Waspadai Garam Tersembunyi Saat Sarapan, Ini Dampaknya bagi Kesehatan Jantung

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi, Pribhumi.com — Sarapan sering dianggap sebagai waktu makan paling penting untuk memulai hari. Namun, di balik menu praktis yang umum dikonsumsi, tersembunyi ancaman kesehatan yang kerap diabaikan, yakni tingginya kandungan natrium atau garam.

Dokter spesialis jantung, Robert Segel, mengungkapkan bahwa konsumsi natrium berlebih di pagi hari dapat memberikan efek langsung pada sistem kardiovaskular. Asupan garam yang tinggi menyebabkan tubuh menahan cairan, yang kemudian memicu kenaikan tekanan darah dan meningkatkan risiko gangguan jantung, termasuk gagal jantung.

Ia menyoroti bahwa sumber natrium tidak hanya berasal dari makanan yang terasa asin seperti sosis atau bacon. Banyak makanan sehari-hari yang rasanya cenderung netral ternyata mengandung natrium dalam jumlah tinggi, terutama produk olahan.

Beberapa menu sarapan populer seperti roti, nugget, dan pastry diketahui mengandung natrium cukup besar. Kandungan tersebut berasal dari bahan tambahan seperti pengawet, baking soda, hingga garam dalam proses produksi. Tanpa disadari, konsumsi makanan ini dapat membuat asupan natrium harian melampaui batas aman.

Baca Juga :  Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta, dari Rasa hingga Kandungan Kafein

Penelitian menunjukkan bahwa individu dengan konsumsi natrium tinggi memiliki risiko sekitar 19 persen lebih besar mengalami penyakit kardiovaskular dibandingkan mereka yang mengontrol asupan garam. Hal ini menjadi perhatian serius, mengingat pola makan modern cenderung tinggi natrium.

Berdasarkan rekomendasi American Heart Association, konsumsi natrium sebaiknya tidak melebihi 1.500 miligram per hari. Namun kenyataannya, rata-rata konsumsi masyarakat bisa mencapai lebih dari 3.300 miligram per hari, jauh di atas batas yang dianjurkan.

Selain natrium, makanan olahan seperti nugget dan sosis juga mengandung lemak jenuh tinggi yang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat. Konsumsi daging olahan secara berlebihan bahkan dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung secara signifikan.

Tidak hanya itu, pola makan tinggi garam juga berhubungan dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2. Kondisi ini semakin memperbesar kemungkinan terjadinya penyakit jantung, karena diabetes merupakan salah satu faktor risiko utama.

Baca Juga :  Kemlu RI Koordinasi dengan Gabon untuk Selamatkan ABK WNI yang Diculik Bajak Laut

Di sisi lain, banyak menu sarapan yang rendah serat, padahal serat larut memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan jantung. Sumber serat seperti oatmeal dan buah-buahan—termasuk apel, pir, pisang, dan jeruk—dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.

Untuk menjaga kesehatan sejak pagi, para ahli menyarankan beberapa langkah sederhana. Memulai hari dengan minum air putih sebelum mengonsumsi kopi dapat membantu menjaga sirkulasi darah. Menambahkan asupan serat minimal 5 gram, memilih protein berkualitas seperti telur atau yogurt tanpa gula, serta membatasi gula tambahan juga penting dilakukan.

Selain pola makan, aktivitas fisik ringan selama 10 hingga 15 menit di pagi hari, mengelola stres, dan mendapatkan paparan sinar matahari pagi juga terbukti membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.

Segel menegaskan bahwa perubahan kecil dalam kebiasaan sarapan dapat memberikan dampak besar bagi kesehatan jantung dalam jangka panjang. Memulai hari dengan pola hidup sehat menjadi langkah sederhana namun efektif untuk menjaga kualitas hidup.

Berita Terkait

Dokter Bedah Plastik Ingatkan Masyarakat Jangan Tergiur Tren Klinik Korea, Utamakan Keamanan dan Legalitas
DPR RI Buka Seleksi Anggota Badan Supervisi OJK 2026, Ini Syarat dan Cara Pendaftarannya
7 Cara Menjaga Kesehatan di Usia 40 Tahun ke Atas agar Tetap Bugar dan Produktif
PLN Beri Kejutan Juni 2026, Voucher Listrik Rp10 Ribu untuk Pengguna PLN Mobile
PLN Bagikan Voucher Listrik Gratis Lewat Program Junivaganza
Daftar Kendaraan yang Dapat Tarif Pajak Murah hingga Bebas PKB
Makan Malam dan Diabetes, Benarkah Ada Kaitannya?
SIM Digital Kini Sah Digunakan, Begini Cara Mudah Mengaktifkannya Lewat Ponsel

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:00 WIB

Dokter Bedah Plastik Ingatkan Masyarakat Jangan Tergiur Tren Klinik Korea, Utamakan Keamanan dan Legalitas

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:00 WIB

DPR RI Buka Seleksi Anggota Badan Supervisi OJK 2026, Ini Syarat dan Cara Pendaftarannya

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:00 WIB

7 Cara Menjaga Kesehatan di Usia 40 Tahun ke Atas agar Tetap Bugar dan Produktif

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:00 WIB

PLN Beri Kejutan Juni 2026, Voucher Listrik Rp10 Ribu untuk Pengguna PLN Mobile

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:00 WIB

PLN Bagikan Voucher Listrik Gratis Lewat Program Junivaganza

Berita Terbaru