Rifat Sungkar Ungkap Cara Mudah Hemat BBM, Kunci Utamanya Ada pada Gaya Berkendara

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi, Pribhumi.com – Harga energi yang terus berubah membuat efisiensi penggunaan bahan bakar menjadi perhatian penting bagi pengguna kendaraan. Praktisi dan edukator otomotif, , mengungkapkan bahwa cara paling efektif menghemat bahan bakar sebenarnya bergantung pada gaya berkendara pengemudi.

Menurut Rifat, konsumsi bahan bakar kendaraan sangat dipengaruhi oleh cara pengemudi mengoperasikan kendaraan di jalan. Semakin besar tenaga yang dikeluarkan mesin, maka semakin besar pula energi atau bahan bakar yang digunakan.

Ia menjelaskan bahwa menjaga putaran mesin atau RPM tetap rendah dengan kecepatan yang stabil menjadi salah satu langkah utama untuk menghemat BBM. Pada kendaraan manual, penggunaan gigi yang tepat dapat membantu menekan putaran mesin agar tetap efisien.

Baca Juga :  5 Makanan Penunjang Kesehatan Otak, Ahli Gizi Sarankan Konsumsi Rutin

Sebagai contoh, kendaraan yang melaju dengan kecepatan 40 km/jam tidak harus dipaksakan menggunakan gigi rendah dengan RPM tinggi. Penggunaan gigi yang lebih sesuai dapat membuat mesin bekerja lebih ringan sehingga konsumsi bahan bakar menjadi lebih hemat.

Selain itu, menjaga kecepatan kendaraan tetap stabil juga sangat penting. Pengemudi disarankan menghindari akselerasi dan pengereman mendadak karena kondisi tersebut membuat mesin membutuhkan tenaga lebih besar.

Rifat menilai kebiasaan stop-and-go atau berkendara dengan pola berhenti lalu melaju secara berulang menjadi salah satu penyebab utama pemborosan bahan bakar, terutama di jalan perkotaan yang padat.

Baca Juga :  9 Manfaat Bangun Pagi untuk Kesehatan Fisik, Bikin Tubuh Lebih Bugar dan Produktif

Ia mencontohkan pengguna motor matik yang sering menarik gas secara tiba-tiba saat lampu lalu lintas berubah hijau. Kebiasaan tersebut membuat konsumsi BBM menjadi lebih boros dibanding berkendara dengan akselerasi halus dan stabil.

Untuk itu, pengendara dianjurkan menjaga jarak aman antar kendaraan agar tidak perlu terlalu sering melakukan pengereman total. Dengan menjaga ritme berkendara tetap mengalir, kendaraan tidak membutuhkan tenaga besar untuk kembali berakselerasi dari posisi diam.

Rifat menegaskan bahwa efisiensi bahan bakar tidak hanya bergantung pada jenis kendaraan, tetapi juga pada kebiasaan pengemudi dalam mengendalikan kendaraan sehari-hari.

Berita Terkait

Kurban Sapi Bisa untuk Berapa Orang? Ini Penjelasan Lengkapnya
6 Cara Mengatasi Sakit Perut Saat Haid, Bisa Dilakukan di Rumah
Biaya Tes DNA di Indonesia 2026, Ini Jenis dan Kisaran Harganya
Kebiasaan Malam Hari yang Bisa Bikin Kulit Glowing dan Sehat Tanpa Makeup
Jangan Sepelekan Sepatu Sempit, Ini 6 Dampak Buruk bagi Kesehatan Kaki
Denda BPJS Kesehatan 2026 Masih Berlaku, Begini Cara Hitung dan Aturannya
Alasan Semut Sangat Menyukai Makanan Manis, Ternyata Berkaitan dengan Energi
6 Manfaat Buah Nanas untuk Kesehatan, Baik untuk Jantung hingga Cegah Penuaan

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:00 WIB

Kurban Sapi Bisa untuk Berapa Orang? Ini Penjelasan Lengkapnya

Rabu, 13 Mei 2026 - 05:00 WIB

6 Cara Mengatasi Sakit Perut Saat Haid, Bisa Dilakukan di Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:00 WIB

Biaya Tes DNA di Indonesia 2026, Ini Jenis dan Kisaran Harganya

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:00 WIB

Kebiasaan Malam Hari yang Bisa Bikin Kulit Glowing dan Sehat Tanpa Makeup

Senin, 11 Mei 2026 - 19:00 WIB

Jangan Sepelekan Sepatu Sempit, Ini 6 Dampak Buruk bagi Kesehatan Kaki

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Eks Ketua KONI Dituntut 3,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Dana Hibah

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:00 WIB

Infotainment

Pernikahan Mewah Viral, Mahar Rp 2 Miliar hingga BMW Jadi Sorotan

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:00 WIB