Kementerian ESDM Selidiki Penyebab Blackout Sumatera, Investigasi Menyeluruh Dilakukan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Pribhumi.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan perhatian serius terhadap terjadinya pemadaman listrik massal atau blackout yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera selama lebih dari 24 jam. Pemerintah kini tengah melakukan investigasi teknis guna mengungkap penyebab utama gangguan tersebut.

Wakil Menteri ESDM, Yuliot, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerjunkan tim ke lapangan untuk menelusuri akar persoalan yang menyebabkan sistem kelistrikan Sumatera mengalami gangguan besar.

Menurutnya, blackout tersebut tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat, tetapi juga berdampak terhadap aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah terdampak.

Baca Juga :  BRIN Ungkap Sungai Purba Paparan Sunda Diduga Jadi Jalur Migrasi Manusia Modern Awal di Asia Tenggara

“Kementerian ESDM sebagai regulator dan pengawas subsektor ketenagalistrikan memberikan perhatian serius terhadap kejadian ini. Investigasi teknis akan dilakukan secara menyeluruh dan komprehensif agar penyebab utama gangguan dapat diketahui,” ujar Yuliot, Minggu (24/5/2026).

Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Tri Winarno, mengatakan pemerintah terus memantau proses pemulihan sistem kelistrikan agar pasokan listrik kembali normal dan aman digunakan masyarakat.

Ia menjelaskan, tim inspektur ketenagalistrikan telah diterjunkan sejak awal terjadinya pemadaman massal. Pemerintah juga akan memperkuat investigasi dengan tambahan tim teknis untuk memastikan insiden serupa tidak kembali terjadi.

Baca Juga :  Berikut 17+8 tuntutan rakyat!

Selain fokus pada pemulihan, pemerintah juga menyiapkan langkah penguatan sistem kelistrikan Sumatera. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia disebut telah mengarahkan PLN untuk memperkuat backbone sistem Sumatera melalui pembangunan pembangkit listrik dan jaringan transmisi berkapasitas 500 kV dan 275 kV.

Penguatan keandalan sub sistem di setiap provinsi juga menjadi perhatian utama, termasuk penyediaan infrastruktur blackstart untuk mempercepat pemulihan jika terjadi gangguan besar di masa mendatang.

Pemerintah berharap percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan, khususnya di wilayah Sumatera bagian barat, dapat meningkatkan keandalan pasokan listrik dan meminimalkan risiko blackout serupa.

Editor : Safwandi., Dpt

Berita Terkait

Pemerintah Garap 500 Ribu Hektare Rawa Mineral untuk Perluasan Sawah Nasional
Megaproyek IKN Berlanjut, Kompleks Legislatif dan Yudikatif Masih Dibangun
PDIP Buka Peluang Diskusi dengan PKS soal Polemik Ijazah Gibran
90 Persen Sampel Beras Fortifikasi Disebut Tak Sesuai Klaim, Pemerintah Siapkan Penindakan
Harga Minyak Dunia Meningkat, Pemerintah Pastikan Pertalite Tak Naik
Kakanwil Ditjenpas Jambi Berikan Kuliah Umum dan Penguatan Karakter kepada 800 Taruna Poltekimipas
Bareskrim Bongkar Dugaan Kecurangan Beras Fortifikasi, Klaim Gizi Tak Sesuai Hasil Lab
Sambal Khas Kerinci Mendunia ditangan PitriaNova

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Pemerintah Garap 500 Ribu Hektare Rawa Mineral untuk Perluasan Sawah Nasional

Senin, 26 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Megaproyek IKN Berlanjut, Kompleks Legislatif dan Yudikatif Masih Dibangun

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:47 WIB

PDIP Buka Peluang Diskusi dengan PKS soal Polemik Ijazah Gibran

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:59 WIB

90 Persen Sampel Beras Fortifikasi Disebut Tak Sesuai Klaim, Pemerintah Siapkan Penindakan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Harga Minyak Dunia Meningkat, Pemerintah Pastikan Pertalite Tak Naik

Berita Terbaru