Banjir Bandang Landa Banawa dan Rio Pakava Donggala, Puluhan Desa Terdampak

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 12 Januari 2026 - 09:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sulawesi, Pribhumi.com — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah melaporkan terjadinya banjir bandang di sejumlah wilayah Kabupaten Donggala, menyusul curah hujan tinggi yang mengguyur daerah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Bencana hidrometeorologi ini mengakibatkan peningkatan debit sungai hingga meluap dan merendam permukiman warga.

Pelaksana Tugas Kepala BPBD Sulawesi Tengah, Asbudianto, menjelaskan bahwa banjir menerjang wilayah Kecamatan Banawa Tengah dan Kecamatan Rio Pakava. Sejumlah desa yang terdampak antara lain Desa Limboro di Banawa Tengah, serta Desa Pantolobete, Lalundu Dusun 1, Rio Mukti, Panca Mukti, Bonemarawa, Mbulawa, Ngovi, Pakava, dan Polanto Jaya Dusun 4 di Kecamatan Rio Pakava.

Menurut Asbudianto, hujan deras menjadi faktor utama penyebab meluapnya sungai di wilayah tersebut. Di Banawa Tengah, sedikitnya 10 rumah warga serta ruas Jalan Trans Sulawesi sempat terendam banjir. Meski kondisi air kini telah surut, BPBD menilai perlunya dilakukan normalisasi sungai guna mencegah kejadian serupa terulang saat hujan kembali turun.

Baca Juga :  Lima Oknum TNI AL Diamankan POM AL Usai Dugaan Penganiayaan Warga di Melonguane

Sementara itu, banjir di Kecamatan Rio Pakava menyebabkan genangan air di jalan poros Desa Lalundu, sehingga mengganggu aktivitas dan mobilitas masyarakat. BPBD menilai perbaikan sistem drainase menjadi kebutuhan mendesak, terutama di sepanjang jalan poros desa tersebut.

Selain Banawa dan Rio Pakava, banjir juga melanda sedikitnya 11 desa lain di Kabupaten Donggala. Wilayah terdampak mencakup Desa Wani 1, Wani 2, Wani 3, dan Wani Lumbumpetigo di Kecamatan Tanantovea; Desa Amal Dusun Maliko, Toaya, Kumbasa, Enu, Lero, dan Sumari di Kecamatan Sindue; serta Desa Labuan Toposo Dusun Sisere di Kecamatan Labuan.

Baca Juga :  Hukum Menikahi Wanita Hamil karena Zina: Pandangan Ulama dan Status Anak

Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, menyatakan telah menginstruksikan BPBD setempat untuk menurunkan alat berat guna membersihkan material sisa banjir di wilayah terdampak. Ia juga memastikan proses pendataan kerusakan rumah warga maupun fasilitas umum telah dilakukan sejak sehari sebelumnya.

“Hari ini saya bersama organisasi perangkat daerah terkait melakukan peninjauan langsung ke lokasi banjir di Desa Wani, Kecamatan Tanantovea dan Sindue, sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga terdampak,” ujar Vera.

Berita Terkait

Gempa M 7,6 Guncang Bitung, 1 Warga Meninggal dan Tsunami Terdeteksi
Jemaah Tarekat Naqsyabandiyah di Makassar Gelar Salat Idul Fitri 1447 H Lebih Awal
Bayi 9 Bulan Alami Luka di Tangan Usai Perawatan, RSIA di Makassar Beri Penjelasan
Lima Oknum TNI AL Diamankan POM AL Usai Dugaan Penganiayaan Warga di Melonguane
Korban Terakhir Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Bulusaraung, Operasi SAR Resmi Ditutup
Update Pencarian Pesawat ATR 42-500, Dua Korban Kecelakaan Pesawat Ditemukan
Satu Jasad Korban Pesawat ATR IAT Ditemukan di Jurang Gunung Bulusaraung Maros
Pesawat ATR Indonesia Air Transport Diduga Jatuh di Pegunungan Maros, TNI AU Kerahkan Helikopter Caracal

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 08:30 WIB

Gempa M 7,6 Guncang Bitung, 1 Warga Meninggal dan Tsunami Terdeteksi

Kamis, 19 Maret 2026 - 17:00 WIB

Jemaah Tarekat Naqsyabandiyah di Makassar Gelar Salat Idul Fitri 1447 H Lebih Awal

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:00 WIB

Bayi 9 Bulan Alami Luka di Tangan Usai Perawatan, RSIA di Makassar Beri Penjelasan

Minggu, 25 Januari 2026 - 19:00 WIB

Lima Oknum TNI AL Diamankan POM AL Usai Dugaan Penganiayaan Warga di Melonguane

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:35 WIB

Korban Terakhir Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Bulusaraung, Operasi SAR Resmi Ditutup

Berita Terbaru