Kenali Asam Urat: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegah agar Tidak Semakin Parah

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 23 Maret 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Pribhumi.com – Asam urat merupakan kondisi kesehatan yang disebabkan oleh penumpukan senyawa purin dalam tubuh. Purin sendiri berasal dari makanan tertentu dan juga diproduksi secara alami oleh tubuh, yang seharusnya dikeluarkan melalui urine.

Namun, ketika tubuh tidak mampu membuang purin secara optimal, kadar asam urat dalam darah meningkat. Hal ini dapat memicu terbentuknya kristal pada sendi yang dikenal sebagai gout. Kondisi ini sering menimbulkan nyeri hebat, pembengkakan, hingga sensasi panas pada persendian, terutama pada pria dan lansia.

Berikut penjelasan lengkap mengenai ciri-ciri, penyebab, dan cara mencegah asam urat agar tidak semakin parah.

Ciri-ciri Asam Urat

Asam urat biasanya ditandai dengan serangan nyeri yang muncul tiba-tiba pada sendi dan dapat terjadi berulang. Beberapa gejala umum antara lain:

Nyeri pada sendi

Umumnya menyerang sendi besar seperti jempol kaki, lutut, dan pergelangan kaki. Rasa nyeri muncul mendadak dan terasa sangat intens.

Baca Juga :  Luka Modric Berpotensi Pensiun Usai Piala Dunia 2026

Pembengkakan dan kemerahan

Area sendi tampak bengkak, memerah, dan terasa panas saat disentuh.

Kesulitan bergerak

Peradangan membuat sendi menjadi kaku dan sulit digerakkan.

Serangan berulang

Jika tidak ditangani, gejala dapat muncul kembali dengan tingkat keparahan yang lebih tinggi.

Penyebab Asam Urat

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh meliputi:

Pola makan tinggi purin

Konsumsi daging merah, makanan laut seperti ikan dan kerang, serta alkohol dapat memicu peningkatan asam urat.

Obesitas

Berat badan berlebih membuat tubuh memproduksi lebih banyak asam urat dan menghambat proses pembuangannya.

Konsumsi obat tertentu

Beberapa obat, seperti obat tekanan darah, dapat memengaruhi kadar asam urat.

Faktor genetik

Riwayat keluarga dengan asam urat meningkatkan risiko seseorang mengalami kondisi serupa.

Penyakit penyerta

Kondisi seperti diabetes, hipertensi, dan gangguan ginjal juga berperan dalam meningkatkan risiko.

Baca Juga :  Kebiasaan Makan Saat Buka Puasa Bisa Picu Kantuk dan Lemas

Cara Mencegah Asam Urat

Meski tidak dapat disembuhkan sepenuhnya, asam urat dapat dikendalikan dengan pola hidup sehat. Berikut langkah yang dapat dilakukan:

Mengatur pola makan

Kurangi makanan tinggi purin dan perbanyak konsumsi buah, sayuran, biji-bijian, serta protein nabati seperti kacang-kacangan dan tahu. Pilih juga produk rendah lemak.

Memperbanyak minum air putih

Konsumsi air yang cukup, sekitar 8–10 gelas per hari, membantu tubuh membuang asam urat melalui urine.

Menjaga berat badan ideal

Olahraga rutin dan pola makan seimbang dapat membantu menurunkan kadar asam urat.

Konsumsi obat sesuai anjuran dokter

Penanganan medis diperlukan untuk meredakan nyeri dan mengontrol kadar asam urat dalam tubuh.

Dengan memahami gejala, penyebab, serta cara pencegahannya, masyarakat diharapkan dapat lebih waspada terhadap asam urat dan menjaga kesehatan sendi sejak dini.

 

Berita Terkait

Waspadai 5 Tanda Penyakit Ginjal yang Sering Diabaikan
Teh Hijau atau Kopi Hitam, Mana yang Lebih Efektif Membantu Menurunkan Berat Badan? Ini Penjelasannya
297 Calon Dokter Terancam Kehilangan Kesempatan Lulus, Kemenkes Soroti Masalah Retaker UKNPDPD
Kenali Alasan Harus Pasang Ring Jantung, Biaya hingga Cara Ditanggung BPJS Kesehatan
Dokter Bedah Plastik Ingatkan Masyarakat Jangan Tergiur Tren Klinik Korea, Utamakan Keamanan dan Legalitas
7 Cara Menjaga Kesehatan di Usia 40 Tahun ke Atas agar Tetap Bugar dan Produktif
Makan Malam dan Diabetes, Benarkah Ada Kaitannya?
Ramai Diperdebatkan, Ini Penjelasan Dokter soal MPASI Dini dan Waktu yang Tepat untuk Bayi Mulai Makan

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:00 WIB

Waspadai 5 Tanda Penyakit Ginjal yang Sering Diabaikan

Minggu, 28 Juni 2026 - 03:00 WIB

Teh Hijau atau Kopi Hitam, Mana yang Lebih Efektif Membantu Menurunkan Berat Badan? Ini Penjelasannya

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:00 WIB

297 Calon Dokter Terancam Kehilangan Kesempatan Lulus, Kemenkes Soroti Masalah Retaker UKNPDPD

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:00 WIB

Kenali Alasan Harus Pasang Ring Jantung, Biaya hingga Cara Ditanggung BPJS Kesehatan

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:00 WIB

Dokter Bedah Plastik Ingatkan Masyarakat Jangan Tergiur Tren Klinik Korea, Utamakan Keamanan dan Legalitas

Berita Terbaru