Jakarta, Pribhumi.com – Platform pesan instan WhatsApp dilaporkan sedang mengembangkan layanan berlangganan baru bernama WhatsApp Plus. Layanan ini disebut akan menjadi paket premium opsional yang memberikan berbagai fitur tambahan bagi pengguna yang menginginkan pengalaman lebih personal saat menggunakan aplikasi tersebut.
Informasi mengenai rencana ini pertama kali diungkap oleh WABetaInfo, situs yang kerap membocorkan fitur terbaru WhatsApp. Dalam laporan mereka, ditemukan indikasi pengembangan paket berlangganan baru pada versi uji coba aplikasi WhatsApp.
Meski demikian, kehadiran WhatsApp Plus disebut tidak akan menggantikan layanan WhatsApp yang selama ini dapat digunakan secara gratis. Pengguna tetap bisa mengirim pesan, melakukan panggilan suara dan video, serta berbagi foto maupun video tanpa biaya. Paket berbayar ini hanya akan menambahkan sejumlah fitur eksklusif bagi pelanggan.
Salah satu fitur yang disebut akan hadir adalah peningkatan jumlah chat yang dapat disematkan atau di-pin di bagian atas daftar percakapan. Saat ini WhatsApp hanya memungkinkan pengguna menyematkan tiga chat penting. Namun melalui paket premium, jumlah tersebut kabarnya bisa ditingkatkan hingga 20 chat sehingga pengguna dapat lebih cepat mengakses percakapan yang dianggap penting.
Selain itu, WhatsApp Plus juga disebut akan menawarkan opsi kustomisasi tampilan aplikasi yang lebih luas. Pengguna premium kemungkinan dapat memilih berbagai tema, warna aksen, serta hingga 14 pilihan ikon aplikasi berbeda. Dengan fitur ini, tampilan WhatsApp dapat disesuaikan dengan selera masing-masing pengguna.
Tidak hanya itu, pelanggan WhatsApp Plus juga diperkirakan akan mendapatkan akses ke stiker eksklusif yang tidak tersedia pada versi gratis.
Fitur lain yang sedang dikembangkan adalah nada dering khusus bagi pengguna premium. Nada dering ini dirancang dengan karakteristik berbeda agar panggilan WhatsApp lebih mudah dikenali dibandingkan notifikasi dari aplikasi lain.
Laporan WABetaInfo pada Minggu (8/3/2026) juga menyebutkan kemungkinan hadirnya reaksi pesan yang lebih interaktif bagi pelanggan premium. Fitur tersebut diharapkan dapat membuat percakapan menjadi lebih ekspresif.
Meski sejumlah fitur sudah terlihat dalam tahap pengembangan, hingga kini Meta selaku perusahaan induk WhatsApp belum mengumumkan jadwal peluncuran resmi maupun harga langganan layanan tersebut.
Saat ini WhatsApp Plus masih berada pada tahap pengujian dan pengembangan, sehingga fitur yang akan hadir masih bisa berubah sebelum diluncurkan secara luas. Jika benar dirilis, layanan ini diperkirakan menjadi langkah baru Meta dalam menghadirkan fitur premium tanpa menghilangkan akses gratis bagi miliaran pengguna WhatsApp di seluruh dunia.











