Palembang, Pribhumi.com — Perjalanan jauh melalui jalan yang berliku sering kali menjadi pengalaman tidak menyenangkan bagi sebagian orang, terutama bagi mereka yang mudah mengalami mabuk perjalanan. Kondisi ini muncul ketika otak menerima dan memproses sinyal yang tidak selaras dari mata, telinga bagian dalam, serta sensor pada otot dan persendian. Ketidaksinkronan tersebut dapat memicu rasa pusing, mual, hingga muntah selama perjalanan.
Mabuk perjalanan bisa dialami siapa saja. Faktor lain seperti bau menyengat di dalam kendaraan, kondisi suspensi yang kurang baik, hingga jalan yang bergelombang juga dapat memperparah gejala yang muncul.
Berikut beberapa tanda, cara mengatasi, serta langkah pencegahan mabuk perjalanan yang dirangkum dari berbagai sumber kesehatan terpercaya.
Tanda dan Gejala Mabuk Perjalanan
Gejala mabuk perjalanan tidak selalu sama pada setiap orang. Selain mual dan keinginan muntah, beberapa tanda lain yang sering muncul antara lain:
Pusing atau sakit kepala
Keringat dingin
Tubuh terasa lemas dan cepat lelah
Gelisah dan mudah marah
Sulit berkonsentrasi
Produksi air liur meningkat
Kulit terlihat pucat
Napas terasa lebih cepat dari biasanya
Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Secara Alami
Beberapa langkah sederhana dapat dilakukan untuk meredakan mabuk perjalanan tanpa harus mengandalkan obat-obatan.
1. Fokus melihat ke depan
Mengalihkan pandangan ke arah jalan di depan membantu menyelaraskan informasi yang diterima mata dengan telinga bagian dalam sehingga gejala mabuk dapat berkurang.
2. Mengubah posisi duduk
Menyandarkan kepala, memejamkan mata, atau berbaring sejenak dapat membantu tubuh merasa lebih nyaman. Jika memungkinkan, berdiri sebentar setelah duduk lama juga bisa mengurangi rasa tidak enak.
3. Melihat langit atau objek yang stabil
Menatap langit atau objek yang tampak diam dapat membantu menstabilkan persepsi gerak pada tubuh. Karena itu, duduk di dekat jendela sering menjadi pilihan terbaik bagi orang yang mudah mabuk perjalanan.
4. Menghirup udara segar
Udara yang pengap di dalam kendaraan dapat memperparah rasa mual. Membuka jendela atau mengarahkan hembusan AC ke wajah dapat memberikan rasa segar dan membantu meredakan gejala.
5. Mengonsumsi camilan ringan
Makan dalam porsi kecil seperti biskuit, kerupuk, atau buah dapat membantu meredakan mual. Hindari makanan berat dan berminyak karena justru dapat memperparah kondisi.
6. Memperbanyak minum air putih
Menjaga tubuh tetap terhidrasi dapat membantu meredakan pusing dan mual. Sebaliknya, minuman berkafein atau beralkohol sebaiknya dihindari.
7. Mengalihkan perhatian
Mendengarkan musik atau mengobrol dengan penumpang lain bisa membantu mengalihkan perhatian dari rasa tidak nyaman selama perjalanan.
8. Hindari membaca atau menatap layar
Menatap ponsel atau membaca buku saat kendaraan bergerak dapat memperparah mabuk perjalanan karena memperbesar ketidaksinkronan antara mata dan telinga bagian dalam.
9. Menghirup aromaterapi
Aroma peppermint atau minyak aromaterapi tertentu dapat membantu meredakan rasa mual, meski sebaiknya tidak digunakan terlalu lama agar tidak menimbulkan efek sebaliknya.
Cara Mencegah Mabuk Perjalanan
Selain mengatasi gejalanya, pencegahan juga penting agar perjalanan tetap nyaman.
1. Makan secukupnya sebelum berangkat
Sebaiknya konsumsi makanan ringan sekitar satu hingga satu setengah jam sebelum perjalanan dimulai. Hindari makanan pedas, berminyak, atau minuman bersoda.
2. Mengunyah permen karet rasa mint
Permen karet dengan rasa mint dapat memberikan sensasi segar dan membantu mengurangi rasa mual selama perjalanan.
3. Mengonsumsi obat antimabuk
Bagi yang sering mengalami mabuk perjalanan, obat antimabuk dapat dikonsumsi sekitar 30 menit hingga satu jam sebelum berangkat sesuai aturan pakai.
4. Mengoleskan minyak kayu putih
Minyak kayu putih yang dioleskan pada leher, pelipis, atau dada dapat memberikan sensasi hangat yang membantu meredakan pusing dan mual.
5. Memijat titik akupresur
Pijatan pada titik tertentu di pergelangan tangan dipercaya dapat membantu meredakan gejala mabuk perjalanan.
6. Istirahat yang cukup
Tidur atau beristirahat selama perjalanan dapat membantu tubuh melewati perjalanan panjang dengan lebih nyaman.
Dengan memahami gejala serta cara pencegahan yang tepat, perjalanan jauh seperti mudik atau liburan dapat dinikmati dengan lebih nyaman tanpa terganggu mabuk perjalanan.











