Daftar Terbaru Orang Terkaya Indonesia Mei 2026: Prajogo Pangestu Masih Teratas

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi, Pribhumi.com — Peringkat orang terkaya di Indonesia kembali mengalami perubahan. Berdasarkan rilis terbaru dari Forbes per Mei 2026, sejumlah konglomerat Tanah Air masih bertahan di jajaran elite dunia, meski nilai kekayaan mereka bergerak dinamis mengikuti kondisi pasar.

Dominasi pengusaha dari sektor perbankan, energi, dan pertambangan masih terlihat kuat. Namun, fluktuasi harga komoditas global serta pergerakan saham turut memengaruhi total kekayaan para taipan tersebut.

Prajogo Pangestu tetap menempati posisi teratas sebagai orang terkaya di Indonesia. Meskipun saham perusahaan miliknya mengalami tekanan sepanjang tahun ini, kekayaannya masih tercatat sekitar US$20,9 miliar atau setara Rp362,28 triliun.

Baca Juga :  Jadwal Tidur Berantakan Bisa Mengancam Kesehatan Jantung

Di posisi berikutnya, Low Tuck Kwong mempertahankan kekuatan bisnisnya di sektor batu bara dengan total kekayaan sekitar US$16,5 miliar, didukung tren harga komoditas yang sempat melonjak dalam beberapa tahun terakhir.

Sementara itu, keluarga Hartono tetap menjadi pemain utama di sektor perbankan. R. Budi Hartono memiliki kekayaan sekitar US$15,8 miliar, disusul saudaranya Michael Hartono dengan sekitar US$15 miliar.

Berikut daftar 10 orang terkaya Indonesia per Mei 2026 versi Forbes:

Prajogo Pangestu — US$20,9 miliar (petrokimia, energi)

Low Tuck Kwong — US$16,5 miliar (batu bara)

Baca Juga :  Elkan Baggott Kembali Dipanggil Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

R. Budi Hartono — US$15,8 miliar (perbankan, rokok)

Michael Hartono — sekitar US$15 miliar (perbankan, rokok)

Anthoni Salim — sekitar US$11,9 miliar (diversifikasi)

Tahir & keluarga — sekitar US$9,7 miliar (rumah sakit, keuangan)

Sri Prakash Lohia — sekitar US$8,8 miliar (petrokimia)

Mariana Budiman — sekitar US$6 miliar (pusat data)

Lim Hariyanto Wijaya Sarwono — sekitar US$5,3 miliar (kelapa sawit, nikel, tambang)

Haryanto Tjiptodiharjo — sekitar US$5 miliar

Perubahan posisi dan nilai kekayaan para miliarder ini menunjukkan betapa eratnya kaitan antara bisnis global dan kondisi ekonomi dunia terhadap kekayaan individu.

Berita Terkait

Bank Jambi Upayakan M-Banking Kembali Aktif, Gubernur Al Haris Minta Sistem Keamanan Diperkuat
Pemerintah Lanjutkan Kajian Tarif Batas Atas Tiket Pesawat, Penurunan Harga Minyak dan Penguatan Rupiah Jadi Pertimbangan
Pemerintah Pastikan Biodiesel B50 Mulai Berlaku Juli 2026, Uji Coba Capai Hasil Positif
39 Pemda Terancam Kesulitan Bayar Gaji PPPK
Pramono Anung Umumkan Ribuan Lowongan Kerja Padat Karya Bergaji UMP
Ekspor SDA Satu Pintu Resmi Berlaku, Pengusaha Ajukan Enam Masukan untuk Pemerintah
Pasar Mobil China Mulai Jenuh, Penjualan Melambat dan Produsen Beralih ke Ekspor
Prabowo: Indonesia Kaya SDA dan Sudah Swasembada Pangan, Saatnya Nilai Tambah Dinikmati Rakyat

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 15:00 WIB

Bank Jambi Upayakan M-Banking Kembali Aktif, Gubernur Al Haris Minta Sistem Keamanan Diperkuat

Kamis, 18 Juni 2026 - 03:00 WIB

Pemerintah Lanjutkan Kajian Tarif Batas Atas Tiket Pesawat, Penurunan Harga Minyak dan Penguatan Rupiah Jadi Pertimbangan

Rabu, 17 Juni 2026 - 03:00 WIB

Pemerintah Pastikan Biodiesel B50 Mulai Berlaku Juli 2026, Uji Coba Capai Hasil Positif

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:00 WIB

39 Pemda Terancam Kesulitan Bayar Gaji PPPK

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:02 WIB

Pramono Anung Umumkan Ribuan Lowongan Kerja Padat Karya Bergaji UMP

Berita Terbaru