Kedutaan Besar AS di Baghdad Diserang Drone, Ledakan Guncang Ibu Kota Irak

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Baghdad, Pribhumi.com – Kompleks Kedutaan Besar Amerika Serikat di Baghdad, Irak, dilaporkan menjadi sasaran serangan drone pada Sabtu (14/3/2026) pagi waktu setempat. Serangan tersebut memicu sejumlah ledakan yang terdengar di sekitar kawasan diplomatik ibu kota Irak.

Menurut laporan jurnalis AFP di lokasi kejadian, asap hitam tebal terlihat membumbung dari area kompleks misi diplomatik Amerika Serikat tidak lama setelah rentetan ledakan mengguncang kawasan tersebut.

Dua pejabat keamanan Irak yang enggan disebutkan identitasnya mengatakan bahwa kompleks Kedutaan Besar AS memang menjadi target serangan, meski hingga kini belum ada kepastian mengenai jenis serangan yang tepat.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Pemkot Sungai Penuh Resmi Berlakukan Tarif Parkir Baru

Salah satu sumber keamanan menyebut sebuah drone diduga menghantam langsung kompleks kedutaan. Sementara sumber lain menyampaikan bahwa sebuah proyektil yang diyakini sebagai roket jatuh di dekat pangkalan udara yang lokasinya berdekatan dengan area kedutaan.

“Drone menghantam kedutaan,” ujar salah satu pejabat keamanan Irak tersebut.

Hingga saat ini, pihak Kedutaan Besar Amerika Serikat di Baghdad belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden tersebut.

Baca Juga :  GJB Makan Gratis PPALC–YAI Supenci Raih Andalas Award 2025: Simbol Kepedulian Sosial yang Menginspirasi

Serangan ini menjadi yang kedua kalinya menargetkan kompleks Kedutaan Besar AS di Baghdad sejak meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah pada akhir Februari lalu. Konflik tersebut dipicu oleh serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Teheran, yang kemudian memperkeruh situasi keamanan di berbagai negara kawasan, termasuk Irak yang selama ini kerap menjadi arena rivalitas antara AS dan Iran.

 

Berita Terkait

Rusia Hentikan Ekspor Bensin Mulai April 2026, Stabilitas Domestik Jadi Prioritas
Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PBB Selidiki Ledakan yang Hantam Pasukan UNIFIL
Kim Jong Un Awasi Uji Mesin Roket Canggih, Korea Utara Percepat Ambisi Rudal Global
Gelombang Demonstrasi “No Kings” Guncang AS, Jutaan Warga Tuntut Donald Trump Mundur
Zulhas Pastikan Pangan Indonesia Aman, Tak Bergantung pada Timur Tengah
Ratusan Penumpang Terlantar, Gangguan Penerbangan Meluas di Arab Saudi
Serangan Balasan Iran Hantam Pangkalan AS di Arab Saudi, Belasan Tentara Terluka
Serangan Israel ke Beirut Selatan Memanas, Hizbullah Tolak Gencatan Senjata

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:00 WIB

Rusia Hentikan Ekspor Bensin Mulai April 2026, Stabilitas Domestik Jadi Prioritas

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:00 WIB

Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PBB Selidiki Ledakan yang Hantam Pasukan UNIFIL

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:59 WIB

Kim Jong Un Awasi Uji Mesin Roket Canggih, Korea Utara Percepat Ambisi Rudal Global

Minggu, 29 Maret 2026 - 15:00 WIB

Gelombang Demonstrasi “No Kings” Guncang AS, Jutaan Warga Tuntut Donald Trump Mundur

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:00 WIB

Zulhas Pastikan Pangan Indonesia Aman, Tak Bergantung pada Timur Tengah

Berita Terbaru

Budaya dan Wisata

Makna dan Manfaat Kemenyan: Dari Tradisi Kerinci hingga Khasiat Kesehatan

Kamis, 2 Apr 2026 - 23:59 WIB