakukan secara berlebihan. Sebaiknya, penuhi kebutuhan cairan secara bertahap sepanjang hari dan sesuaikan dengan aktivitas serta kondisi tubuh.

Jika sering terbangun untuk buang air kecil pada malam hari, hindari minum dalam jumlah besar tepat sebelum berbaring.

2. Lakukan Yoga atau Peregangan Ringan

Aktivitas fisik ringan seperti yoga dapat menjadi pilihan untuk membantu tubuh lebih rileks setelah menjalani rutinitas yang padat.

Gerakan yoga yang lembut, dikombinasikan dengan pernapasan teratur, dapat membantu mengurangi ketegangan dan menciptakan suasana yang mendukung waktu istirahat.

Dan Ford, seorang psikolog tidur dari The Better Sleep Clinic, menyoroti manfaat yoga bagi kualitas tidur serta sejumlah aspek kesehatan, termasuk fleksibilitas dan kesejahteraan mental.

Baca Juga :  297 Calon Dokter Terancam Kehilangan Kesempatan Lulus, Kemenkes Soroti Masalah Retaker UKNPDPD

Untuk rutinitas malam, pilih gerakan yang nyaman dan tidak terlalu intens. Peregangan sederhana selama beberapa menit dapat menjadi bagian dari kebiasaan bersiap tidur.

Tidak perlu memaksakan gerakan tertentu. Sesuaikan aktivitas dengan kemampuan tubuh agar rutinitas tersebut terasa menyenangkan dan mudah dilakukan secara konsisten.

3. Luangkan Waktu untuk Aktivitas yang Menenangkan

Pikiran yang masih sibuk menjelang tidur terkadang membuat seseorang sulit beralih dari aktivitas harian menuju waktu istirahat.

Salah satu cara mengatasinya adalah dengan menyediakan waktu untuk kegiatan yang menenangkan, seperti membaca buku, menggambar, mewarnai, atau mengerjakan teka-teki sederhana.

Kelly Day O’Brien, seorang pelatih tidur, menyebut aktivitas santai sebagai salah satu pilihan untuk membantu seseorang melewati masa transisi menuju waktu tidur. Kegiatan tersebut dapat melibatkan pikiran tanpa harus menimbulkan rangsangan berlebihan.

Rutinitas ini juga dapat membantu mengurangi kebiasaan terus-menerus memikirkan pekerjaan atau aktivitas yang belum selesai.

Sebisa mungkin, pilih kegiatan yang membuat nyaman dan batasi aktivitas yang terlalu merangsang, terutama jika membuat waktu tidur semakin larut.

Kebiasaan sederhana ini bukan jaminan untuk menghentikan proses penuaan, tetapi dapat mendukung kesejahteraan mental dan membantu membangun pola istirahat yang lebih teratur.

4. Bersihkan Wajah Sebelum Beristirahat

Membersihkan wajah pada malam hari merupakan langkah penting dalam menjaga kebersihan dan kesehatan kulit.

Setelah beraktivitas sepanjang hari, permukaan kulit dapat terpapar debu, kotoran, keringat, polusi, serta sisa kosmetik. Jika tidak dibersihkan, penumpukan kotoran dan produk tertentu dapat menyumbat pori-pori serta memperburuk masalah kulit pada sebagian orang.

Desmond Shipp, MD, dokter kulit sekaligus asisten profesor klinis di The Ohio State University Wexner Medical Center, mengingatkan pentingnya membersihkan wajah sebelum tidur agar kotoran dan sisa produk tidak menumpuk pada kulit.

Setelah mencuci wajah menggunakan pembersih yang sesuai dengan jenis kulit, gunakan pelembap untuk membantu menjaga kelembapan.

Seiring bertambahnya usia, kulit dapat mengalami perubahan pada kadar kelembapan dan elastisitasnya. Karena itu, perawatan yang sederhana, lembut, dan dilakukan secara konsisten dapat membantu menjaga kondisi kulit.

Baca Juga :  Kebakaran Hutan Kalimantan Ancam Satwa Langka, Upaya Penyelamatan Orangutan Terus Dilakukan

Tidak perlu menggunakan terlalu banyak produk sekaligus. Pilih perawatan yang sesuai dengan kebutuhan kulit dan hindari bahan yang menimbulkan iritasi.

