Panduan Puasa Saat Mudik: Keringanan bagi Musafir dan Etika yang Perlu Dijaga

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Pribhumi.com – Umat Islam yang sedang melakukan perjalanan jauh atau safar, termasuk saat mudik Lebaran, mendapatkan keringanan untuk tidak menjalankan puasa. Meski demikian, terdapat adab yang tetap harus dijaga selama menjalani perjalanan tersebut.

Berdasarkan informasi dari situs resmi Kementerian Agama, musafir yang memilih tidak berpuasa dianjurkan untuk tetap menghormati orang lain dengan tidak makan atau minum secara terbuka di hadapan mereka yang sedang berpuasa.

Kebolehan ini merujuk pada Surah Al-Baqarah ayat 185, yang menjelaskan bahwa orang sakit atau dalam perjalanan diperkenankan untuk tidak berpuasa dan menggantinya di hari lain setelah Ramadan.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama, Arsad Hidayat, menyampaikan bahwa jika seseorang masih mampu menjalankan puasa saat mudik, maka hal tersebut lebih utama dan memiliki nilai keutamaan tersendiri.

Baca Juga :  Kemenag: Secara Hisab, 1 Ramadan 1447 H Diperkirakan Jatuh 19 Februari 2026

Sejumlah hadis juga menguatkan hal ini. Dalam salah satu riwayat dari Abu Darda, disebutkan bahwa dalam perjalanan yang sangat panas, hanya Rasulullah SAW dan Abdullah bin Rawahah yang tetap berpuasa. Riwayat tersebut tercatat dalam hadis sahih oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim.

Arsad menegaskan bahwa keputusan untuk tetap berpuasa atau berbuka saat safar sebaiknya disesuaikan dengan kondisi fisik masing-masing individu. Jika perjalanan terasa berat dan melelahkan, maka tidak perlu memaksakan diri.

Ia juga mengimbau para pemudik untuk memanfaatkan fasilitas masjid yang tersedia di sepanjang jalur mudik, terutama yang tergabung dalam program Masjid Ramah Pemudik, sebagai tempat beristirahat.

Baca Juga :  Hukum Wudhu di Kamar Mandi yang Ada Toiletnya, Sah atau Tidak?

Selain itu, untuk memudahkan perjalanan, pemudik dapat menggunakan aplikasi Pusaka Kemenag RI guna menemukan lokasi masjid terdekat. Aplikasi ini menyediakan informasi lengkap beserta petunjuk arah menuju tempat ibadah.

Berikut langkah-langkah mencari masjid terdekat melalui aplikasi Pusaka Kemenag RI:

Unduh aplikasi Pusaka Kemenag RI melalui Play Store atau App Store

Buka aplikasi setelah terpasang

Pilih menu “Beranda”

Masuk ke menu “Islam”

Klik fitur “Masjid”

Pilih opsi “Terdekat” di bagian kanan atas

Daftar masjid terdekat beserta alamat akan muncul

Pilih lokasi masjid yang diinginkan

Klik “Arahkan Lokasi” untuk membuka rute di Google Maps

Dengan memanfaatkan teknologi dan fasilitas yang ada, perjalanan mudik diharapkan tetap nyaman sekaligus menjaga kualitas ibadah selama bulan suci Ramadan.

 

Berita Terkait

Kemenyan dalam Tradisi Kerinci: Warisan Leluhur, Aroma Spiritual, dan Manfaat Kesehatan
Haji Furoda: Solusi Berangkat Haji Tanpa Antre, Ini Penjelasan dan Aturan Lengkapnya
Jejak Gunung Sinai dalam Al-Qur’an: Lokasi Bukit Tursina dan Kisah Nabi Musa Menerima Wahyu
Makna Ulul Azmi dan Kisah 5 Rasul Pilihan dengan Keteguhan Luar Biasa
Keutamaan Ayat 1000 Dinar: Amalan Pembuka Rezeki dan Jalan Keluar dari Kesulitan
Amalan Sunah Bulan Syawal: Raih Pahala Setara Puasa Setahun
Puasa Syawal 2026: Jadwal, Niat, dan Keutamaan Besar yang Setara Puasa Setahun
Nikah Sirri di Era Modern: Antara Sah Secara Syariat dan Risiko Secara Hukum

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 23:59 WIB

Kemenyan dalam Tradisi Kerinci: Warisan Leluhur, Aroma Spiritual, dan Manfaat Kesehatan

Rabu, 1 April 2026 - 21:00 WIB

Haji Furoda: Solusi Berangkat Haji Tanpa Antre, Ini Penjelasan dan Aturan Lengkapnya

Rabu, 1 April 2026 - 15:00 WIB

Jejak Gunung Sinai dalam Al-Qur’an: Lokasi Bukit Tursina dan Kisah Nabi Musa Menerima Wahyu

Sabtu, 28 Maret 2026 - 08:11 WIB

Makna Ulul Azmi dan Kisah 5 Rasul Pilihan dengan Keteguhan Luar Biasa

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:00 WIB

Keutamaan Ayat 1000 Dinar: Amalan Pembuka Rezeki dan Jalan Keluar dari Kesulitan

Berita Terbaru

Ekonomi dan Bisniss

Tarif Travel Kerinci–Sungai Penuh Naik, Ini Penjelasan Dishub

Jumat, 3 Apr 2026 - 18:39 WIB