Tiga Pendaki Perempuan Dievakuasi dari Gunung Dempo akibat Hipotermia dan Cedera

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pagar Alam, Pribhumi.com — Tiga pendaki perempuan harus dievakuasi dari Gunung Dempo pada Sabtu (28/3/2026) setelah mengalami hipotermia, kelelahan, dan cedera saat perjalanan turun dari puncak.

Proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Brigade Dempo, BPBD Kota Pagar Alam, Tagana, serta relawan setempat. Tim bergerak cepat setelah menerima laporan adanya pendaki yang tertahan di jalur pendakian.

Koordinator tim, Dian Saputra, menyebutkan bahwa tim berkumpul di Kampung Empat sebelum memulai pendakian menuju lokasi sekitar pukul 18.00 WIB.

Ketiga pendaki yang dievakuasi masing-masing adalah Maya Sefty Ilmiyanti (23) dan Najwa (19) asal Palembang, serta Ica (22) dari Bengkulu. Mereka ditemukan di sekitar Shelter I, yang berjarak sekitar dua jam perjalanan dari Pintu Rimba.

Baca Juga :  Tagihan Listrik Membengkak? Ini Penyebab yang Sering Tak Disadari di Rumah

Sebelumnya, para pendaki diketahui telah berkemah selama dua malam di puncak gunung. Namun, kondisi cuaca yang sangat dingin memaksa mereka untuk turun lebih awal. Dalam perjalanan turun, kondisi fisik mereka menurun drastis hingga mengalami hipotermia dan kelelahan.

Salah satu pendaki juga dilaporkan terjatuh di jalur berbatu dan mengalami cedera pada bagian kaki, sehingga membutuhkan bantuan evakuasi.

Baca Juga :  Kisah Pilu Keluarga Korban Bus ALS Muratara, Impian Merantau dan Bangun Rumah Berakhir Duka

Setelah berhasil dievakuasi, ketiga korban langsung mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat. Kondisi mereka kini dilaporkan telah tertangani dan masih dalam perawatan.

Sementara itu, Kepala KPH X Dempo, Heri, menyampaikan bahwa pihaknya akan meningkatkan pengawasan di jalur pendakian guna mencegah kejadian serupa terulang.

Ia juga mengimbau para pendaki untuk selalu memperhatikan kondisi fisik dan tidak memaksakan diri saat kelelahan. Koordinasi antarpendaki dinilai penting agar potensi risiko dapat diantisipasi sejak dini.

Berita Terkait

Harga Sawit Turun Dua Pekan Terakhir, Petani Keluhkan Pupuk Mahal
PLN Minta Maaf atas Gangguan Listrik di Sumatera, Pemulihan Sistem Terus Dikebut
Cuaca Ekstrem Picu Gangguan Listrik Sumatra, PLN Lakukan Pemulihan Bertahap
Harimau Liar Teror warga, 17 Kerbau Warga Dimangsa Sejak April 2026
Wagub Bangka Belitung Hellyana Divonis 4 Bulan Penjara dalam Kasus Penipuan
Petani di Musi Rawas Kritis Diserang Beruang Saat Menanam Sawit
Pemkot Palembang Denda Rp500 Ribu bagi Pembuang Sampah Sembarangan
Korban Selamat Kecelakaan Maut Bus ALS di Muratara Meninggal Dunia

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:00 WIB

Harga Sawit Turun Dua Pekan Terakhir, Petani Keluhkan Pupuk Mahal

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:50 WIB

PLN Minta Maaf atas Gangguan Listrik di Sumatera, Pemulihan Sistem Terus Dikebut

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:12 WIB

Cuaca Ekstrem Picu Gangguan Listrik Sumatra, PLN Lakukan Pemulihan Bertahap

Sabtu, 23 Mei 2026 - 01:22 WIB

Harimau Liar Teror warga, 17 Kerbau Warga Dimangsa Sejak April 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:00 WIB

Wagub Bangka Belitung Hellyana Divonis 4 Bulan Penjara dalam Kasus Penipuan

Berita Terbaru

Jambi

Progres Tol Palembang–Jambi Tembus 82 Persen

Senin, 1 Jun 2026 - 03:00 WIB

Tips dan informasi

5 Warna Cat Rumah yang Bikin Suasana Lebih Bahagia dan Nyaman

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:00 WIB