Bocah 5 Tahun di Jambi Tewas Terseret Arus Drainase Saat Bermain Hujan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 14 Desember 2025 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi, Pribhumi.com —Peristiwa tragis menimpa seorang bocah perempuan berusia lima tahun bernama Aisyah yang ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus drainase perumahan di Kota Jambi. Korban sebelumnya dilaporkan hanyut saat bermain hujan bersama teman-temannya di kawasan Perumahan Sigasland, Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kota Baru, Jumat sore (12/12/2025).

Setelah dilakukan pencarian intensif oleh tim SAR gabungan, jasad Aisyah akhirnya ditemukan tersangkut di semak-semak aliran drainase dengan jarak sekitar lima kilometer dari titik awal kejadian. Proses evakuasi dilakukan oleh tim Kantor Basarnas Jambi sebelum korban dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Komandan Tim Operasi SAR Kantor Basarnas Jambi, Djuniato, menyampaikan bahwa pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran drainase secara menyeluruh menggunakan berbagai peralatan pendukung. Tim mengikuti arus hingga beberapa kilometer hingga korban berhasil ditemukan.

Baca Juga :  Gempa Magnitudo 5,2 Guncang China Selatan, Dua Orang Tewas dan Ribuan Dievakuasi

“Setelah ditemukan, korban segera dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” ujar Djuniato, Sabtu (13/12/2025).

Insiden bermula ketika korban bermain hujan bersama dua rekannya di sekitar drainase perumahan. Diduga korban terpeleset dan terjatuh ke dalam saluran air yang saat itu berarus deras akibat hujan lebat.

Kantor SAR Jambi menerima laporan kejadian pada pukul 18.30 WIB dari pihak Kecamatan Kota Baru. Menindaklanjuti laporan tersebut, delapan personel rescuer segera diberangkatkan dan tiba di lokasi sekitar 25 menit kemudian. Namun, pencarian sempat dihentikan sementara karena kondisi malam hari dan dilanjutkan kembali keesokan paginya.

Baca Juga :  Ketua DPRD se-Indonesia Ikuti Retret di Akmil Magelang, Presiden Prabowo Beri Arahan

Dengan ditemukannya korban dalam kondisi meninggal dunia, operasi pencarian dan pertolongan resmi dihentikan. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Dalam operasi ini, tim SAR gabungan melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas Jambi, Polresta Jambi, BPBD Kota Jambi, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, serta partisipasi aktif masyarakat setempat. Sejumlah peralatan seperti kendaraan rescue, perahu karet, serta perangkat komunikasi dan navigasi turut digunakan selama proses pencarian.

Berita Terkait

DEMA CARE Diluncurkan, Saatnya Advokasi Mahasiswa Dibuktikan dengan Kerja Nyata
Panggung MTQ ke-55 Provinsi Jambi Mulai Dipasang, Persiapan Kota Jambi Capai 60 Persen
Wakapolda Jambi Bersama Tokoh Agama Hadiri Haul Akbar dan Harlah Al-Hidayah
Kemenhaj Jambi Benahi Antrean Haji, Masa Tunggu Ditargetkan 14–16 Tahun pada 2027
Al Haris dan Danrem Pantau Karhutla di Kumpeh, Pemadaman Terkendala Angin Kencang
Al Haris Kerahkan Satgas Karhutla, 146 Personel Disiagakan di Tiga Pos Penanganan
ISPU Muaro Jambi Capai 228, Warga Diminta Waspadai Dampak Polusi Udara
Mahasiswa ITB Asal Jambi Meninggal di Cianjur Saat Ikuti Ultra Marathon 2026

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:06 WIB

DEMA CARE Diluncurkan, Saatnya Advokasi Mahasiswa Dibuktikan dengan Kerja Nyata

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:40 WIB

Panggung MTQ ke-55 Provinsi Jambi Mulai Dipasang, Persiapan Kota Jambi Capai 60 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:58 WIB

Wakapolda Jambi Bersama Tokoh Agama Hadiri Haul Akbar dan Harlah Al-Hidayah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:51 WIB

Kemenhaj Jambi Benahi Antrean Haji, Masa Tunggu Ditargetkan 14–16 Tahun pada 2027

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Al Haris dan Danrem Pantau Karhutla di Kumpeh, Pemadaman Terkendala Angin Kencang

Berita Terbaru