Dedi Mulyadi Wacanakan Pajak Kendaraan Dihapus, Diganti Sistem Jalan Berbayar

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAR, Pribhumi.com – menggulirkan wacana baru terkait sistem pungutan kendaraan di . Ia mengusulkan agar pajak kendaraan bermotor dihapus dan diganti dengan skema jalan berbayar bagi pengguna jalan provinsi.

Gagasan tersebut disampaikan Dedi melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Selasa (12/5/2026). Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat ingin terlebih dahulu menghadirkan infrastruktur jalan yang berkualitas sebelum menerapkan sistem tersebut.

Dedi menjelaskan, jalan berkualitas yang dimaksud meliputi kondisi jalan yang mulus, sistem drainase memadai, dilengkapi CCTV, penerangan jalan umum, hingga pos pengamanan yang menyediakan ambulans, mobil derek, mobil pemadam kebakaran, serta tim paramedis.

Baca Juga :  Pratu M. Genta Al Akbar, Prajurit Marinir Asal Kerinci Termasuk Korban Hilang Longsor di Bandung Barat

“Apabila itu semua sudah terwujud, kami ingin menghapus pajak kendaraan bermotor, kemudian diganti dengan jalan berbayar,” ujar Dedi.

Menurutnya, konsep tersebut akan membuat sistem pungutan menjadi lebih adil. Sebab, masyarakat hanya membayar ketika benar-benar menggunakan jalan provinsi.

“Artinya menggunakan jalan baru bayar. Jalan tidak digunakan tidak usah bayar,” lanjutnya.

Dedi menilai sistem pajak kendaraan yang berlaku saat ini masih menyimpan persoalan keadilan. Pasalnya, pemilik kendaraan tetap diwajibkan membayar pajak meskipun tidak selalu menggunakan fasilitas jalan milik pemerintah provinsi.

Baca Juga :  Astronaut Artemis II Ungkap Pengalaman Haru: Bumi Terlihat Seperti Sekoci di Tengah Semesta

Dengan konsep jalan berbayar, biaya hanya dikenakan kepada pengguna yang melintasi jalan tertentu, mirip seperti sistem tarif pada jalan tol.

Meski demikian, menegaskan bahwa wacana tersebut masih berada pada tahap awal kajian. Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini tengah menyiapkan tim untuk melakukan telaah mendalam bersama akademisi, pakar, dan berbagai pihak terkait.

Ia juga menekankan bahwa kualitas jalan provinsi harus ditingkatkan terlebih dahulu agar setara dengan standar jalan tol sebelum kebijakan tersebut benar-benar diterapkan.

Berita Terkait

Remaja Hilang di Gunung Guntur Ditemukan Tanpa Busana dan Linglung, Ini Kronologinya
Perpanjangan STNK Tahunan Kini Lebih Mudah, Warga Tak Perlu Lagi Bawa BPKB
Tragedi Usai Bukber, Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Diduga Dianiaya Kelompok Pelajar
Pengumuman SNPMB 2026: Jadwal SNBP dan SNBT, Cara Cek Hasil serta Panduan Registrasi Akun
Pemprov Banten Verifikasi 1.200 Km Jalan Desa Rusak, Target Perbaikan 350 Km dalam Lima Tahun
Banjir Setinggi 1,5 Meter Rendam Permukiman Warga Cibeber Cilegon, 320 Orang Terdampak
Tragedi Bocah 12 Tahun di Sukabumi, Polisi Selidiki Kematian dengan Luka Lebam dan Bakar
Kematian Anak 12 Tahun dengan Luka Lebam di Jampangkulon Diselidiki Polisi

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:00 WIB

Dedi Mulyadi Wacanakan Pajak Kendaraan Dihapus, Diganti Sistem Jalan Berbayar

Rabu, 1 April 2026 - 13:00 WIB

Remaja Hilang di Gunung Guntur Ditemukan Tanpa Busana dan Linglung, Ini Kronologinya

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:00 WIB

Perpanjangan STNK Tahunan Kini Lebih Mudah, Warga Tak Perlu Lagi Bawa BPKB

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:00 WIB

Tragedi Usai Bukber, Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Diduga Dianiaya Kelompok Pelajar

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:00 WIB

Pengumuman SNPMB 2026: Jadwal SNBP dan SNBT, Cara Cek Hasil serta Panduan Registrasi Akun

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Oknum Kades Ditahan Polisi Terkait Dugaan Korupsi APBDes 2019-2023

Jumat, 15 Mei 2026 - 01:00 WIB

Hukum dan Kriminal

Eks Ketua KONI Dituntut 3,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Dana Hibah

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:00 WIB