Tidak Sarapan Bisa Berdampak Fatal, Ini Penjelasan Lengkapnya

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Pribhumi.com — Sarapan pagi kerap dianggap sepele oleh sebagian orang. Padahal, kebiasaan melewatkan sarapan dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Tubuh membutuhkan asupan energi dan nutrisi di pagi hari untuk menunjang aktivitas serta menjaga fungsi organ tetap optimal sepanjang hari.

Tidak sarapan dapat menyebabkan tubuh kekurangan energi dan nutrisi penting. Kondisi ini bisa memicu badan lemas, sulit berkonsentrasi, peningkatan rasa lapar, hingga gangguan metabolisme yang berisiko memunculkan penyakit kronis seperti diabetes tipe 2, kolesterol tinggi, batu empedu, dan penyakit jantung.

Tubuh Mudah Lemas dan Pusing

Saat seseorang melewatkan sarapan, kadar gula darah dalam tubuh dapat menurun drastis. Padahal, tubuh memerlukan glukosa sebagai sumber energi utama. Akibatnya, seseorang bisa merasa cepat lelah, pusing, sakit kepala, bahkan berisiko mengalami sensasi ingin pingsan saat beraktivitas.

Konsentrasi Menurun

Otak membutuhkan suplai glukosa yang cukup agar dapat bekerja dengan baik. Tanpa sarapan, kemampuan berpikir dan fokus bisa terganggu. Kondisi ini membuat seseorang sulit berkonsentrasi, mudah lupa, dan menurunkan produktivitas selama menjalani aktivitas sehari-hari.

Baca Juga :  Waspada! 6 Sayuran Ini Bisa Picu Asam Urat Kambuh

Nafsu Makan Jadi Tidak Terkontrol

Melewatkan sarapan juga dapat memicu rasa lapar berlebihan pada siang atau malam hari. Akibatnya, seseorang cenderung makan dalam porsi besar dan memilih makanan tinggi gula maupun lemak sebagai sumber energi instan. Kebiasaan ini berpotensi meningkatkan asupan kalori secara berlebihan.

Memengaruhi Suasana Hati

Turunnya kadar gula darah juga berdampak pada kondisi emosional. Orang yang tidak sarapan lebih mudah merasa marah, cemas, sensitif, dan mengalami perubahan suasana hati yang tidak stabil.

Risiko Penyakit Serius Akibat Tidak Sarapan

Kebiasaan tidak sarapan secara terus-menerus dapat mengganggu sistem metabolisme tubuh. Pola makan yang tidak teratur berisiko memicu resistensi insulin, yaitu kondisi ketika tubuh tidak mampu menggunakan insulin secara optimal sehingga kadar gula darah meningkat.

Risiko Diabetes Tipe 2

Gangguan metabolisme dan resistensi insulin yang berlangsung dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2. Penyakit ini dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius jika tidak dikendalikan dengan baik.

Baca Juga :  Bahaya Konsumsi Steroid Berlebihan, Bisa Sebabkan Kerusakan Organ hingga Gangguan Mental

Kolesterol Tinggi dan Penyakit Jantung

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang sering melewatkan sarapan cenderung memiliki kadar kolesterol jahat (LDL) lebih tinggi. Kondisi tersebut dapat menyebabkan penumpukan plak di pembuluh darah yang berujung pada penyakit jantung dan stroke.

Memicu Batu Empedu

Tidak sarapan juga dapat memengaruhi kerja kantung empedu. Empedu yang tidak digunakan untuk mencerna makanan bisa menumpuk dan mengental, sehingga meningkatkan risiko terbentuknya batu empedu.

Berat Badan Mudah Naik

Meski terdengar bertolak belakang, kebiasaan melewatkan sarapan justru dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Hal ini dipicu oleh pola makan berlebihan pada waktu makan berikutnya dan konsumsi makanan tidak sehat dalam jumlah besar.

Pentingnya Sarapan Sehat

Sarapan sehat membantu tubuh mendapatkan energi dan nutrisi penting untuk memulai hari. Konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, serat, vitamin, dan mineral dapat menjaga kestabilan gula darah, meningkatkan konsentrasi, serta membantu metabolisme tubuh tetap sehat.

Editor : Safwandi., Dpt

Berita Terkait

Waspadai 5 Tanda Penyakit Ginjal yang Sering Diabaikan
Teh Hijau atau Kopi Hitam, Mana yang Lebih Efektif Membantu Menurunkan Berat Badan? Ini Penjelasannya
Bansos Kemensos 2026 Cair Bertahap, Begini Cara Cek Penerima PKH, BPNT hingga PIP Lewat NIK KTP
297 Calon Dokter Terancam Kehilangan Kesempatan Lulus, Kemenkes Soroti Masalah Retaker UKNPDPD
5 Sikap Pemimpin yang Bisa Menghancurkan Kepercayaan Tim, Jangan Diabaikan
Kenali Alasan Harus Pasang Ring Jantung, Biaya hingga Cara Ditanggung BPJS Kesehatan
Dokter Bedah Plastik Ingatkan Masyarakat Jangan Tergiur Tren Klinik Korea, Utamakan Keamanan dan Legalitas
DPR RI Buka Seleksi Anggota Badan Supervisi OJK 2026, Ini Syarat dan Cara Pendaftarannya

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:00 WIB

Waspadai 5 Tanda Penyakit Ginjal yang Sering Diabaikan

Minggu, 28 Juni 2026 - 03:00 WIB

Teh Hijau atau Kopi Hitam, Mana yang Lebih Efektif Membantu Menurunkan Berat Badan? Ini Penjelasannya

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:00 WIB

Bansos Kemensos 2026 Cair Bertahap, Begini Cara Cek Penerima PKH, BPNT hingga PIP Lewat NIK KTP

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:00 WIB

297 Calon Dokter Terancam Kehilangan Kesempatan Lulus, Kemenkes Soroti Masalah Retaker UKNPDPD

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:00 WIB

5 Sikap Pemimpin yang Bisa Menghancurkan Kepercayaan Tim, Jangan Diabaikan

Berita Terbaru

Budaya dan Wisata

IAIN Kerinci Gali Sejarah Pemerintahan Tradisional Lewat Pemerhati Adat

Minggu, 19 Jul 2026 - 11:00 WIB