Waspada ‘Silent Killer’, Penyakit Ginjal Kronis Sering Tanpa Gejala di Awal

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi, Pribhumi.com – Penyakit ginjal kronis atau Chronic Kidney Disease (CKD) dikenal sebagai “silent killer” karena sering berkembang tanpa tanda yang jelas pada tahap awal. Kondisi ini membuat banyak penderita baru menyadari penyakitnya ketika fungsi ginjal sudah mengalami penurunan serius.

Konsultan Nefrologi dan Dokter Transplantasi Ginjal di Sunway Medical Centre, Selangor, Malaysia, Dr Rosnawati Yahya mengungkapkan bahwa sebagian besar pasien datang berobat saat kondisi ginjal sudah cukup parah.

Ia menjelaskan bahwa tiga tahap awal CKD umumnya tidak menunjukkan gejala yang spesifik. Karena itu, menunggu munculnya keluhan justru dapat membuat penanganan terlambat.

Penyebab utama penyakit ginjal kronis masih didominasi oleh gangguan metabolik, terutama diabetes dan hipertensi. Berdasarkan data Registrasi Dialisis dan Transplantasi Malaysia tahun 2023, diabetes menyumbang sekitar 56 persen kasus gagal ginjal, sementara hipertensi mencapai 30 persen.

Baca Juga :  Penelitian Terbaru Ungkap Dampak Kopi terhadap Usus, Otak, hingga Kualitas Tidur

Gejala awal CKD seringkali tidak disadari karena menyerupai keluhan umum. Beberapa tanda yang patut diwaspadai antara lain kelelahan berkepanjangan, tubuh terasa lemah, sering buang air kecil di malam hari, serta pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki, atau wajah.

Pada wanita, gejala tersebut kerap dianggap sebagai efek stres, penuaan, atau perubahan hormon. Selain itu, hasil pemeriksaan darah juga bisa menyesatkan jika tidak dianalisis secara tepat, karena kadar kreatinin pada wanita cenderung lebih rendah akibat massa otot yang lebih sedikit.

Risiko CKD pada wanita juga meningkat akibat penyakit autoimun seperti Lupus Eritematosus Sistemik (SLE), yang lebih banyak menyerang wanita dibanding pria. Faktor lain seperti kehamilan dan menopause turut berperan, terutama jika terjadi komplikasi seperti preeklampsia atau diabetes gestasional.

Baca Juga :  Rupiah Diprediksi Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Ancaman Inflasi dan PHK Massal Mengintai

Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS) juga menjadi faktor risiko yang sering tidak disadari. Kondisi ini berkaitan dengan resistensi insulin, obesitas, dan sindrom metabolik yang dapat memicu diabetes dan hipertensi di usia muda.

Untuk itu, deteksi dini sangat penting, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko seperti diabetes, tekanan darah tinggi, obesitas, penyakit autoimun, atau riwayat komplikasi kehamilan. Pemeriksaan sederhana yang disarankan meliputi tes darah untuk fungsi ginjal, tes urine untuk mendeteksi protein, serta pengukuran tekanan darah secara rutin.

Deteksi sejak dini dapat memperlambat penurunan fungsi ginjal secara signifikan. Dengan penanganan yang tepat, risiko komplikasi berat hingga kebutuhan cuci darah dapat diminimalkan.

Berita Terkait

4 Makanan dan Minuman yang Bisa Membantu Meredakan Gejala Asam Lambung
Bingung Memilih Makanan Tinggi Protein? Ikan, Telur, Daging, dan Kacang Punya Keunggulan Berbeda
Ingin Tetap Sehat di Usia 40-an? Coba 5 Kebiasaan Sederhana Sebelum Tidur
Tidur Cukup tetapi Tubuh Masih Lemas? Konsumsi Kopi Bisa Jadi Salah Satu Pemicunya
Polusi Udara Berpotensi Merusak Fungsi Ginjal, Kenali Risiko dan Cara Mencegahnya
Kader Posyandu Desa amar sakti Raih Juara II Tingkat Provinsi, Dinkes Perkuat Pembinaan Kader Kesehatan
Jangan Terkecoh Label Less Sugar, Kandungan Gula Minuman Kekinian Perlu Dicermati
Jangan Anggap Tidur Seharian saat Libur Bisa Ganti Utang Tidur

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:44 WIB

4 Makanan dan Minuman yang Bisa Membantu Meredakan Gejala Asam Lambung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:55 WIB

Bingung Memilih Makanan Tinggi Protein? Ikan, Telur, Daging, dan Kacang Punya Keunggulan Berbeda

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:35 WIB

Ingin Tetap Sehat di Usia 40-an? Coba 5 Kebiasaan Sederhana Sebelum Tidur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Tidur Cukup tetapi Tubuh Masih Lemas? Konsumsi Kopi Bisa Jadi Salah Satu Pemicunya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Polusi Udara Berpotensi Merusak Fungsi Ginjal, Kenali Risiko dan Cara Mencegahnya

Berita Terbaru

Tips dan informasi

Jangan Panik Lihat Dinding Penuh Coretan Anak! Coba 3 Trik Sederhana Ini

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:02 WIB