SUNGAI PENUH, Pribhumi.com — Tarif angkutan travel dari wilayah Kerinci dan Kota Sungai Penuh ke berbagai kota tujuan resmi mengalami kenaikan setelah perayaan Lebaran 2026. Penyesuaian tarif ini mulai diberlakukan sejak 1 April 2026 berdasarkan kesepakatan para pengusaha travel setempat.
Kenaikan tarif rata-rata mencapai Rp30 ribu untuk sejumlah rute utama seperti tujuan Jambi dan Padang. Salah seorang pelaku usaha travel di Sungai Penuh menjelaskan, penyesuaian tersebut bukan dipicu oleh kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), melainkan meningkatnya biaya operasional, khususnya perawatan kendaraan dan harga suku cadang.
“Untuk rute Kerinci–Jambi yang sebelumnya Rp250 ribu kini menjadi Rp280 ribu. Rute lainnya juga mengalami kenaikan dengan kisaran yang sama,” ujarnya.
Selain itu, berakhirnya masa tuslah pada 31 Maret 2026 turut menjadi faktor yang memengaruhi perubahan tarif. Kesepakatan kenaikan harga ini telah dibahas bersama oleh para pengelola travel di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh.
Berikut daftar tarif terbaru travel dari Kerinci dan Sungai Penuh ke sejumlah kota tujuan:
Jambi: Rp280 ribu
Padang: Rp180 ribu
Pekanbaru: Rp300 ribu
Bukittinggi: Rp230 ribu
Dumai: Rp400 ribu
Palembang: Rp430 ribu
Bengkulu: Rp180 ribu
Para pengusaha travel berharap masyarakat dapat memahami kebijakan ini, mengingat biaya operasional kendaraan yang terus meningkat. Mereka juga memastikan kualitas pelayanan kepada penumpang tetap menjadi prioritas meskipun tarif mengalami penyesuaian.
Kenaikan tarif ini menjadi bagian dari dinamika sektor transportasi pasca-Lebaran, di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat yang kembali beraktivitas setelah libur panjang.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kerinci, Juanda Sasmita, menyatakan pihaknya masih melakukan pembahasan bersama para pimpinan perusahaan transportasi terkait kenaikan tarif tersebut.
“Saat ini kami masih melakukan rapat dengan para pengusaha travel untuk membahas penyesuaian tarif ini,” ujarnya.











