Vonis Kasus PJU Kerinci Picu Polemik, Dugaan Keterlibatan DPRD Menghilang dari Putusan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Pribhumi.com — Putusan akhir perkara dugaan korupsi proyek Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) Dinas Perhubungan Kabupaten Kerinci tahun anggaran 2023 menuai sorotan tajam. Sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jambi pada Selasa (7/4/2026) malam justru memicu kontroversi setelah dugaan keterlibatan anggota DPRD tidak tercantum dalam amar putusan.

Persidangan yang berlangsung cukup panjang sejak malam hingga larut itu berujung pada keputusan majelis hakim yang menyatakan tidak terbuktinya aliran dana atau fee kepada oknum legislatif, sebagaimana sebelumnya disebut dalam dakwaan jaksa.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sungai Penuh, Haris, menyampaikan bahwa pertimbangan hakim telah mengesampingkan dugaan aliran dana kepada pihak dewan. Ia menegaskan, pihaknya masih membuka kemungkinan untuk melakukan pendalaman lebih lanjut melalui proses penyidikan lanjutan.

Baca Juga :  Pramono Anung Umumkan Ribuan Lowongan Kerja Padat Karya Bergaji UMP

Sementara itu, kuasa hukum terdakwa Heri Cipta, Adithiya Diar, menyebutkan bahwa dalam pembacaan putusan tidak ada penjelasan mengenai keterlibatan pihak DPRD. Hal senada juga disampaikan oleh kuasa hukum terdakwa Yuses Alkadira, Viktorianus Gulo, yang mengungkapkan bahwa majelis hakim hanya membacakan amar putusan tanpa menguraikan seluruh pertimbangan karena keterbatasan waktu.

Kondisi tersebut memunculkan berbagai reaksi dari kalangan pengamat dan aktivis. Mereka menilai adanya ketidakkonsistenan dalam penanganan perkara, khususnya terkait dugaan keterlibatan pihak-pihak tertentu yang dinilai belum tergali secara menyeluruh.

Pengamat sosial, Muktar, menilai bahwa fenomena ini memperkuat persepsi publik mengenai sulitnya menjerat aktor-aktor berpengaruh dalam kasus korupsi. Ia menekankan pentingnya transparansi dan keseriusan aparat penegak hukum dalam mengungkap seluruh fakta persidangan.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Pemerintah Evaluasi Kinerja BGN

Kritik juga datang dari aktivis Kerinci, Yolan, yang menyoroti menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum. Menurutnya, masyarakat kini semakin skeptis karena hasil putusan sering kali dianggap tidak sejalan dengan ekspektasi keadilan.

Sejumlah pihak menilai, kasus ini menjadi refleksi penting bagi aparat penegak hukum untuk memperbaiki kinerja, khususnya dalam hal pembuktian dan transparansi proses hukum.

Kasus PJU Kerinci kini menjadi perhatian publik dan dinilai sebagai ujian bagi integritas penegakan hukum di daerah. Harapan masyarakat pun tertuju pada upaya lanjutan agar seluruh pihak yang terlibat dapat diungkap secara objektif dan adil.

Berita Terkait

Sidang Korupsi Kuota Haji, Khalid Basalamah Benarkan Uang US$354.500 Jadi Barang Bukti
Kasus Dugaan Penipuan Rekrutmen Bintara Polri 2026, Polda Jambi Tetapkan Dua Personel Dipecat
Polda Jambi Bongkar Dugaan PETI di Bungo, 3 Tersangka dan 2 Excavator Diamankan
Sekjend Lembaga Adat Sakti Alam Kerinci Soroti Dugaan PETI Sungai Penetai, Kapolres Pastikan Personel Turun ke Lokasi
Kapolres Kerinci AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Turunkan Tim, Verifikasi Dugaan PETI di Sungai Penetai
TNKS Telusuri Video Viral Dugaan PETI Skala Besar di Sungai Penetai, Penegakan Hukum Disiapkan
Polres Kerinci Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi, Tiga Orang Diamankan
Polemik Yayasan Nurul Quran Kerinci Memanas, Aderman dan Yayasan Beda Versi soal Rapat Perubahan Akta”

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:42 WIB

Sidang Korupsi Kuota Haji, Khalid Basalamah Benarkan Uang US$354.500 Jadi Barang Bukti

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Kasus Dugaan Penipuan Rekrutmen Bintara Polri 2026, Polda Jambi Tetapkan Dua Personel Dipecat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:57 WIB

Polda Jambi Bongkar Dugaan PETI di Bungo, 3 Tersangka dan 2 Excavator Diamankan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Sekjend Lembaga Adat Sakti Alam Kerinci Soroti Dugaan PETI Sungai Penetai, Kapolres Pastikan Personel Turun ke Lokasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Kapolres Kerinci AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Turunkan Tim, Verifikasi Dugaan PETI di Sungai Penetai

Berita Terbaru