Empat Pelaku Pemerkosaan Remaja di Jambi Ditangkap, Dua Diantaranya Oknum Polisi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Pribhumi.com — Aparat kepolisian mengamankan empat orang tersangka dalam kasus dugaan pemerkosaan terhadap seorang remaja perempuan berusia 18 tahun berinisial C di Kota Jambi. Dari empat pelaku yang ditangkap, dua di antaranya merupakan oknum anggota kepolisian.

Kepala Bidang Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji, menyatakan seluruh tersangka telah diamankan dan kini menjalani proses hukum. Penanganan perkara dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi, sementara dua anggota polisi yang terlibat juga diproses secara internal oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam).

“Seluruhnya sudah diproses oleh Krimum Polda Jambi, dan untuk oknum anggota juga ditangani Propam,” ujar Erlan saat dikonfirmasi, Jumat (30/1/2026).

Baca Juga :  Dua Warga Brebes Tewas di Atap Masjid, Polisi Ungkap Penyebab Tersetrum Kabel Listrik

Berdasarkan keterangan keluarga korban, peristiwa bermula saat korban berada di rumah temannya di kawasan Pinang Merah dan bersiap pulang. Salah satu pelaku berinisial I menghubungi korban dan menawarkan untuk menjemput serta mengantarkannya pulang, meski korban sempat berniat menggunakan ojek online.

Dalam perjalanan, kendaraan yang digunakan pelaku justru berbelok arah di kawasan Simpang Rimbo dan membawa korban ke wilayah Kebun Kopi. Di lokasi tersebut, korban diduga mengalami tindak kekerasan seksual oleh tiga orang pelaku.

Korban kemudian kembali dipindahkan ke sebuah rumah kos di kawasan Arizona untuk bertemu dengan pelaku lain berinisial N, yang juga diduga melakukan perbuatan serupa. Pihak keluarga menyebut korban mengalami pemindahan lokasi secara berulang oleh para pelaku.

Baca Juga :  Sidang Perdana MDR Digelar, PH Siapkan Pembelaan atas Sejumlah Kejanggalan Kasus

Ibu korban mengaku telah melihat langsung para tersangka saat berada di Polda Jambi setelah penangkapan dilakukan. Ia juga menyampaikan kondisi psikologis anaknya saat ini sangat terpukul.

Korban disebut mengalami trauma berat, lebih banyak mengurung diri, dan sempat menunjukkan tanda-tanda keputusasaan. Keluarga berharap proses hukum berjalan tegas dan transparan terhadap seluruh pelaku tanpa pengecualian.

Polda Jambi menegaskan komitmen untuk menuntaskan perkara tersebut serta memberikan sanksi tegas jika terbukti ada pelanggaran pidana maupun kode etik oleh anggota.

Berita Terkait

Panggung MTQ ke-55 Provinsi Jambi Mulai Dipasang, Persiapan Kota Jambi Capai 60 Persen
Sidang Korupsi Kuota Haji, Khalid Basalamah Benarkan Uang US$354.500 Jadi Barang Bukti
Wakapolda Jambi Bersama Tokoh Agama Hadiri Haul Akbar dan Harlah Al-Hidayah
Kemenhaj Jambi Benahi Antrean Haji, Masa Tunggu Ditargetkan 14–16 Tahun pada 2027
Al Haris dan Danrem Pantau Karhutla di Kumpeh, Pemadaman Terkendala Angin Kencang
Al Haris Kerahkan Satgas Karhutla, 146 Personel Disiagakan di Tiga Pos Penanganan
ISPU Muaro Jambi Capai 228, Warga Diminta Waspadai Dampak Polusi Udara
Mahasiswa ITB Asal Jambi Meninggal di Cianjur Saat Ikuti Ultra Marathon 2026

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:40 WIB

Panggung MTQ ke-55 Provinsi Jambi Mulai Dipasang, Persiapan Kota Jambi Capai 60 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:42 WIB

Sidang Korupsi Kuota Haji, Khalid Basalamah Benarkan Uang US$354.500 Jadi Barang Bukti

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:58 WIB

Wakapolda Jambi Bersama Tokoh Agama Hadiri Haul Akbar dan Harlah Al-Hidayah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:51 WIB

Kemenhaj Jambi Benahi Antrean Haji, Masa Tunggu Ditargetkan 14–16 Tahun pada 2027

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Al Haris dan Danrem Pantau Karhutla di Kumpeh, Pemadaman Terkendala Angin Kencang

Berita Terbaru