Nuzran Joher Desak Pembenahan Pengaduan WNA di Kantor Imigrasi Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Pribhumi.com – Ombudsman Republik Indonesia menegaskan pentingnya pembenahan sistem pelayanan dan pengawasan di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), terutama terkait layanan bagi warga negara asing (WNA).

Pimpinan Ombudsman RI, Nuzran Joher, mengungkapkan bahwa lembaganya selama ini telah memberikan berbagai rekomendasi perbaikan serta tindakan korektif kepada instansi terkait. Ombudsman juga terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan rekomendasi tersebut agar berjalan efektif.

Menurut Nuzran, Ombudsman telah lama mengidentifikasi adanya potensi maladministrasi dalam proses pelayanan izin tinggal bagi WNA. Berbagai temuan tersebut diperoleh melalui kajian yang dilakukan secara berkala terhadap sistem pelayanan keimigrasian.

Baca Juga :  Bahlil: Harga Minyak Tembus US$100, APBN Masih Kuat Tahan Subsidi BBM

“Dari hasil kajian yang dilakukan, ditemukan sejumlah celah administratif yang berpotensi menimbulkan persoalan pelayanan. Karena itu, Ombudsman telah menyampaikan berbagai saran perbaikan guna memperkuat tata kelola pelayanan publik,” ujarnya, Kamis (11/6/2026).

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian serius adalah masih terbatasnya fasilitas dan mekanisme pengaduan bagi WNA di sejumlah kantor imigrasi. Kondisi tersebut dinilai dapat menghambat akses masyarakat untuk melaporkan dugaan penyimpangan pelayanan.

Keterbatasan sarana pengaduan juga berisiko menciptakan ruang bagi praktik-praktik yang tidak sesuai prosedur, mulai dari intimidasi, pelayanan yang tidak profesional, hingga potensi pungutan di luar ketentuan.

Baca Juga :  6 Manfaat Buah Nanas untuk Kesehatan, Baik untuk Jantung hingga Cegah Penuaan

Atas dasar itu, Ombudsman mendorong Kementerian Imipas untuk menyediakan sistem pengaduan yang mudah diakses, transparan, dan menjamin perlindungan pelapor di seluruh kantor imigrasi di Indonesia.

Nuzran menegaskan bahwa kepatuhan terhadap mekanisme pengawasan pelayanan publik merupakan bagian penting dalam mewujudkan pemerintahan yang akuntabel. Menurutnya, pengawasan yang efektif akan mendukung pelaksanaan program-program strategis pemerintah secara lebih terbuka dan berintegritas.

“Ombudsman akan terus menjalankan fungsi pengawasan guna memastikan reformasi birokrasi berjalan dengan baik serta pelayanan publik semakin bersih, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Berita Terkait

Megaproyek IKN Berlanjut, Kompleks Legislatif dan Yudikatif Masih Dibangun
PDIP Buka Peluang Diskusi dengan PKS soal Polemik Ijazah Gibran
90 Persen Sampel Beras Fortifikasi Disebut Tak Sesuai Klaim, Pemerintah Siapkan Penindakan
Harga Minyak Dunia Meningkat, Pemerintah Pastikan Pertalite Tak Naik
Kakanwil Ditjenpas Jambi Berikan Kuliah Umum dan Penguatan Karakter kepada 800 Taruna Poltekimipas
Bareskrim Bongkar Dugaan Kecurangan Beras Fortifikasi, Klaim Gizi Tak Sesuai Hasil Lab
Sambal Khas Kerinci Mendunia ditangan PitriaNova
Bansos Beras 30 Kg Mulai Disalurkan Oktober 2026, Cek Syarat dan Lokasi Pengambilan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:47 WIB

PDIP Buka Peluang Diskusi dengan PKS soal Polemik Ijazah Gibran

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:59 WIB

90 Persen Sampel Beras Fortifikasi Disebut Tak Sesuai Klaim, Pemerintah Siapkan Penindakan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Harga Minyak Dunia Meningkat, Pemerintah Pastikan Pertalite Tak Naik

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jambi Berikan Kuliah Umum dan Penguatan Karakter kepada 800 Taruna Poltekimipas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 01:21 WIB

Bareskrim Bongkar Dugaan Kecurangan Beras Fortifikasi, Klaim Gizi Tak Sesuai Hasil Lab

Berita Terbaru

Sungai Penuh

Pelantikan Pimpinan STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh 2026–2030

Senin, 26 Okt 2026 - 16:40 WIB