Serangan Balasan Iran Hantam Pangkalan AS di Arab Saudi, Belasan Tentara Terluka

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Riyadh, Pribhumi.com – Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran melancarkan serangan udara ke pangkalan militer di Arab Saudi yang digunakan oleh pasukan Amerika Serikat. Dalam serangan tersebut, sedikitnya 12 personel militer AS dilaporkan mengalami luka-luka, dengan dua di antaranya dalam kondisi serius.

Serangan ini merupakan bagian dari aksi balasan Teheran atas operasi militer gabungan yang sebelumnya dilakukan oleh AS dan Israel pada akhir Februari 2026. Konflik tersebut kini meluas dan menyeret kawasan Teluk ke dalam eskalasi militer yang semakin intens.

Baca Juga :  Insiden di Walking Street: Powerbank Terbakar, Turis Belgia Dilarikan ke RS

Menurut laporan media ternama seperti The New York Times dan The Wall Street Journal, target serangan adalah Pangkalan Udara Pangeran Sultan yang menjadi lokasi penempatan pasukan AS. Serangan dilaporkan menggunakan rudal serta sejumlah drone tempur yang menghantam area fasilitas militer tersebut.

Saat insiden terjadi, para tentara AS berada di dalam bangunan kompleks pangkalan. Selain korban luka, sejumlah pesawat militer—termasuk pesawat pengisian bahan bakar di udara—dilaporkan mengalami kerusakan.

Sebelumnya, sistem pertahanan udara Arab Saudi berhasil mencegat beberapa rudal yang diarahkan ke area sekitar pangkalan. Namun, sebagian serangan tetap berhasil menembus pertahanan.

Baca Juga :  Kim Jong Un Kembali Terpilih sebagai Presiden Korea Utara, Dinilai Sekadar Formalitas Politik

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Pentagon maupun Komando Pusat Amerika Serikat terkait insiden tersebut.

Sejak konflik memanas pada akhir Februari, sedikitnya 13 tentara AS dilaporkan tewas di kawasan Teluk akibat serangan balasan Iran, sementara lebih dari 300 lainnya mengalami luka-luka.

Di pihak Iran, korban jiwa akibat serangan gabungan AS-Israel dilaporkan mencapai sedikitnya 1.340 orang. Di antara korban tersebut termasuk pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Berita Terkait

Rusia Hentikan Ekspor Bensin Mulai April 2026, Stabilitas Domestik Jadi Prioritas
Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PBB Selidiki Ledakan yang Hantam Pasukan UNIFIL
Kim Jong Un Awasi Uji Mesin Roket Canggih, Korea Utara Percepat Ambisi Rudal Global
Gelombang Demonstrasi “No Kings” Guncang AS, Jutaan Warga Tuntut Donald Trump Mundur
Zulhas Pastikan Pangan Indonesia Aman, Tak Bergantung pada Timur Tengah
Ratusan Penumpang Terlantar, Gangguan Penerbangan Meluas di Arab Saudi
Serangan Israel ke Beirut Selatan Memanas, Hizbullah Tolak Gencatan Senjata
Iran Tolak Proposal AS, Tetapkan 5 Syarat Ketat untuk Akhiri Perang

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:00 WIB

Rusia Hentikan Ekspor Bensin Mulai April 2026, Stabilitas Domestik Jadi Prioritas

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:00 WIB

Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon, PBB Selidiki Ledakan yang Hantam Pasukan UNIFIL

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:59 WIB

Kim Jong Un Awasi Uji Mesin Roket Canggih, Korea Utara Percepat Ambisi Rudal Global

Minggu, 29 Maret 2026 - 15:00 WIB

Gelombang Demonstrasi “No Kings” Guncang AS, Jutaan Warga Tuntut Donald Trump Mundur

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:00 WIB

Zulhas Pastikan Pangan Indonesia Aman, Tak Bergantung pada Timur Tengah

Berita Terbaru

Budaya dan Wisata

Makna dan Manfaat Kemenyan: Dari Tradisi Kerinci hingga Khasiat Kesehatan

Kamis, 2 Apr 2026 - 23:59 WIB