Jalan Kabupaten di 7 Desa Lubuk Suli Kerinci Rusak Parah, Warga Sindir Jadi “Danau Dadakan”

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 03:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerinci, Pribhumi.com — Kondisi jalan kabupaten yang melintasi tujuh desa di Lubuk Suli, Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci, memprihatinkan. Jalan utama penghubung antarwilayah tersebut mengalami kerusakan cukup parah dan hingga kini belum mendapatkan perbaikan.

Di sepanjang ruas jalan, banyak ditemukan lubang besar yang menganga. Saat musim hujan seperti sekarang, lubang-lubang tersebut dipenuhi genangan air sehingga menyerupai kubangan. Kondisi ini membuat pengguna jalan harus lebih berhati-hati saat melintas.

Kerusakan jalan tersebut mulai menuai keluhan dari warga setempat. Mereka berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah perbaikan karena jalan tersebut merupakan akses penting bagi aktivitas masyarakat sehari-hari.

Baca Juga :  Kodim 0417 Kerinci Raih Andalas Award 2025: Inspiratif dalam Pengabdian dan Pembangunan Masyarakat

Keluhan warga juga ramai disuarakan melalui media sosial. Salah satunya disampaikan oleh seorang warganet bernama Satya yang mengunggah sindiran terkait kondisi jalan tersebut. Dalam unggahannya, ia menyebut jalan yang dipenuhi genangan air itu seperti danau sehingga seolah menjadi “tempat wisata”.

Ia bahkan menyarankan secara satir agar orang yang ingin berlibur datang ke wilayah tersebut untuk melihat “danau” yang sebenarnya merupakan jalan berlubang yang tergenang air.

Baca Juga :  Safwandi: Tradisi Kerinci Terancam Punah Akibat Gagal Dipahami dan Salah Diterjemahkan

Unggahan tersebut pun memancing berbagai tanggapan dari warganet lain. Sebagian di antaranya menilai pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kerinci belum merata.

Seorang pengguna media sosial lainnya menyebut pemerintah daerah dinilai lebih fokus pada wilayah tertentu, sementara daerah lain sudah bertahun-tahun tidak mendapat perhatian dalam hal perbaikan jalan.

Warga berharap keluhan yang disampaikan tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah agar kerusakan jalan di wilayah Lubuk Suli segera ditangani demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang melintas.

Berita Terkait

Kenaikan Tarif Travel Disepakati, Dishub Kerinci Masih Lakukan Pembahasan
Speedboat Wisata Alami Kecelakaan di Danau Kerinci, Kemudi Patah Picu Insiden
DLH Akui Lonjakan Sampah, Penanganan Masih Jadi Tantangan
BMKG: Waspada Hujan Petir di Kerinci dan Sungai Penuh Sore Ini
Solidaritas Kemanusiaan: Karang Taruna Tunas Jaya dan PP-TLS Galang Donasi Terbuka untuk Korban Kebakaran di Koto Datuk
Breaking News! Api Melahap 3 Rumah di Desa Koto Datuk, Warga Panik
Gunung Kerinci Bersiap Sambut Pelari Dunia dalam Ajang Internasional “Kerinci 100” 2026
Uang Palsu Beredar di Hiang Kerinci, Pedagang Resah Minta Polisi Bertindak

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 13:00 WIB

Kenaikan Tarif Travel Disepakati, Dishub Kerinci Masih Lakukan Pembahasan

Senin, 30 Maret 2026 - 23:52 WIB

Speedboat Wisata Alami Kecelakaan di Danau Kerinci, Kemudi Patah Picu Insiden

Senin, 30 Maret 2026 - 17:00 WIB

DLH Akui Lonjakan Sampah, Penanganan Masih Jadi Tantangan

Senin, 30 Maret 2026 - 11:00 WIB

BMKG: Waspada Hujan Petir di Kerinci dan Sungai Penuh Sore Ini

Sabtu, 28 Maret 2026 - 21:21 WIB

Solidaritas Kemanusiaan: Karang Taruna Tunas Jaya dan PP-TLS Galang Donasi Terbuka untuk Korban Kebakaran di Koto Datuk

Berita Terbaru

Budaya dan Wisata

Makna dan Manfaat Kemenyan: Dari Tradisi Kerinci hingga Khasiat Kesehatan

Kamis, 2 Apr 2026 - 23:59 WIB