Petir Sambar Pasutri di Pesawaran, Istri Tewas di Tempat, Suami Dirawat

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran, Pribhumi.com – Peristiwa tragis menimpa pasangan suami istri di Kabupaten Pesawaran, Lampung, yang tersambar petir saat pulang dari kebun. Insiden tersebut mengakibatkan sang istri, Wiwik Widayati (52), meninggal dunia di lokasi, sementara suaminya, Pratikno (55), harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Kapolres Pesawaran, AKBP Alvie Granito, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi, kedua korban sehari-hari bekerja sebagai petani di kebun milik mereka sendiri. Pada saat kejadian, keduanya tengah dalam perjalanan pulang menggunakan sepeda motor ketika hujan deras disertai petir melanda.

“Korban sedang dalam perjalanan pulang dari kebun. Saat itu cuaca hujan dan tiba-tiba petir menyambar keduanya,” ujar Alvie, Selasa (14/4/2026).

Baca Juga :  Hanya Tiga Daerah Lolos Adipura, Menteri LH: Mayoritas Kabupaten/Kota Masih Berstatus Kota Kotor

Akibat sambaran petir tersebut, pasangan itu sempat terjatuh dari kendaraan yang mereka kendarai.

“Mereka terjatuh dari sepeda motor saat kejadian,” tambahnya.

Meski demikian, hasil pemeriksaan awal tidak menemukan adanya luka bakar pada tubuh korban. Namun, keterangan saksi menguatkan bahwa keduanya memang tersambar petir.

“Hasil pemeriksaan tidak ditemukan luka bakar, tetapi saksi menyebutkan keduanya tersambar petir,” jelasnya.

Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah. Jenazah korban yang meninggal dunia telah dimakamkan pada Selasa pagi, sementara sang suami masih mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga :  Banjir Kepung Solo Raya, Delapan Kelurahan Terdampak dan Warga Mengungsi

“Korban meninggal sudah dimakamkan, dan suaminya masih dirawat,” ungkap Alvie.

Peristiwa ini terjadi pada Senin (13/4/2026) sekitar pukul 17.15 WIB di Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat beraktivitas di tengah cuaca buruk, terutama hujan yang disertai petir.

“Jika terjadi hujan deras disertai petir, sebaiknya segera berteduh di tempat aman. Hindari berteduh di bawah pohon dan carilah lokasi yang lebih terlindungi,” imbaunya.

Berita Terkait

Benda Bercahaya di Langit Lampung Bukan Rudal, Ternyata Sampah Antariksa Roket China
ASDP Cabut Pembatasan Kendaraan di Bakauheni, Tarif Penyeberangan Kembali Normal
Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, 51 Persen Pemudik Sumatera Belum Kembali ke Jawa
Puting Beliung Terjang Tulang Bawang, 80 Rumah Warga Rusak di Dua Kecamatan
Arus Mudik Lebaran 2026 Mulai Padat, Penumpang Jawa–Sumatera Melonjak Lebih dari 50 Persen di H-7
Dendam di Tempat Karaoke Berujung Maut, Pembunuh Pegawai Bulog di Tulang Bawang Ditangkap
Polda Lampung Siapkan 93 Pos Pengamanan untuk Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 21:00 WIB

Petir Sambar Pasutri di Pesawaran, Istri Tewas di Tempat, Suami Dirawat

Minggu, 5 April 2026 - 23:00 WIB

Benda Bercahaya di Langit Lampung Bukan Rudal, Ternyata Sampah Antariksa Roket China

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:00 WIB

ASDP Cabut Pembatasan Kendaraan di Bakauheni, Tarif Penyeberangan Kembali Normal

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:00 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, 51 Persen Pemudik Sumatera Belum Kembali ke Jawa

Senin, 16 Maret 2026 - 17:00 WIB

Puting Beliung Terjang Tulang Bawang, 80 Rumah Warga Rusak di Dua Kecamatan

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

DPO Narkotika 58 Kg Alung Ramadhan Dikabarkan Ditangkap di Kuala Tungkal

Kamis, 16 Apr 2026 - 10:44 WIB