Pencopotan Menkeu Sri Mulyani dapat menyebabkan pelonggaran aturan fiskal

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 9 September 2025 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Sejumlah analis luar negeri membagikan paparannya terkait reshuffle Menteri Keuangan (Menkeu) RI dari Sri Mulyani menjadi Purbaya. Mereka menakar sejumlah hal, seperti dampak dan prospek ekonomi ke depan, pasca pergantian yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto itu.

Dalam artikel Reuters berjudul ‘Analyst Reactions to Indonesia Naming New Finance Minister’, tertanggal Senin (8/9/2025), analis Capital Economics, Jason Tuvey, menyuarakan keprihatinannya bahwa pencopotan Sri Mulyani dapat menyebabkan pelonggaran aturan fiskal. Selain itu, ia khawatir akan adanya peningkatan tekanan pada bank sentral untuk mendukung agenda ekonomi pemerintah.

Tuvey juga mencatat bahwa pandangan kebijakan ekonomi menteri baru masih belum jelas, dan ada risiko bahwa ia mungkin akan lebih patuh pada keinginan presiden.

“Risikonya adalah bahwa dia (menteri baru) mungkin lebih patuh pada keinginan presiden,” ujarnya.

Trinh Nguyen, seorang analis dari Natixis, menyoroti tantangan pendanaan program makan siang gratis dari presiden, yang sebelumnya berhasil dikelola oleh Sri Mulyani dengan cara memotong pengeluaran lain secara agresif. Nguyen mempertanyakan bagaimana menteri baru akan membiayai program ini sambil juga meningkatkan belanja pertahanan tanpa menciptakan defisit yang lebih besar, yang merupakan kekhawatiran utama bagi para investor.

Baca Juga :  Dugaan korupsi proyek jalur kereta Api, hari ini Bupati Pati Sudewo dipanggil KPK

“Bagaimana menteri baru akan membiayai program ini sambil juga meningkatkan belanja pertahanan tanpa menciptakan defisit yang lebih besar?,” pungkasnya.

Saktiandi Supaat dari Maybank mencatat reaksi tajam pada rupiah, meskipun hal itu tidak mengejutkan. Ia menyatakan ada kekhawatiran yang pasti tentang kebijakan fiskal di masa depan dan pasar akan menunggu pernyataan dari menteri keuangan yang baru. Supaat juga menekankan bahwa tugas yang diemban menteri baru sangat berat, mengingat reputasi internasional yang dimiliki Sri Mulyani.

“Ada kekhawatiran yang pasti tentang kebijakan fiskal di masa depan dan pasar akan menunggu pernyataan dari menteri keuangan yang baru,” paparnya.

Baca Juga :  Kementerian ESDM umumkan kenaikan tarif listrik PLN per kWh khusus untuk 13 golongan

Analis dari SGMC Capital, Mohit Mirpuri, menganggap kepergian Sri Mulyani sebagai akhir dari era kredibilitas fiskal di Indonesia. Baginya, ini menandai berakhirnya sebuah periode di mana kebijakan fiskal negara memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi di mata para pelaku pasar dan lembaga internasional.

“Kepergian Mulyani adalah akhir dari era kredibilitas fiskal,” katanya.

Lebih lanjut, analis dari SMBC (Sumitomo Mitsui Banking Corporation), Ryota Abe, percaya bahwa hengkangnya Sri Mulyani akan menyebabkan kerusakan signifikan pada posisi fiskal Indonesia dan kepercayaan investor global dalam jangka pendek. Ia mengantisipasi bahwa Bank Indonesia perlu melakukan intervensi untuk mencegah Rupiah jatuh.

“Kepergian Sri Mulyani akan menyebabkan kerusakan signifikan pada posisi fiskal Indonesia dan kepercayaan investor global dalam jangka pendek,” tegasnya

 

Sumber Berita: CNBC

Berita Terkait

Menkeu Purbaya Optimistis Ekonomi RI Melaju Kencang di Akhir 2025
Bupati Monadi dan Wabup Murison Lantik Tujuh Pejabat Baru, Perkuat Struktur Birokrasi Pemkab Kerinci
Pemerintah Salurkan BLTS Rp30 Triliun untuk 35 Juta Keluarga, Gus Ipul Pastikan Tepat Sasaran
Prabowo janjikan harga Sembako turun
Utang Pemerintah Tembus Rp9.138 Triliun per Juni 2025, Kemenkeu Pastikan Masih di Level Aman
Anggaran Daerah dipotong, Gubernur Ramai-ramai datangi Menkeu Purbaya
Komdigi: Usulan Aturan Satu Orang Hanya Memiliki Satu Akun Media Sosial
Kemen PANRB Tegaskan PPPK paruh waktu tidak otomatis dapat dialihkan menjadi PNS

Berita Terkait

Jumat, 28 November 2025 - 07:24 WIB

Menkeu Purbaya Optimistis Ekonomi RI Melaju Kencang di Akhir 2025

Selasa, 28 Oktober 2025 - 20:00 WIB

Bupati Monadi dan Wabup Murison Lantik Tujuh Pejabat Baru, Perkuat Struktur Birokrasi Pemkab Kerinci

Rabu, 22 Oktober 2025 - 17:00 WIB

Pemerintah Salurkan BLTS Rp30 Triliun untuk 35 Juta Keluarga, Gus Ipul Pastikan Tepat Sasaran

Minggu, 12 Oktober 2025 - 22:00 WIB

Prabowo janjikan harga Sembako turun

Jumat, 10 Oktober 2025 - 17:00 WIB

Utang Pemerintah Tembus Rp9.138 Triliun per Juni 2025, Kemenkeu Pastikan Masih di Level Aman

Berita Terbaru