Waspada Karang Gigi: Penyebab, Dampak, dan Cara Efektif Mencegahnya

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi, Pribhumi.com — Karang gigi menjadi salah satu masalah kesehatan mulut yang kerap diabaikan. Padahal, kondisi ini tidak hanya mengganggu penampilan, tetapi juga berpotensi menimbulkan berbagai gangguan serius seperti bau mulut hingga penyakit gusi.

Karang gigi terbentuk dari plak yang mengeras akibat penumpukan sisa makanan dan bakteri di permukaan gigi. Jika tidak dibersihkan secara rutin, plak akan mengalami proses mineralisasi sehingga berubah menjadi karang yang sulit dihilangkan dengan cara biasa.

Proses terbentuknya karang gigi terjadi secara bertahap. Kebiasaan jarang menyikat gigi atau membersihkan gigi dengan cara yang kurang tepat menjadi penyebab utama. Sisa makanan yang tertinggal akan menjadi tempat berkembangnya bakteri di dalam mulut.

Selain itu, konsumsi makanan dan minuman manis serta lengket juga dapat mempercepat pembentukan plak. Kebiasaan merokok turut memperbesar risiko karena dapat mempercepat penumpukan plak dan memperparah kondisi karang gigi.

Baca Juga :  Pengumuman Seleksi Administrasi Kopdes Merah Putih 2026 Resmi Dirilis, Ini Tahapan Lanjutan yang Harus Diketahui

Faktor lain yang memengaruhi adalah kurangnya kebiasaan membersihkan sela-sela gigi, produksi air liur yang rendah, serta jarangnya melakukan pemeriksaan ke dokter gigi. Padahal, air liur berfungsi sebagai pembersih alami yang membantu menjaga kesehatan mulut.

Karang gigi tidak hanya berdampak pada estetika, tetapi juga kesehatan. Salah satu dampak yang sering terjadi adalah radang gusi (gingivitis) yang ditandai dengan gusi merah, bengkak, dan mudah berdarah. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat berkembang menjadi infeksi serius yang merusak jaringan penyangga gigi dan berujung pada gigi goyang bahkan tanggal.

Selain itu, penumpukan bakteri pada karang gigi juga dapat menyebabkan bau mulut kronis yang mengganggu kepercayaan diri.

Untuk mencegah terbentuknya karang gigi, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan. Menyikat gigi minimal dua kali sehari dengan teknik yang benar menjadi langkah utama. Membersihkan sela-sela gigi menggunakan benang gigi juga penting untuk mengangkat sisa makanan yang tidak terjangkau sikat gigi.

Baca Juga :  Pemda Diminta Percepat Eliminasi TBC, Wamendagri Tekankan Peran Kepemimpinan Daerah

Penggunaan obat kumur antiseptik dapat membantu mengurangi bakteri di dalam mulut. Selain itu, membatasi konsumsi makanan manis dan lengket, serta memperbanyak minum air putih juga berperan dalam menjaga kebersihan mulut.

Pemeriksaan rutin ke dokter gigi setidaknya setiap enam bulan sekali sangat dianjurkan. Selain untuk mendeteksi masalah sejak dini, tindakan pembersihan karang gigi atau scaling juga dapat mencegah penumpukan plak yang lebih parah.

Karang gigi yang sudah mengeras tidak bisa dihilangkan hanya dengan menyikat gigi. Penanganan yang paling efektif adalah melalui prosedur scaling di dokter gigi menggunakan alat khusus untuk membersihkan karang hingga ke bagian yang sulit dijangkau.

Dengan menjaga kebersihan gigi secara konsisten, menghindari faktor pemicu, serta rutin melakukan pemeriksaan, risiko terbentuknya karang gigi dapat diminimalkan sehingga kesehatan mulut tetap terjaga.

Berita Terkait

Waspadai 5 Tanda Penyakit Ginjal yang Sering Diabaikan
Teh Hijau atau Kopi Hitam, Mana yang Lebih Efektif Membantu Menurunkan Berat Badan? Ini Penjelasannya
Bansos Kemensos 2026 Cair Bertahap, Begini Cara Cek Penerima PKH, BPNT hingga PIP Lewat NIK KTP
297 Calon Dokter Terancam Kehilangan Kesempatan Lulus, Kemenkes Soroti Masalah Retaker UKNPDPD
5 Sikap Pemimpin yang Bisa Menghancurkan Kepercayaan Tim, Jangan Diabaikan
Kenali Alasan Harus Pasang Ring Jantung, Biaya hingga Cara Ditanggung BPJS Kesehatan
Dokter Bedah Plastik Ingatkan Masyarakat Jangan Tergiur Tren Klinik Korea, Utamakan Keamanan dan Legalitas
DPR RI Buka Seleksi Anggota Badan Supervisi OJK 2026, Ini Syarat dan Cara Pendaftarannya

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:00 WIB

Waspadai 5 Tanda Penyakit Ginjal yang Sering Diabaikan

Minggu, 28 Juni 2026 - 03:00 WIB

Teh Hijau atau Kopi Hitam, Mana yang Lebih Efektif Membantu Menurunkan Berat Badan? Ini Penjelasannya

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:00 WIB

Bansos Kemensos 2026 Cair Bertahap, Begini Cara Cek Penerima PKH, BPNT hingga PIP Lewat NIK KTP

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:00 WIB

297 Calon Dokter Terancam Kehilangan Kesempatan Lulus, Kemenkes Soroti Masalah Retaker UKNPDPD

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:00 WIB

5 Sikap Pemimpin yang Bisa Menghancurkan Kepercayaan Tim, Jangan Diabaikan

Berita Terbaru