Kenaikan Tarif Travel Disepakati, Dishub Kerinci Masih Lakukan Pembahasan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAI PENUH, Pribhumi.com — Tarif angkutan travel dari wilayah Kerinci dan Kota Sungai Penuh ke berbagai kota tujuan resmi mengalami kenaikan setelah perayaan Lebaran 2026. Penyesuaian tarif ini mulai diberlakukan sejak 1 April 2026 berdasarkan kesepakatan para pengusaha travel setempat.

Kenaikan tarif rata-rata mencapai Rp30 ribu untuk sejumlah rute utama seperti tujuan Jambi dan Padang. Salah seorang pelaku usaha travel di Sungai Penuh menjelaskan, penyesuaian tersebut bukan dipicu oleh kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), melainkan meningkatnya biaya operasional, khususnya perawatan kendaraan dan harga suku cadang.

“Untuk rute Kerinci–Jambi yang sebelumnya Rp250 ribu kini menjadi Rp280 ribu. Rute lainnya juga mengalami kenaikan dengan kisaran yang sama,” ujarnya.

Baca Juga :  Laporan Dugaan Korupsi Bandara Depati Parbo Rp24 Miliar Belum Jelas, Disposisi Kejari Sungai Penuh Dipertanyakan

Selain itu, berakhirnya masa tuslah pada 31 Maret 2026 turut menjadi faktor yang memengaruhi perubahan tarif. Kesepakatan kenaikan harga ini telah dibahas bersama oleh para pengelola travel di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh.

Berikut daftar tarif terbaru travel dari Kerinci dan Sungai Penuh ke sejumlah kota tujuan:

Jambi: Rp280 ribu

Padang: Rp180 ribu

Pekanbaru: Rp300 ribu

Bukittinggi: Rp230 ribu

Dumai: Rp400 ribu

Palembang: Rp430 ribu

Bengkulu: Rp180 ribu

Para pengusaha travel berharap masyarakat dapat memahami kebijakan ini, mengingat biaya operasional kendaraan yang terus meningkat. Mereka juga memastikan kualitas pelayanan kepada penumpang tetap menjadi prioritas meskipun tarif mengalami penyesuaian.

Baca Juga :  Kreasi Es Segar untuk Buka Puasa, Tiga Resep Andalan dengan Isian Berlimpah

Kenaikan tarif ini menjadi bagian dari dinamika sektor transportasi pasca-Lebaran, di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat yang kembali beraktivitas setelah libur panjang.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kerinci, Juanda Sasmita, menyatakan pihaknya masih melakukan pembahasan bersama para pimpinan perusahaan transportasi terkait kenaikan tarif tersebut.

“Saat ini kami masih melakukan rapat dengan para pengusaha travel untuk membahas penyesuaian tarif ini,” ujarnya.

Berita Terkait

Pemerintah Batasi Pembelian BBM Subsidi Mulai 1 April 2026, Harga Tetap
Pembatasan BBM Mulai 1 April 2026, Pembelian Pertalite dan Solar Dibatasi per Kendaraan
WFH Setiap Jumat Digagas Pemerintah, Strategi Hemat BBM di Tengah Ancaman Krisis Energi
Rusia Hentikan Ekspor Bensin Mulai April 2026, Stabilitas Domestik Jadi Prioritas
Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.995 per Dolar AS, Sentimen Global Masih Menekan
Speedboat Wisata Alami Kecelakaan di Danau Kerinci, Kemudi Patah Picu Insiden
DLH Akui Lonjakan Sampah, Penanganan Masih Jadi Tantangan
BMKG: Waspada Hujan Petir di Kerinci dan Sungai Penuh Sore Ini

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 13:00 WIB

Kenaikan Tarif Travel Disepakati, Dishub Kerinci Masih Lakukan Pembahasan

Rabu, 1 April 2026 - 19:53 WIB

Pemerintah Batasi Pembelian BBM Subsidi Mulai 1 April 2026, Harga Tetap

Rabu, 1 April 2026 - 11:00 WIB

Pembatasan BBM Mulai 1 April 2026, Pembelian Pertalite dan Solar Dibatasi per Kendaraan

Selasa, 31 Maret 2026 - 23:00 WIB

WFH Setiap Jumat Digagas Pemerintah, Strategi Hemat BBM di Tengah Ancaman Krisis Energi

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:00 WIB

Rusia Hentikan Ekspor Bensin Mulai April 2026, Stabilitas Domestik Jadi Prioritas

Berita Terbaru

Ekonomi dan Bisniss

Kenaikan Tarif Travel Disepakati, Dishub Kerinci Masih Lakukan Pembahasan

Kamis, 2 Apr 2026 - 13:00 WIB