Tim penelitian Incung UNJA paparkan hasil temuan surat Incung terbaru

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sungai Penuh, Pribhumi.com — Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci menggelar kegiatan Diseminasi Hasil Penelitian Manuskrip Incung dan Perawatan Manuskrip Kuno pada Kamis (22/1/2026) di Aula LPPM IAIN Kerinci, Desa Sumur Gedang, Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkenalkan temuan terbaru sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian manuskrip kuno Kerinci.

Diseminasi ini merupakan tindak lanjut dari penelitian manuskrip Incung yang dilakukan sepanjang 2024–2025 oleh tim peneliti yang dipimpin Hafiful Hadi Sunliensyar, M.A. Penelitian tersebut berhasil mengidentifikasi sejumlah manuskrip Incung baru yang sebelumnya belum pernah dikaji secara ilmiah.

“Temuan ini penting karena membuka bab baru dalam pemahaman kita tentang tradisi tulis dan sejarah intelektual masyarakat Kerinci,” ujar Hafiful Hadi Sunliensyar dalam pemaparannya. Ia menegaskan bahwa manuskrip Incung bukan sekadar artefak budaya, melainkan sumber pengetahuan yang merekam sistem nilai, hukum adat, hingga pandangan hidup masyarakat masa lalu.

Baca Juga :  #RakyatTagihJanji! Gelombang massa mahasiswa bergerak menuju Gedung DPR/MPR RI

Selain memaparkan hasil penelitian, kegiatan ini juga menyoroti persoalan krusial di lapangan, yakni minimnya pemahaman pemilik manuskrip terhadap cara penyimpanan dan perawatan naskah kuno. Banyak manuskrip disimpan tanpa perlindungan memadai, sehingga rentan rusak akibat faktor usia, kelembaban, maupun perlakuan yang keliru.

Untuk itu, peserta dibekali pengetahuan praktis mengenai perawatan manuskrip secara sederhana dan aman, agar naskah-naskah tersebut tetap terjaga tanpa harus melalui metode konservasi yang rumit dan mahal.

Hadir sebagai narasumber, Prof. Dr. Pramono, M.Hum., filolog Universitas Andalas sekaligus Ketua SURI, yang menekankan bahwa pelestarian manuskrip merupakan tanggung jawab kolektif. “Manuskrip adalah memori peradaban. Ketika ia rusak atau hilang, kita kehilangan sebagian identitas kultural kita,” ujarnya.

Baca Juga :  Ratusan Hektare Sawah di Kerinci Terancam Gagal Panen, Petani Minta Pemerintah Perbaiki Sistem Pengairan

Kegiatan ini diikuti oleh pemilik manuskrip kuno, akademisi, perwakilan instansi terkait, komunitas budaya, serta masyarakat lokal. Antusiasme peserta terlihat dari diskusi aktif yang berlangsung selama sesi pemaparan dan tanya jawab.

Panitia berharap, melalui diseminasi ini, masyarakat tidak hanya memahami isi manuskrip kuno Kerinci, tetapi juga memiliki kesadaran dan kemampuan dasar untuk merawatnya secara berkelanjutan. Kegiatan ini juga ditargetkan menghasilkan dokumentasi serta publikasi di media massa sebagai bagian dari upaya memperluas dampak edukatifnya.

Kegiatan diselenggarakan oleh IAIN Kerinci dengan penanggung jawab Faras Puji Azizah, M.Hum., dan Ketua Panitia Febrian dari Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Kerinci. Diseminasi ini sekaligus menegaskan komitmen perguruan tinggi dalam menjaga dan menghidupkan kembali warisan intelektual lokal sebagai bagian dari kekayaan budaya nasional.

Berita Terkait

Makna Mendalam Tradisi Tepung Tawar dalam Budaya Melayu: Simbol Doa, Kesucian, dan Kehormatan
Kenaikan Tarif Travel Disepakati, Dishub Kerinci Masih Lakukan Pembahasan
Empat ASN Pemkot Jambi Dipecat, Terjerat Pinjol dan Judi Online
Beasiswa Santri 2026 Dibuka! Kuliah Gratis S1 Plus Uang Saku, Ini Syarat dan Jadwal Lengkapnya
Speedboat Wisata Alami Kecelakaan di Danau Kerinci, Kemudi Patah Picu Insiden
DLH Akui Lonjakan Sampah, Penanganan Masih Jadi Tantangan
Pemprov Jambi Siapkan Strategi Tekan Belanja Pegawai ke 30 Persen Sesuai UU HKPD 2027
Adat Nyato, Syarak Nyalo: Menjaga Jati Diri di Tengah Arus Zaman

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 17:00 WIB

Makna Mendalam Tradisi Tepung Tawar dalam Budaya Melayu: Simbol Doa, Kesucian, dan Kehormatan

Kamis, 2 April 2026 - 13:00 WIB

Kenaikan Tarif Travel Disepakati, Dishub Kerinci Masih Lakukan Pembahasan

Rabu, 1 April 2026 - 09:00 WIB

Empat ASN Pemkot Jambi Dipecat, Terjerat Pinjol dan Judi Online

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:00 WIB

Beasiswa Santri 2026 Dibuka! Kuliah Gratis S1 Plus Uang Saku, Ini Syarat dan Jadwal Lengkapnya

Senin, 30 Maret 2026 - 23:52 WIB

Speedboat Wisata Alami Kecelakaan di Danau Kerinci, Kemudi Patah Picu Insiden

Berita Terbaru

Ekonomi dan Bisniss

Kenaikan Tarif Travel Disepakati, Dishub Kerinci Masih Lakukan Pembahasan

Kamis, 2 Apr 2026 - 13:00 WIB