UEA Tutup Kedutaan di Teheran dan Tarik Duta Besar Usai Serangan Rudal Iran

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Maret 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Pemerintah Uni Emirat Arab memutuskan menutup kedutaan besarnya di Teheran serta menarik duta besar dan seluruh staf diplomatik dari Iran menyusul serangan rudal yang menargetkan wilayah Emirat. Langkah tersebut diumumkan melalui pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri UEA sebagai respons atas situasi keamanan yang dinilai memburuk.

Otoritas UEA menyebut serangan rudal Iran sebagai tindakan agresif yang menyasar lokasi sipil, termasuk kawasan permukiman, bandara, pelabuhan, dan fasilitas layanan publik. Serangan itu dinilai membahayakan warga sipil serta memperparah eskalasi yang dianggap tidak bertanggung jawab.

Baca Juga :  Tol Getaci Sepi Peminat, Pemerintah Alihkan Fokus ke Proyek Bendungan

Dalam pernyataannya, pemerintah UEA menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran terhadap kedaulatan nasional dan bertentangan dengan hukum internasional serta Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa. UEA juga menilai pendekatan Iran yang disebut agresif dan provokatif berpotensi menghambat upaya de-eskalasi dan mendorong kawasan ke situasi yang lebih berbahaya.

Baca Juga :  Israel Tarik Pasukan dari Jalur Gaza dalam 24 Jam: Bagian dari Rencana Perdamaian Trump

Selain mengancam stabilitas regional dan internasional, ketegangan ini disebut dapat berdampak pada keamanan energi dan perekonomian global. Sebelumnya, beberapa wilayah di UEA dilaporkan menjadi sasaran serangan balasan Iran, termasuk area sekitar Bandara Internasional Zayed di Abu Dhabi.

Berita Terkait

Jepang Perkenalkan Istilah “Kokushobi” untuk Hari Panas Ekstrem di Atas 40 Derajat Celsius
Selat Hormuz Dibuka Saat Gencatan Senjata, AS Tetap Berlakukan Blokade terhadap Iran
Para Ilmuwan terkejut Temukan Lele Raksasa 293 Kg
Negosiasi AS–Iran di Pakistan Buntu, Kedua Pihak Saling Tuding Soal Nuklir dan Syarat Perdamaian
Guterres Desak AS dan Iran Berunding dengan Iktikad Baik demi Perdamaian Langgeng
Perundingan Iran–AS di Islamabad Diprediksi Dimulai, Tegangan Timur Tengah Jadi Sorotan
AS Pilih Pakistan Jadi Mediator dengan Iran, Ini Alasan di Baliknya
Trump Desak Netanyahu Redam Serangan ke Lebanon, Ketegangan Iran–Israel Picu Penutupan Selat Hormuz

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 23:00 WIB

Jepang Perkenalkan Istilah “Kokushobi” untuk Hari Panas Ekstrem di Atas 40 Derajat Celsius

Sabtu, 18 April 2026 - 09:42 WIB

Selat Hormuz Dibuka Saat Gencatan Senjata, AS Tetap Berlakukan Blokade terhadap Iran

Senin, 13 April 2026 - 17:00 WIB

Para Ilmuwan terkejut Temukan Lele Raksasa 293 Kg

Senin, 13 April 2026 - 08:42 WIB

Negosiasi AS–Iran di Pakistan Buntu, Kedua Pihak Saling Tuding Soal Nuklir dan Syarat Perdamaian

Minggu, 12 April 2026 - 13:00 WIB

Guterres Desak AS dan Iran Berunding dengan Iktikad Baik demi Perdamaian Langgeng

Berita Terbaru