5. Atur Suhu Kamar agar Tidur Lebih Nyaman

Lingkungan kamar tidur turut memengaruhi kenyamanan dan kualitas istirahat. Suhu yang terlalu panas dapat membuat tubuh merasa gerah dan mengganggu tidur.

Karena itu, usahakan kamar memiliki suhu yang nyaman dan sirkulasi udara yang baik. Bagi sebagian orang, ruangan yang sedikit sejuk lebih mendukung tidur dibandingkan ruangan yang panas.

Kondisi udara juga perlu diperhatikan. Udara yang terlalu kering dapat membuat kulit terasa kering atau menimbulkan rasa tidak nyaman pada saluran pernapasan.

Jika udara di kamar memang kering, penggunaan pelembap udara atau humidifier dapat dipertimbangkan. Namun, perangkat tersebut harus dibersihkan secara rutin sesuai petunjuk agar tidak menjadi tempat berkembangnya jamur atau mikroorganisme.

Selain mengatur suhu, cobalah menjaga pencahayaan tetap redup, mengurangi kebisingan, dan mempertahankan jadwal tidur yang teratur.

Kombinasi lingkungan tidur yang nyaman dan kebiasaan malam yang konsisten dapat membantu tubuh memperoleh waktu istirahat yang berkualitas.

Konsistensi Lebih Penting daripada Rutinitas yang Rumit

Menjaga kesehatan saat memasuki usia 40-an tidak harus dilakukan dengan cara yang mahal atau rumit. Langkah sederhana seperti memenuhi kebutuhan cairan, melakukan peregangan ringan, menenangkan pikiran, membersihkan wajah, dan menjaga kenyamanan kamar dapat menjadi awal yang baik.

Meski demikian, tidak ada satu kebiasaan sebelum tidur yang bisa menjamin seseorang tetap awet muda atau menghentikan proses penuaan alami.

Kesehatan jangka panjang juga dipengaruhi oleh pola makan seimbang, aktivitas fisik yang sesuai kemampuan, tidur yang cukup, pengelolaan stres, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Dengan menjalankan kebiasaan sehat secara konsisten, tubuh dapat memperoleh dukungan yang lebih baik untuk tetap bugar dan kulit terawat seiring bertambahnya usia. (Hst)

Berita Terkait

Tidur Cukup tetapi Tubuh Masih Lemas? Konsumsi Kopi Bisa Jadi Salah Satu Pemicunya
Polusi Udara Berpotensi Merusak Fungsi Ginjal, Kenali Risiko dan Cara Mencegahnya
Kader Posyandu Desa amar sakti Raih Juara II Tingkat Provinsi, Dinkes Perkuat Pembinaan Kader Kesehatan
Jangan Terkecoh Label Less Sugar, Kandungan Gula Minuman Kekinian Perlu Dicermati
Jangan Anggap Tidur Seharian saat Libur Bisa Ganti Utang Tidur
Waspadai 5 Tanda Penyakit Ginjal yang Sering Diabaikan
Teh Hijau atau Kopi Hitam, Mana yang Lebih Efektif Membantu Menurunkan Berat Badan? Ini Penjelasannya
297 Calon Dokter Terancam Kehilangan Kesempatan Lulus, Kemenkes Soroti Masalah Retaker UKNPDPD

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:35 WIB

Ingin Tetap Sehat di Usia 40-an? Coba 5 Kebiasaan Sederhana Sebelum Tidur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Tidur Cukup tetapi Tubuh Masih Lemas? Konsumsi Kopi Bisa Jadi Salah Satu Pemicunya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Polusi Udara Berpotensi Merusak Fungsi Ginjal, Kenali Risiko dan Cara Mencegahnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Kader Posyandu Desa amar sakti Raih Juara II Tingkat Provinsi, Dinkes Perkuat Pembinaan Kader Kesehatan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:02 WIB

Jangan Terkecoh Label Less Sugar, Kandungan Gula Minuman Kekinian Perlu Dicermati

Berita Terbaru