Netanyahu Bersumpah Lanjutkan Perang Melawan Iran, Israel Klaim Punya “Rencana Penuh Kejutan”

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tel Aviv, Pribhumi.com — Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan negaranya akan terus melanjutkan perang melawan Iran dengan kekuatan penuh. Ia bahkan mengklaim Israel telah menyiapkan sejumlah langkah strategis yang disebutnya sebagai “rencana penuh kejutan” untuk melemahkan rezim di Teheran.

Dalam pernyataan yang dikutip dari Anadolu Agency pada Senin (9/3/2026), Netanyahu menyebut bahwa perang tidak hanya bergantung pada kekuatan militer, tetapi juga pada strategi dan tekad kuat untuk mencapai kemenangan.

Menurutnya, Israel saat ini berada dalam posisi untuk terus menekan Iran melalui berbagai operasi yang telah dirancang secara sistematis.

“Kita terus bergerak dengan kekuatan penuh. Perang dimenangkan melalui inisiatif dan strategi, tetapi dasar utama dari keberhasilan adalah tekad,” ujar Netanyahu.

Baca Juga :  Gempa 7,5 Guncang Jepang Timur Laut: 30 Warga Terluka, Pemerintah Keluarkan Peringatan Gempa Susulan Besar

Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah Israel telah menyiapkan berbagai langkah lanjutan yang ditujukan untuk menggoyahkan pemerintahan Iran.

Netanyahu mengatakan rencana tersebut mencakup berbagai operasi yang tidak akan diungkapkan secara terbuka kepada publik.

“Kami memiliki rencana yang terorganisir dengan banyak kejutan untuk melemahkan rezim dan membuka peluang perubahan,” katanya.

Meski demikian, Netanyahu tidak merinci target-target yang dimaksud dalam strategi tersebut. Ia hanya menegaskan bahwa Israel memiliki sejumlah sasaran lain yang sedang dipertimbangkan dalam operasi berikutnya.

Selain itu, Netanyahu juga memberikan peringatan keras kepada anggota Garda Revolusi Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC).

Baca Juga :  Israel Kembali lepaskan serangan targetkan Para Pemimpin Hamas

Ia menyatakan bahwa kelompok tersebut dapat menjadi sasaran jika tetap terlibat dalam konflik. Namun, ia menambahkan bahwa mereka yang memilih untuk meletakkan senjata tidak akan menghadapi ancaman.

“Kepada anggota Garda Revolusi, saya hanya mengatakan ini: kalian juga bisa menjadi target. Siapa pun yang meletakkan senjatanya tidak akan menghadapi bahaya. Tetapi siapa pun yang tidak melakukannya harus siap menanggung konsekuensinya,” tegas Netanyahu.

Pernyataan tersebut semakin menegaskan meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran di kawasan Timur Tengah, yang dalam beberapa waktu terakhir terus memanas akibat berbagai serangan dan aksi militer kedua pihak.

Berita Terkait

Gelombang Panas Ekstrem Hantam Prancis, 40 Orang Tewas Tenggelam Saat Warga Cari Kesejukan
Pemerintah Pastikan Perlindungan TKW YY Korban Penganiayaan di Malaysia Meski Berangkat Lewat Jalur Nonprosedural
Hoaks dan Ketidakpercayaan Hambat Penanganan Wabah Ebola di Kongo, Ratusan Kasus Terus Bertambah
Ekspor Indonesia Terancam, Trump Usulkan Bea Masuk Tambahan 10 Persen
Trump Murka kepada Netanyahu, Serangan Israel ke Lebanon Dinilai Ancam Diplomasi AS-Iran
Sanksi Chip AS Berbalik Arah, Huawei Siapkan Teknologi Setara 1,4 Nanometer
Sistem Imigrasi Malaysia Lumpuh Berjam-jam, Ribuan Pelancong Terjebak Antrean Panjang di Perbatasan
PBB Peringatkan Dunia Hadapi Rekor Suhu Panas Baru hingga 2030, El Nino Diprediksi Menguat

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:00 WIB

Gelombang Panas Ekstrem Hantam Prancis, 40 Orang Tewas Tenggelam Saat Warga Cari Kesejukan

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:41 WIB

Pemerintah Pastikan Perlindungan TKW YY Korban Penganiayaan di Malaysia Meski Berangkat Lewat Jalur Nonprosedural

Senin, 8 Juni 2026 - 01:00 WIB

Hoaks dan Ketidakpercayaan Hambat Penanganan Wabah Ebola di Kongo, Ratusan Kasus Terus Bertambah

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:00 WIB

Ekspor Indonesia Terancam, Trump Usulkan Bea Masuk Tambahan 10 Persen

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:00 WIB

Trump Murka kepada Netanyahu, Serangan Israel ke Lebanon Dinilai Ancam Diplomasi AS-Iran

Berita Terbaru

Budaya dan Wisata

IAIN Kerinci Gali Sejarah Pemerintahan Tradisional Lewat Pemerhati Adat

Minggu, 19 Jul 2026 - 11:00 WIB